Sudut Pandang ASUS Terhadap Perkembangan Kecerdasan Buatan
Senin, 10 November 2025 - 01:24 WIB
loading...
Perkembangan Kecerdasan Buatan. FOTO/ Daily
A
A
A
LONDON - Di tengah arus besar transformasi digital, Artificial Intelligence (AI) kini menjadi elemen penting dalam hampir setiap aspek kehidupan.
Bukan hanya di industri besar, tetapi juga di ruang kerja personal dan kreatif sehari-hari.
Dalam konteks inilah, ASUS melihat AI bukan sekadar tren teknologi, melainkan fondasi dari era baru komputasi yang lebih cerdas, efisien, dan manusiawi.
“ASUS percaya, peran AI bukan untuk menggantikan manusia, tetapi untuk memperluas kapasitas manusia dalam berkarya dan berinovasi,” ujar Lenny Lin, Country Manager ASUS Indonesia.
“Tantangannya sekarang bukan soal siapa yang lebih cepat menghadirkan produk AI, tapi siapa yang bisa membuat AI terasa relevan dan mudah digunakan oleh semua orang.”
Menurut Lenny, perkembangan AI yang begitu cepat telah mengubah paradigma desain dan fungsi laptop. Dahulu, fokus utama ada pada performa dan kecepatan. Kini, laptop AI dituntut untuk lebih memahami dan tahu pasti bagaimana kebiasaan dan cara kerja penggunanya.
“AI memungkinkan laptop beradaptasi. Ia bisa belajar bagaimana kita bekerja, bagaimana kita berkomunikasi, dan bahkan bagaimana kita berpikir secara digital,” jelasnya. “Bagi kami di ASUS, ini bukan hanya soal teknologi, tetapi tentang menciptakan pengalaman yang lebih personal,” sebut Lenny.
ASUS menanggapi fenomena ini dengan menghadirkan inisiatif ASUS AI, standar baru untuk laptop AI yang siap menghadirkan pengalaman komputasi berbasis kecerdasan buatan secara menyeluruh.
Lenny menekankan bahwa langkah ini bukan sekadar ekspansi produk, melainkan strategi jangka panjang untuk membangun ekosistem AI yang berkelanjutan di Indonesia.
ASUS juga berfokus pada penciptaan ekosistem AI yang menyeluruh. Dalam pandangan Lenny, masa depan AI di laptop tidak hanya ditentukan oleh prosesor atau performa, tetapi oleh kemampuan integrasi antara hardware dan software.
“Kami ingin menciptakan laptop AI yang tidak hanya cepat, tapi juga membantu pengguna berpikir lebih jernih, bekerja lebih fokus, dan berkreasi lebih bebas,” jelasnya.
Bukan hanya di industri besar, tetapi juga di ruang kerja personal dan kreatif sehari-hari.
Dalam konteks inilah, ASUS melihat AI bukan sekadar tren teknologi, melainkan fondasi dari era baru komputasi yang lebih cerdas, efisien, dan manusiawi.
“ASUS percaya, peran AI bukan untuk menggantikan manusia, tetapi untuk memperluas kapasitas manusia dalam berkarya dan berinovasi,” ujar Lenny Lin, Country Manager ASUS Indonesia.
“Tantangannya sekarang bukan soal siapa yang lebih cepat menghadirkan produk AI, tapi siapa yang bisa membuat AI terasa relevan dan mudah digunakan oleh semua orang.”
Menurut Lenny, perkembangan AI yang begitu cepat telah mengubah paradigma desain dan fungsi laptop. Dahulu, fokus utama ada pada performa dan kecepatan. Kini, laptop AI dituntut untuk lebih memahami dan tahu pasti bagaimana kebiasaan dan cara kerja penggunanya.
“AI memungkinkan laptop beradaptasi. Ia bisa belajar bagaimana kita bekerja, bagaimana kita berkomunikasi, dan bahkan bagaimana kita berpikir secara digital,” jelasnya. “Bagi kami di ASUS, ini bukan hanya soal teknologi, tetapi tentang menciptakan pengalaman yang lebih personal,” sebut Lenny.
ASUS menanggapi fenomena ini dengan menghadirkan inisiatif ASUS AI, standar baru untuk laptop AI yang siap menghadirkan pengalaman komputasi berbasis kecerdasan buatan secara menyeluruh.
Lenny menekankan bahwa langkah ini bukan sekadar ekspansi produk, melainkan strategi jangka panjang untuk membangun ekosistem AI yang berkelanjutan di Indonesia.
ASUS juga berfokus pada penciptaan ekosistem AI yang menyeluruh. Dalam pandangan Lenny, masa depan AI di laptop tidak hanya ditentukan oleh prosesor atau performa, tetapi oleh kemampuan integrasi antara hardware dan software.
“Kami ingin menciptakan laptop AI yang tidak hanya cepat, tapi juga membantu pengguna berpikir lebih jernih, bekerja lebih fokus, dan berkreasi lebih bebas,” jelasnya.
(wbs)
Lihat Juga :