Virus Corona Makin Berbahaya, Potong Serat Otot Jantung Jadi Potongan Kecil

Senin, 14 September 2020 - 18:46 WIB
loading...
A A A
Dari ketiga jenis sel tersebut, SARS-CoV-2 dapat menginfeksi dan membuat salinan dirinya hanya di dalam kardiomiosit, atau sel otot jantung.

Kardiomiosit mengandung serat otot yang terdiri dari unit-unit yang disebut sarkomer, yang penting untuk kontraksi otot yang menghasilkan detak jantung. Sarkomer ini biasanya berbaris ke arah yang sama untuk membentuk filamen panjang. Tetapi studi laboratorium mengungkapkan sesuatu yang aneh -filamen sarkomer dipotong menjadi fragmen kecil.

"Gangguan sarkomer yang kami temukan (di laboratorium) akan membuat sel otot jantung tidak mungkin berdetak dengan benar," kata rekan penulis studi Bruce Conklin, juga seorang peneliti senior di Gladstone Institutes, dalam pernyataan itu.

Tetapi temuan di laboratorium tidak selalu diterjemahkan ke dalam kehidupan nyata. Jadi para peneliti menganalisis sampel otopsi jaringan jantung dari tiga pasien COVID-19. Mereka melihat filamen sarkomer tidak teratur dan diatur ulang -sebuah pola yang mirip dengan, tetapi tidak persis sama dengan, apa yang terlihat dalam percobaan piring laboratorium.

Diperlukan lebih banyak penelitian untuk melihat apakah perubahan sarkomer yang terlihat pada sel jantung bersifat permanen. Para penulis mencatat, para ilmuwan perlu melakukan proses khusus untuk melihat sarkomer, yang biasanya tidak dilakukan, menjelaskan mengapa temuan dalam otopsi ini mungkin telah diabaikan hingga sekarang.

"Saya berharap pekerjaan kami memotivasi para dokter untuk meninjau sampel pasien mereka untuk mulai mencari fitur-fitur ini," kata McDevitt.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Facebook Luncurkan Mode...
Facebook Luncurkan Mode Pencarian AI, Begini Cara Pakainya
NASA Temukan Planet...
NASA Temukan Planet Raksasa dengan Suhu seperti di Bumi dan Dipenuhi Gas Metana
Fenomena Titik Dingin...
Fenomena Titik Dingin Atlantik Utara Terdeteksi, Tanda-tanda Bumi Sekarat Kian Nyata
Kuburan Paus Terbesar...
Kuburan Paus Terbesar dalam Sejarah Ditemukan di dasar Samudra Hindia
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
BPJS Kesehatan Pastikan...
BPJS Kesehatan Pastikan Layanan Peserta Tanpa Diskriminasi
Transformasi Rejuve...
Transformasi Rejuve Dorong Kebiasaan Hidup Sehat
Lithuania Siap Luncurkan...
Lithuania Siap Luncurkan Mobil yang Bisa Berubah Jadi Robot
Rekomendasi
Solusi Praktis Pengurusan...
Solusi Praktis Pengurusan Paspor dan Visa untuk Perjalanan Bisnis
Bangun BRT Metropolitan...
Bangun BRT Metropolitan Cekungan Bandung, Brantas Abipraya Dukung Transformasi Transportasi
Kejagung Segel Gudang...
Kejagung Segel Gudang Motor Listrik Milik BGN di Bogor
Berita Terkini
Trump T1 Phone Ternyata...
Trump T1 Phone Ternyata HTC U24 Pro Buatan China: Ini Bukti Teardown-nya
Kantongi Laba Rp33,72...
Kantongi Laba Rp33,72 Miliar, Elitery (ELIT) Fokus Kembangkan AI dan Cybersecurity
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi dan ESG, TelkomGroup Rilis Laporan Keberlanjutan 2025 untuk Masa Depan Digital
Fasilitasi Pasar Sekunder...
Fasilitasi Pasar Sekunder Esports, HIDDEN SUPPLY Kelola Transaksi Aset Tak Berwujud
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi Industri, Hypernet Technologies Perkokoh Kemitraan Strategis di Bravo 500 Summit 2026
Facebook Luncurkan Mode...
Facebook Luncurkan Mode Pencarian AI, Begini Cara Pakainya
Infografis
Pemicu Makin Banyak...
Pemicu Makin Banyak WNI Pindah Jadi Warga Negara Singapura
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved