vivo X300 dengan Kamera ZEISS 200MP: ‘Ambil Dulu, Potong Kemudian’
Selasa, 14 Oktober 2025 - 06:51 WIB
loading...
vivo resmi meluncurkan seri unggulan terbarunya, vivo X300 Series, di Shanghai Stadium, China, Senin (13/10/2025). Foto/SINDONews/Muhaimin
A
A
A
SHANGHAI - vivo menghadirkan inovasi baru untuk penggemar smartphone berukuran ringkas melalui vivo X300, flagship kecil yang mengusung kekuatan kamera profesional setara X300 Pro.
Perangkat ini disebut sebagai standar baru untuk flagship layar kecil dengan kemampuan pencitraan pro-level, berkat sistem kamera yang sama canggihnya dengan seri Pro.
Kamera utamanya menggunakan sensor HPB berukuran besar 1/1,4 inci, sama dengan yang digunakan pada kamera telefoto X300 Pro.
Sensor ini menghasilkan kamera utama ZEISS 200MP dengan apertur f/1.68 dan stabilisasi CIPA 4.5, menjanjikan hasil foto tajam dan jernih dalam berbagai kondisi.
Konsep yang diusung vivo X300 disebut “shoot first, crop later”—pengguna cukup mengambil satu foto, kemudian bebas memotongnya ke berbagai komposisi tanpa kehilangan detail.
Melalui fitur AI One-Shot Multi-Crop, satu jepretan bisa diubah menjadi berbagai format populer seperti “life trio” atau narasi foto dua gambar hanya dengan satu sentuhan.
Selain itu, kamera telefoto X300 juga memenuhi standar profesional berkat sensor Sony LYT-602 dengan teknologi VCS yang meningkatkan sensitivitas hingga 11,9% dan telah mendapatkan sertifikasi ZEISS APO.
Kombinasi ini menegaskan bahwa vivo X300 tidak hanya kecil secara ukuran, tapi besar dalam kemampuan.
vivo menjelaskan, seri X300 membawa fotografi ke level baru dengan peningkatan algoritma menyeluruh.
Kini, foto potret tak hanya fokus pada ketajaman, tapi juga cerita dan keindahan emosional melalui fitur Style Portrait, ZEISS Natural Portrait, dan AI Beauty yang mempelajari preferensi pengguna.
Gebrakan lain yang tak kalah canggihdar vivo X300 Series adalah fitur Live Photo Passerby Erase yang mampu menghapus orang atau gangguan latar belakang secara otomatis dari foto.
Fitur ini menggunakan model penghapusan video buatan vivo (AI video erasure model) yang mampu mengenali objek secara cerdas dan menghapusnya dengan hasil natural.
Hasilnya, pengguna bisa mendapatkan foto bersih dari keramaian tanpa perlu aplikasi tambahan atau proses editing manual.
vivo juga melakukan pembaruan besar pada mode potret malam (Night Portrait) dengan dukungan AI yang mampu mengatasi pencahayaan ekstrem seperti top-light, back-light, hingga neon campuran.
Kamera akan memisahkan subjek dan latar dengan presisi untuk menjaga warna kulit alami dan tekstur wajah.
Selain itu, vivo memperkenalkan Adaptive Zoom Flash, teknologi lampu kilat adaptif yang menyesuaikan intensitas cahaya sesuai jarak subjek.
Bersama mode Fireworks Portrait, fitur ini menghadirkan pengalaman memotret malam hari yang lebih artistik.
Kombinasi antara perangkat keras unggulan dan kecerdasan algoritma ini menegaskan posisi vivo X300 Series sebagai “master fotografi perjalanan” dengan kemampuan menangkap momen indah di berbagai situasi cahaya.
Perangkat ini disebut sebagai standar baru untuk flagship layar kecil dengan kemampuan pencitraan pro-level, berkat sistem kamera yang sama canggihnya dengan seri Pro.
Kamera utamanya menggunakan sensor HPB berukuran besar 1/1,4 inci, sama dengan yang digunakan pada kamera telefoto X300 Pro.
Sensor ini menghasilkan kamera utama ZEISS 200MP dengan apertur f/1.68 dan stabilisasi CIPA 4.5, menjanjikan hasil foto tajam dan jernih dalam berbagai kondisi.
Konsep yang diusung vivo X300 disebut “shoot first, crop later”—pengguna cukup mengambil satu foto, kemudian bebas memotongnya ke berbagai komposisi tanpa kehilangan detail.
Melalui fitur AI One-Shot Multi-Crop, satu jepretan bisa diubah menjadi berbagai format populer seperti “life trio” atau narasi foto dua gambar hanya dengan satu sentuhan.
Selain itu, kamera telefoto X300 juga memenuhi standar profesional berkat sensor Sony LYT-602 dengan teknologi VCS yang meningkatkan sensitivitas hingga 11,9% dan telah mendapatkan sertifikasi ZEISS APO.
Kombinasi ini menegaskan bahwa vivo X300 tidak hanya kecil secara ukuran, tapi besar dalam kemampuan.
vivo menjelaskan, seri X300 membawa fotografi ke level baru dengan peningkatan algoritma menyeluruh.
Kini, foto potret tak hanya fokus pada ketajaman, tapi juga cerita dan keindahan emosional melalui fitur Style Portrait, ZEISS Natural Portrait, dan AI Beauty yang mempelajari preferensi pengguna.
Fitur Canggih: Bisa Hapus Orang Lewat Live Photo!
Gebrakan lain yang tak kalah canggihdar vivo X300 Series adalah fitur Live Photo Passerby Erase yang mampu menghapus orang atau gangguan latar belakang secara otomatis dari foto.
Fitur ini menggunakan model penghapusan video buatan vivo (AI video erasure model) yang mampu mengenali objek secara cerdas dan menghapusnya dengan hasil natural.
Hasilnya, pengguna bisa mendapatkan foto bersih dari keramaian tanpa perlu aplikasi tambahan atau proses editing manual.
vivo juga melakukan pembaruan besar pada mode potret malam (Night Portrait) dengan dukungan AI yang mampu mengatasi pencahayaan ekstrem seperti top-light, back-light, hingga neon campuran.
Kamera akan memisahkan subjek dan latar dengan presisi untuk menjaga warna kulit alami dan tekstur wajah.
Selain itu, vivo memperkenalkan Adaptive Zoom Flash, teknologi lampu kilat adaptif yang menyesuaikan intensitas cahaya sesuai jarak subjek.
Bersama mode Fireworks Portrait, fitur ini menghadirkan pengalaman memotret malam hari yang lebih artistik.
Kombinasi antara perangkat keras unggulan dan kecerdasan algoritma ini menegaskan posisi vivo X300 Series sebagai “master fotografi perjalanan” dengan kemampuan menangkap momen indah di berbagai situasi cahaya.
(mas)
Lihat Juga :