Jerman Larang Penjualan Gas Tertawa kepada Anak-anak
Minggu, 16 November 2025 - 16:11 WIB
loading...
Penjualan Gas Tertawa kepada , foto/ ifl sciece
A
A
A
BERLIN - Anggota parlemen Jerman telah menyetujui larangan penjualan dinitrogen oksida kepada anak di bawah umur, termasuk pembelian daring dan mesin penjual otomatis.
Laporan Kantor Berita Jerman (dpa), RUU tersebut disahkan dalam sidang larut malam Bundestag, majelis rendah parlemen Jerman, pada hari Kamis.
Dinitrogen oksida, atau gas tertawa, semakin populer sebagai obat pesta di kalangan remaja dan anak muda. Gas ini dijual dalam bentuk kartrid dan dihirup melalui balon.
Gas ini menghasilkan efek "sangat euforia", tetapi penggunaannya memiliki risiko tinggi, termasuk pusing, pingsan, halusinasi, dan kerusakan permanen pada sistem saraf.
Otoritas kesehatan telah melaporkan peningkatan kasus keracunan dinitrogen oksida dalam beberapa tahun terakhir, dengan anggota parlemen konservatif Hans Theiss memperingatkan pada hari Kamis bahwa zat tersebut "sangat berbahaya" bagi kaum muda.
Larangan ini memiliki pengecualian: kartrid kecil dengan kapasitas maksimum 8,4 gram akan tetap diizinkan untuk pembeli dewasa karena digunakan, antara lain, untuk mengocok krim.
RUU ini juga berfokus pada zat kimia "gamma-butyrolactone" (GBO) dan 1,4-butanediol (BDO), yang dikenal sebagai "obat penenang" karena dapat digunakan oleh penjahat untuk membuat korban pingsan guna melakukan kekerasan seksual atau perampokan.
Dosis tinggi zat-zat tersebut akan dilarang, sementara penggunaan industri dalam dosis yang lebih kecil akan diizinkan dengan syarat-syarat tertentu.
Laporan Kantor Berita Jerman (dpa), RUU tersebut disahkan dalam sidang larut malam Bundestag, majelis rendah parlemen Jerman, pada hari Kamis.
Dinitrogen oksida, atau gas tertawa, semakin populer sebagai obat pesta di kalangan remaja dan anak muda. Gas ini dijual dalam bentuk kartrid dan dihirup melalui balon.
Gas ini menghasilkan efek "sangat euforia", tetapi penggunaannya memiliki risiko tinggi, termasuk pusing, pingsan, halusinasi, dan kerusakan permanen pada sistem saraf.
Otoritas kesehatan telah melaporkan peningkatan kasus keracunan dinitrogen oksida dalam beberapa tahun terakhir, dengan anggota parlemen konservatif Hans Theiss memperingatkan pada hari Kamis bahwa zat tersebut "sangat berbahaya" bagi kaum muda.
Larangan ini memiliki pengecualian: kartrid kecil dengan kapasitas maksimum 8,4 gram akan tetap diizinkan untuk pembeli dewasa karena digunakan, antara lain, untuk mengocok krim.
RUU ini juga berfokus pada zat kimia "gamma-butyrolactone" (GBO) dan 1,4-butanediol (BDO), yang dikenal sebagai "obat penenang" karena dapat digunakan oleh penjahat untuk membuat korban pingsan guna melakukan kekerasan seksual atau perampokan.
Dosis tinggi zat-zat tersebut akan dilarang, sementara penggunaan industri dalam dosis yang lebih kecil akan diizinkan dengan syarat-syarat tertentu.
(wbs)
Lihat Juga :