Data Satelit NASA Selama 24 Tahun Ungkap Hal Menakutkan Ini Bakal Terjadi di Bumi

Sabtu, 11 Oktober 2025 - 18:54 WIB
loading...
Data Satelit NASA Selama...
Hal Menakutkan Ini Bakal Terjadi di Bumi. FOTO/ DAILY
A A A
CALIFORNIA - Studi baru yang mengamati data dari survei satelit NASA selama 24 tahun menemukan bahwa Bumi semakin gelap, dan ada perbedaan signifikan antara Belahan Bumi Utara dan Selatan.

BACA JUGA - Hari Bumi, Alfamart Gagas Kampung Sahabat Bumi Berbagai Daerah

Tim tersebut mengamati data yang dikumpulkan oleh proyek Awan dan Sistem Energi Radiasi Bumi (CERES), yang meluncurkan tahap pertamanya pada tahun 1997.

"Iklim dikendalikan oleh jumlah sinar matahari yang diserap Bumi dan jumlah energi inframerah yang dipancarkan ke luar angkasa. Besaran-besaran ini—beserta selisihnya—menentukan anggaran radiasi Bumi (ERB)," jelas NASA tentang proyek tersebut.

"Proyek Awan dan Sistem Energi Radiasi Bumi (CERES) menyediakan observasi ERB dan awan berbasis satelit. Proyek ini menggunakan pengukuran dari instrumen CERES yang dioperasikan oleh beberapa satelit beserta data dari berbagai instrumen lain untuk menghasilkan serangkaian produk data ERB yang komprehensif untuk penelitian iklim, cuaca, dan ilmu terapan."

Anggaran energi merupakan penggerak penting sirkulasi laut dan atmosfer , sehingga memahami secara tepat di mana Bumi mendapatkan dan kehilangan energi sangatlah penting selama krisis iklim yang semakin memburuk. Dengan menelaah data tersebut, tim menemukan bahwa albedo Bumi , atau jumlah radiasi matahari yang dipantulkannya kembali ke luar angkasa, sedang berubah.

"Sirkulasi umum sistem atmosfer-lautan berkaitan erat dengan distribusi energi radiasi dalam sistem iklim. Rata-rata, belahan bumi selatan [SH] dan belahan bumi utara [NH] memantulkan jumlah radiasi matahari yang sama, dan NH memancarkan lebih banyak radiasi gelombang panjang," jelas tim tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Fenomena Titik Dingin...
Fenomena Titik Dingin Atlantik Utara Terdeteksi, Tanda-tanda Bumi Sekarat Kian Nyata
Kuburan Paus Terbesar...
Kuburan Paus Terbesar dalam Sejarah Ditemukan di dasar Samudra Hindia
SpaceX Siap Luncurkan...
SpaceX Siap Luncurkan Pusat Data AI di Orbit Paling Cepat Tahun 2027
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
Lithuania Siap Luncurkan...
Lithuania Siap Luncurkan Mobil yang Bisa Berubah Jadi Robot
Audi Nuvolari Spyder...
Audi Nuvolari Spyder versi Konvertibel Akan segera Diluncurkan
Angkat Pangan dan Nutrisi,...
Angkat Pangan dan Nutrisi, Peneliti Indonesia Masuk Daftar Asian Scientist 100
Rekomendasi
BPIP Sebut 228 Putra-Putri...
BPIP Sebut 228 Putra-Putri Terbaik Jalani Verifikasi Paskibraka Tingkat Pusat 2026
Kabupaten Bekasi dan...
Kabupaten Bekasi dan Klaten Kekeringan, Ribuan Warga Kesulitan Dapat Air Bersih
Ini Jenis Produk Sawit...
Ini Jenis Produk Sawit dan Batu Bara yang Ekspornya Diatur Lewat PT DSI
Berita Terkini
Mengapa iPhone 11 Masih...
Mengapa iPhone 11 Masih Didukung iOS 27? Ini Jawabannya
Berpengalaman di Perang...
Berpengalaman di Perang Ukraina, Sky-Watch Luncurkan Drone Jarak Jauh RQ-70 Dainn
Pembaruan Windows 11...
Pembaruan Windows 11 Menyebabkan Serangkaian Bug Serius
Padukan Semangat Sepak...
Padukan Semangat Sepak Bola dan Teknologi, Lexar Rilis Seri Penyimpanan Resmi AFA Berdesain Ikonik Nomor 10
Komputer Kuantum Optik...
Komputer Kuantum Optik Bakal Jadi Kebutuhan Energi AI
Meta Akui Kesalahan...
Meta Akui Kesalahan dalam Restrukturisasi AI
Infografis
Es Antartika Terus Mencair,...
Es Antartika Terus Mencair, Ilmuwan Ungkap Hal Menakutkan Ini
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved