Zoom Kembali Bermasalah, 500.000 Data Pengguna Dijual Murah di Dark Web
Senin, 04 Mei 2020 - 13:27 WIB
loading...
Menurut Sunday Times Inggris, lebih dari 500.000 login Zoom telah ditawarkan untuk dijual di dark web. Harga untuk setiap login adalah 1,25 sen dolar AS atau Rp95 juta untuk seluruh daftar akun yang dijual. Foto/Phone Arena
A
A
A
JAKARTA - Zoom bisa dikatakan sebagai salah satu platform video conference terbaik karena memberikan sejumlah fitur yang dibutuhkan untuk menggelar acara, semisal resepsi pernikahan di masa pandemik virus Corona. Namun mereka belum juga belajar bagaimana mengamankan data-data para penggunanya.
Setelah diguncang penjualan data penggunanya, kini Zoom kembali mengalami hal yang sama. Mereka gagal mengamankan akun yang melakukan login ke platform-nya.
Ya, Zoom menjadi subjek beberapa keluhan. Pendiri dan CEO Zoom, Eric Yuan, pun berkelit dengan menjelaskan, bahwa platform-nya dirancang untuk perusahaan besar yang memiliki departemen teknologi informasi (TI). Jadi secara tidak langsung, dia mengatakan, aplikasi ini memang tak menyasar pengguna perseorangan.
Bulan Maret lalu, aplikasi Zoom iOS kedapatan mengirimkan informasi pengguna ke Facebook tanpa diketahui pemilik data. Zoom merespons dengan mengatakan SDK Facebook sedang mengumpulkan data terkait pembuatan model perangkat dan sistem operasi yang digunakan untuk masuk ke aplikasi. (Baca juga: Galaxy Z Flip 2 Akan Bawa Peningkatan, Salah Satunya di Bagian Kamera )
Pembaruan dilakukan guna menghapus SDK. Gugatan diajukan pada bulan yang sama yang menuduh Zoom meneruskan informasi pengguna ke pihak ketiga, termasuk Facebook.
Setelah diguncang penjualan data penggunanya, kini Zoom kembali mengalami hal yang sama. Mereka gagal mengamankan akun yang melakukan login ke platform-nya.
Ya, Zoom menjadi subjek beberapa keluhan. Pendiri dan CEO Zoom, Eric Yuan, pun berkelit dengan menjelaskan, bahwa platform-nya dirancang untuk perusahaan besar yang memiliki departemen teknologi informasi (TI). Jadi secara tidak langsung, dia mengatakan, aplikasi ini memang tak menyasar pengguna perseorangan.
Bulan Maret lalu, aplikasi Zoom iOS kedapatan mengirimkan informasi pengguna ke Facebook tanpa diketahui pemilik data. Zoom merespons dengan mengatakan SDK Facebook sedang mengumpulkan data terkait pembuatan model perangkat dan sistem operasi yang digunakan untuk masuk ke aplikasi. (Baca juga: Galaxy Z Flip 2 Akan Bawa Peningkatan, Salah Satunya di Bagian Kamera )
Pembaruan dilakukan guna menghapus SDK. Gugatan diajukan pada bulan yang sama yang menuduh Zoom meneruskan informasi pengguna ke pihak ketiga, termasuk Facebook.
Lihat Juga :