Bukan Sekadar Patuh: Bos Astra Sebut Privasi Data Jadi Kunci Keberlanjutan Bisnis Finansial

Kamis, 30 Oktober 2025 - 12:14 WIB
loading...
Bukan Sekadar Patuh:...
Astra Financial mengambil langkah strategis dengan mengumpulkan regulator (OJK & KOMDIGI) untuk menegaskan privasi data sebagai fondasi fundamental keberlanjutan bisnis. Foto: Astra
A A A
JAKARTA - [arabOpen][arabClose]PT Astra International Tbk (ASII) melalui divisi jasa keuangannya, Astra Financial, secara proaktif menegaskan komitmennya terhadap implementasi Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi (UU PDP).

Komitmen ini diwujudkan melalui penyelenggaraan Forum Pelindungan Data Pribadi (PDP) eksklusif bertajuk "Privacy Talks for Excellence (PRIVATE)" di Jakarta belum lama ini.

Langkah strategis tersebut diambil sebagai respons korporasi terhadap era baru regulasi data, di mana kepercayaan konsumen menjadi aset paling krusial.

Forum tersebut memfasilitasi kolaborasi antara regulator, praktisi, dan pelaku industri untuk menyelaraskan tata kelola dan memperkuat kapabilitas pelindungan data pribadi di ekosistem jasa keuangan yang sangat sensitif.

Wakil Presiden Direktur Astra, Rudy, menegaskan bahwa pelindungan data pribadi telah berevolusi dari sekadar kewajiban hukum menjadi fondasi utama keberlanjutan bisnis.

"Kami yakin bahwa privasi adalah dasar kepercayaan, dan kepercayaan adalah kunci keberlanjutan bisnis. Pelindungan data bukan hanya tentang kepatuhan, melainkan menumbuhkan budaya privasi yang tercermin dalam setiap kebijakan, sistem, dan perilaku kita sehari-hari,” tegas Rudy.

Lebih lanjut, Astra memaparkan kerangka kerja implementasinya yang mencakup tiga pilar utama: People, Process, dan Technology. Ini diwujudkan melalui regulasi internal yang ketat, pengembangan Privacy Enhancing Technology (PET), serta program peningkatan kapabilitas SDM seperti forum PDP tersebut.

Harmonisasi Regulator: OJK dan KOMDIGI Dukung Penuh

Dari sisi regulator, pemerintah menjamin dukungan penuh untuk menciptakan ekosistem digital yang aman. Direktur Strategis Komdigi, Muchtarul Huda, memaparkan langkah-langkah pemerintah.

”Komdigi terus memperkuat implementasi kebijakan PDP secara menyeluruh, mulai dari penyusunan regulasi pendukung, pengembangan ekosistem dan peningkatan kompetensi sumber daya manusia, hingga perluasan kegiatan diseminasi dan literasi kepada masyarakat,” kata Huda.

Di sektor jasa keuangan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) juga bergerak cepat melakukan harmonisasi regulasi. Kepala Direktorat Pengawasan OJK, Wawan Supriyanto, menekankan bahwa UU PDP justru menjadi katalis positif bagi industri.

”Dengan akan segera disahkannya ketentuan turunan dari UU PDP, OJK tengah mempersiapkan langkah responsif melalui penyusunan peraturan khusus bagi sektor jasa keuangan. Optimalisasi UU PDP tentunya bukan menjadi rintangan bagi sektor keuangan, karena dibalik itu terdapat manfaat yang justru bisa didapatkan, mulai dari peningkatan kepercayaan konsumen, mengurangi risiko reputasi, hingga mendukung inovasi digital dengan tetap menjaga keamanan dan keadilan bagi konsumen,” jelas Wawan.

Forum tersebut juga menghadirkan panel ahli lintas sektor, menunjukkan keseriusan isu ini di seluruh industri. Praktisi dari APPDI, GOTO, BRI, Halodoc, dan Allianz Life Indonesia turut hadir untuk membahas penguatan kepercayaan konsumen melalui teknologi dan tata kelola data.

Ekosistem Data Masif: Astra Financial bukanlah entitas tunggal. Perusahaan ini mengelola 13 entitas bisnis di 8 industri berbeda (termasuk FIFGROUP, ACC, Bank Saqu, Asuransi Astra, AstraPay, dan Maucash). Data nasabah yang dikelola sangat besar dan beragam, mulai dari data kredit pembiayaan, polis asuransi, hingga data perbankan digital. Inisiatif "PRIVATE" ini adalah sinyal manajemen risiko proaktif; kebocoran di satu entitas dapat merusak reputasi ke-13 entitas lainnya.

UU PDP 2022 Sebagai Faktor Risiko & Peluang: Implementasi penuh UU No. 27 Tahun 2022 membawa risiko sanksi denda administratif yang besar dan potensi tuntutan pidana. Forum ini menunjukkan strategi Astra Financial untuk memitigasi risiko tersebut.

Sentimen Regulator (OJK): Pernyataan Wawan Supriyanto (OJK) menegaskan bahwa regulator secara eksplisit menyatakan UU PDP "bukan rintangan". Ini adalah "lampu hijau" bagi perusahaan jasa keuangan untuk berinvestasi dalam teknologi privasi, karena OJK melihatnya sebagai faktor penambah kepercayaan konsumen dan penurun risiko reputasi, bukan sekadar cost center.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Revolusi Health Tech:...
Revolusi Health Tech: Asuransi Astra Rilis Fitur Baru, Pasien Tak Perlu Lagi Antre Obat dan Bayar di Kasir
Data Pribadi Warga RI...
Data Pribadi Warga RI Diserahkan ke AS, Kemenkomdigi Klaim Aman, Benarkah?
Benteng Digital MNC...
Benteng Digital MNC Finance: Mesin Waktu yang Selamatkan Data Tiap 5 Menit
Serangan Siber Targetkan...
Serangan Siber Targetkan Data Pribadi, Identitas Digital Terdesentralisasi Diperkenalkan
Tangkal Serangan Siber,...
Tangkal Serangan Siber, Synology Hadirkan ActiveProtect untuk Keamanan Data Bisnis
Google Siap Musnahkan...
Google Siap Musnahkan Miliaran Data Pribadi Imbas Adanya Gugatan Hukum
Astra Masuk Daftar Tempat...
Astra Masuk Daftar Tempat Kerja Terbaik di Asia, Borong 3 Penghargaan Sekaligus
Gugatan UU PDP Ditolak...
Gugatan UU PDP Ditolak MK, Negara Wajib Awasi Transfer Data Pribadi
Menuju Tujuh Dekade...
Menuju Tujuh Dekade Astra: Perkuat Fokus Strategis untuk Dorong Pertumbuhan Perusahaan
Rekomendasi
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Pramono Buka Jakarta...
Pramono Buka Jakarta Fair Kemayoran 2026, Transaksi UMKM Ditarget Capai Rp8 Triliun
Ketum Rampai Nusantara:...
Ketum Rampai Nusantara: Kami Yakin Roy Suryo Akan Segera Ditahan
Berita Terkini
Ini Susunan Direksi...
Ini Susunan Direksi dan Komisaris Terbaru Telkomsel 2026
Kuburan Paus Terbesar...
Kuburan Paus Terbesar dalam Sejarah Ditemukan di dasar Samudra Hindia
SpaceX Siap Luncurkan...
SpaceX Siap Luncurkan Pusat Data AI di Orbit Paling Cepat Tahun 2027
Mengenal Siri AI di...
Mengenal Siri AI di WWDC 2026 dan Apa Saja Fitur Barunya?
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Apa Itu Siri AI Apple...
Apa Itu Siri AI Apple dan Mengapa 1,3 Miliar iPhone Tak Bisa Menjalankannya?
Infografis
Mantan Bos Google Sebut...
Mantan Bos Google Sebut AI Bisa Digunakan untuk Membunuh Orang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved