Fosil Berusia 55 Juta Tahun Ungkap Rahasia Buaya Pemanjat
Jum'at, 14 November 2025 - 21:39 WIB
loading...
A
A
A
Penemuan sebelumnya yang melibatkan fosil Mekosuchine berusia 25 juta tahun juga menunjukkan tanda-tanda kehidupan semi-akuatik, sehingga memperkuat keberadaan buaya pemanjat dalam sejarah evolusi Australia.
Situs fosil Murgon, yang digali sejak awal 1980-an, kini diakui sebagai salah satu situs paleontologi tertua di negara ini.
Daerah ini telah mencatat beberapa penemuan penting, termasuk burung 'bernyanyi' tertua di dunia, spesies katak dan ular Australia awal, kelelawar purba, dan mamalia kecil yang berkerabat dengan fauna Amerika Selatan.
Profesor Archer juga menceritakan bagaimana proyek penelitian ini dimulai pada tahun 1983, hanya dengan mengetuk pintu seorang pemilik peternakan dan meminta izin untuk menggali peternakan mereka.
Sejak saat itu, lebih dari empat dekade kerja konservasi telah berhasil membuka babak baru dalam sejarah kehidupan purba Australia, dengan para ilmuwan yakin bahwa banyak spesies unik masih menunggu untuk ditemukan.
Situs fosil Murgon, yang digali sejak awal 1980-an, kini diakui sebagai salah satu situs paleontologi tertua di negara ini.
Daerah ini telah mencatat beberapa penemuan penting, termasuk burung 'bernyanyi' tertua di dunia, spesies katak dan ular Australia awal, kelelawar purba, dan mamalia kecil yang berkerabat dengan fauna Amerika Selatan.
Profesor Archer juga menceritakan bagaimana proyek penelitian ini dimulai pada tahun 1983, hanya dengan mengetuk pintu seorang pemilik peternakan dan meminta izin untuk menggali peternakan mereka.
Sejak saat itu, lebih dari empat dekade kerja konservasi telah berhasil membuka babak baru dalam sejarah kehidupan purba Australia, dengan para ilmuwan yakin bahwa banyak spesies unik masih menunggu untuk ditemukan.
(wbs)
Lihat Juga :