Astronot China Gelar Barbekyu Ria di Luar Angkasa

Kamis, 06 November 2025 - 10:57 WIB
loading...
Astronot China Gelar...
Astronot China Gelar Barbekyu. Foto/ IFL Science
A A A
JAKARTA - Para astronot China di stasiun luar angkasa Tiangong yang mengorbit Bumi telah menikmati acara barbekyu pertama umat manusia di luar angkasa.

Meskipun mengembangkan makanan yang mudah disimpan dan dimakan di luar angkasa menjadi prioritas seiring umat manusia menempuh misi yang lebih panjang ke Tata Surya, sejauh ini menu astronot dan kosmonot masih agak terbatas.



Orang pertama yang makan di luar angkasa juga merupakan orang pertama di luar angkasa; Yuri Gagarin. Hidangannya bukanlah yang paling menggugah selera , terdiri dari pasta daging sapi dan hati, dengan saus cokelat sebagai puding.

"John Glenn, orang Amerika pertama yang memakan sesuatu di lingkungan orbit Bumi yang hampir tanpa bobot, merasa tugas makan cukup mudah, tetapi menunya terbatas," jelas NASA .

Astronot Merkurius lainnya harus menahan diri untuk mengonsumsi kubus seukuran gigitan, bubuk kering beku, dan cairan semi-cair yang dikemas dalam tabung aluminium.

Sebagian besar sepakat bahwa makanan tersebut tidak menggugah selera dan tidak suka memencet tabung tersebut. Selain itu, makanan kering beku sulit dihidrasi kembali dan remah-remah makanan harus dicegah agar tidak mengotori instrumen.

Selama bertahun-tahun, makanan dan keamanan makanan antariksa telah meningkat. Selama misi Gemini, kubus makanan beku-kering dilapisi gel agar tidak mudah hancur, sementara misi Apollo mengalami kemajuan lebih lanjut.

"Beberapa perbaikan dilakukan selama program Apollo, termasuk penambahan air panas untuk rehidrasi beberapa makanan dan makanan yang bisa dimakan langsung dari kantongnya menggunakan sendok," jelas NASA .
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kuburan Paus Terbesar...
Kuburan Paus Terbesar dalam Sejarah Ditemukan di dasar Samudra Hindia
SpaceX Siap Luncurkan...
SpaceX Siap Luncurkan Pusat Data AI di Orbit Paling Cepat Tahun 2027
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
Pesona China yang Berbeda:...
Pesona China yang Berbeda: Eksplor Keunikan Infrastruktur Chongqing dan Alam Zhangjiajie
Rekomendasi
Trump: AS dan Iran Teken...
Trump: AS dan Iran Teken Kesepakatan Hari Ini, Selat Hormuz Akan Dibuka untuk Semua
Kasus Muara Enim, Eks...
Kasus Muara Enim, Eks Penyidik KPK: WTP Penting Bagi Pemda, Malah Jadi Ajang Negosiasi
Profesor AS: Israel,...
Profesor AS: Israel, Bukan Iran, yang Jadi Ancaman Nuklir Utama di Timur Tengah
Berita Terkini
Eropa Wajibkan Pelabelan...
Eropa Wajibkan Pelabelan Konten yang Dihasilkan AI
Adu Otak Bukan Otot:...
Adu Otak Bukan Otot: Lus Figo dan Ambisi Baru Game Mobile di Indonesia
Revolusi AI di Layar...
Revolusi AI di Layar Kaca: TV Premium LG 2026 Mengerti Logat Indonesia
Dari Bangkrut Saat Krisis...
Dari Bangkrut Saat Krisis 2008, MrBeast Kini Pimpin 1.000 Karyawan dan 500 Juta Pengikut
Saham SpaceX Ludes,...
Saham SpaceX Ludes, Rebutan Harta Karun Luar Angkasa Dimulai
Resmi Melantai, IPO...
Resmi Melantai, IPO SpaceX Cetak Sejarah dan Jadikan Elon Musk Triliuner Dunia Pertama
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved