Cara Pengikut Firaun Mengangkut Batu saat Membangun Piramida Akhirnya Terungkap
Minggu, 12 Oktober 2025 - 08:12 WIB
loading...
A
A
A
Nah, dengan sistem hidrolik, tekanan air akan mampu mendorong bongkahan batu itu ke tempatnya.
Tim juga mengamati peta daerah aliran sungai di dekatnya, termasuk struktur Saqqara, yang dikenal sebagai daerah tangkapan Gisr el-Mudir, yang tampaknya memiliki bendungan pemeriksaan yang dapat memerangkap sedimen dan air.
Melewati bendungan, topografi menunjukkan kemungkinan adanya danau sementara di sebelah barat kompleks Djoser, sebanding dengan parit yang dikelilingi aliran air.
Danau sementara dapat dibuat untuk menghubungkan anak sungai Nil dengan “Parit Kering” di sekitar wilayah Djoser, dan ini akan membantu sistem hidrolik untuk memindahkan material.
“Arsitek kuno kemungkinan besar mengangkat batu-batu dari pusat piramida dengan cara seperti gunung berapi menggunakan air bebas sedimen dari bagian selatan Parit Kering,” jelas para penulis.
Tim juga mengamati peta daerah aliran sungai di dekatnya, termasuk struktur Saqqara, yang dikenal sebagai daerah tangkapan Gisr el-Mudir, yang tampaknya memiliki bendungan pemeriksaan yang dapat memerangkap sedimen dan air.
Melewati bendungan, topografi menunjukkan kemungkinan adanya danau sementara di sebelah barat kompleks Djoser, sebanding dengan parit yang dikelilingi aliran air.
Danau sementara dapat dibuat untuk menghubungkan anak sungai Nil dengan “Parit Kering” di sekitar wilayah Djoser, dan ini akan membantu sistem hidrolik untuk memindahkan material.
“Arsitek kuno kemungkinan besar mengangkat batu-batu dari pusat piramida dengan cara seperti gunung berapi menggunakan air bebas sedimen dari bagian selatan Parit Kering,” jelas para penulis.
Lihat Juga :