7 Cacat Produksi iPhone 17 yang Viral: HP 44 Juta Luntur Jadi Pink, Gagal Konek, AI Eror
Senin, 20 Oktober 2025 - 09:16 WIB
loading...
Belasan ribu orang di Indonesia berebut iPhone 17 yang ternyata dilaporkan penuh masalah, mulai dari cat luntur jadi pink hingga sinyal yang sering hilang. Foto: Reddit
A
A
A
JAKARTA - Antusiasme masyarakat Indonesia terhadap iPhone 17 memang luar biasa. Distributor resmi melaporkan kelangkaan (shortage) stok akibat permintaan pre-order yang menembus "belasan ribu unit".
Meski demikian, konsumen yang berhasil mendapatkan unit tersebut secara global—termasuk di Indonesia—mulai melaporkan serangkaian cacat produksi dan kegagalan fungsi serius.
Distributor resmi Apple di Indonesia, PT Erajaya Swasembada Tbk. (ERAA), mengonfirmasi terjadinya ledakan permintaan selama periode pre-order yang dimulai pada 10 Oktober 2025.
Pada acara peluncuran tengah malam (16 Oktober 2025), Vice President Director ERAA, Joy Wahjudi, memvalidasi kelangkaan stok yang terjadi di situs ritel seperti iBox.
"Angkanya sudah belasan ribu. Permintaannya banyak," ujar Joy. Ia menegaskan bahwa angka pre-order ini "jauh lebih tinggi" dibandingkan seri sebelumnya, didorong oleh perubahan signifikan pada desain perangkat.
Data penjualan dari Erajaya menunjukkan sentimen pasar sangat terfokus pada model teratas:
Model Paling Diminati: iPhone 17 Pro dan Pro Max.
Kapasitas Terlaris: 512 GB ke atas.
Konsumen yang membayar harga premium—mulai Rp25,7 juta (Pro Max 256GB) hingga Rp44 juta (Pro Max 2TB)—kini menghadapi risiko cacat produk.
Berikut adalah dekonstruksi data masalah yang dilaporkan:
1.Color-gate (Perubahan Warna)
Isu terbaru dan paling viral adalah keluhan pengguna iPhone 17 Pro varian "Cosmic Orange" yang melaporkan warnanya luntur atau berubah menjadi merah muda (pink). Ini mengindikasikan kegagalan dalam proses finishing atau oksidasi material.
2. "Scratchgate" (Mudah Tergores)
Rangka aluminium anodized dan tonjolan kamera (khususnya pada model Pro) dilaporkan sangat rentan tergores dan terkelupas (chipping) hanya dalam beberapa hari penggunaan.
Panggilan Terputus: Pengguna melaporkan panggilan seluler yang sering terputus (dropped calls).
Sinyal Tidak Stabil: Terjadi ketidakstabilan perpindahan jaringan antara 4G dan 5G.
Wi-Fi dan CarPlay Putus: Cacat perangkat lunak yang signifikan menyebabkan sinyal Wi-Fi terputus setiap kali ponsel dibuka (unlock), yang juga secara langsung merusak konektivitas ke CarPlay.
Pasar Indonesia sedang menunjukkan loyalitas merek yang luar biasa, di mana permintaan "belasan ribu unit" untuk perangkat seharga puluhan juta rupiah tetap terjadi meskipun dihadapkan pada bukti kegagalan produk yang masif.
Kelangkaan stok (shortage) yang dikonfirmasi oleh Erajaya kini menjadi pedang bermata dua: di satu sisi didorong oleh permintaan tinggi, di sisi lain diperparah oleh potensi masalah produksi di rantai pasok Apple yang sedang berjuang mengatasi krisis kontrol kualitas.
Konsumen Indonesia yang ikut "berebutan" unit, pada dasarnya sedang dihadapkan pada risiko membeli produk dengan liabilitascacatbawaan.
Meski demikian, konsumen yang berhasil mendapatkan unit tersebut secara global—termasuk di Indonesia—mulai melaporkan serangkaian cacat produksi dan kegagalan fungsi serius.
Distributor resmi Apple di Indonesia, PT Erajaya Swasembada Tbk. (ERAA), mengonfirmasi terjadinya ledakan permintaan selama periode pre-order yang dimulai pada 10 Oktober 2025.
Pada acara peluncuran tengah malam (16 Oktober 2025), Vice President Director ERAA, Joy Wahjudi, memvalidasi kelangkaan stok yang terjadi di situs ritel seperti iBox.
"Angkanya sudah belasan ribu. Permintaannya banyak," ujar Joy. Ia menegaskan bahwa angka pre-order ini "jauh lebih tinggi" dibandingkan seri sebelumnya, didorong oleh perubahan signifikan pada desain perangkat.
Data penjualan dari Erajaya menunjukkan sentimen pasar sangat terfokus pada model teratas:
Model Paling Diminati: iPhone 17 Pro dan Pro Max.
Kapasitas Terlaris: 512 GB ke atas.
Daftar Panjang Cacat Produksi iPhone 17
Kontras dengan euforia pasar di Indonesia, laporan global membeberkan serangkaian kegagalan kontrol kualitas (QC) fundamental.Konsumen yang membayar harga premium—mulai Rp25,7 juta (Pro Max 256GB) hingga Rp44 juta (Pro Max 2TB)—kini menghadapi risiko cacat produk.
Berikut adalah dekonstruksi data masalah yang dilaporkan:
1.Color-gate (Perubahan Warna)
![7 Cacat Produksi iPhone 17 yang Viral: HP 44 Juta Luntur Jadi Pink, Gagal Konek, AI Eror]()
Isu terbaru dan paling viral adalah keluhan pengguna iPhone 17 Pro varian "Cosmic Orange" yang melaporkan warnanya luntur atau berubah menjadi merah muda (pink). Ini mengindikasikan kegagalan dalam proses finishing atau oksidasi material.
2. "Scratchgate" (Mudah Tergores)
![7 Cacat Produksi iPhone 17 yang Viral: HP 44 Juta Luntur Jadi Pink, Gagal Konek, AI Eror]()
Rangka aluminium anodized dan tonjolan kamera (khususnya pada model Pro) dilaporkan sangat rentan tergores dan terkelupas (chipping) hanya dalam beberapa hari penggunaan.
3. Kritik Desain Kamera Pro
Desain tonjolan kamera model Pro dikritik tajam karena memiliki sudut yang tajam dan tidak dilunakkan (unchamfered). Desain ini terbukti sangat rentan terhadap benturan, goresan, dan pengelupasan (spalling).4. Kegagalan Fungsi Inti (Konektivitas)
Masalah paling serius yang dilaporkan adalah kegagalan pada fungsi inti sebagai alat komunikasi:Panggilan Terputus: Pengguna melaporkan panggilan seluler yang sering terputus (dropped calls).
Sinyal Tidak Stabil: Terjadi ketidakstabilan perpindahan jaringan antara 4G dan 5G.
Wi-Fi dan CarPlay Putus: Cacat perangkat lunak yang signifikan menyebabkan sinyal Wi-Fi terputus setiap kali ponsel dibuka (unlock), yang juga secara langsung merusak konektivitas ke CarPlay.
5. Masalah Performa dan Perangkat Lunak
Kegagalan Apple Intelligence: Fitur AI unggulan yang menjadi nilai jual utama dilaporkan gagal berfungsi, tidak dapat diunduh sepenuhnya, atau tidak dapat diakses. Apple dilaporkan sedang menyiapkan pembaruan perangkat lunak untuk ini.6. Isu Throttling (iPhone Air)
Berbeda dengan model Pro, iPhone 17 Air dilaporkan cepat panas dan mengalami throttling (penurunan performa paksa) saat digunakan untuk tugas berat.7. Bug Kamera
Sejumlah pengguna melaporkan bug langka yang menyebabkan beberapa foto tampil dengan kotak hitam misterius.Pasar Indonesia sedang menunjukkan loyalitas merek yang luar biasa, di mana permintaan "belasan ribu unit" untuk perangkat seharga puluhan juta rupiah tetap terjadi meskipun dihadapkan pada bukti kegagalan produk yang masif.
Kelangkaan stok (shortage) yang dikonfirmasi oleh Erajaya kini menjadi pedang bermata dua: di satu sisi didorong oleh permintaan tinggi, di sisi lain diperparah oleh potensi masalah produksi di rantai pasok Apple yang sedang berjuang mengatasi krisis kontrol kualitas.
Konsumen Indonesia yang ikut "berebutan" unit, pada dasarnya sedang dihadapkan pada risiko membeli produk dengan liabilitascacatbawaan.
(dan)
Lihat Juga :