Takhta Apple Memanas: Siapakah John Ternus, Atlet Renang yang Digadang Gantikan Tim Cook?
Kamis, 09 Oktober 2025 - 08:24 WIB
loading...
A
A
A
Gurman melaporkan bahwa masa depan John Giannandrea, kepala strategi AI Apple, menjadi tidak menentu menyusul kemunduran dalam pengembangan Siri.
Sementara itu, kepala teknologi perangkat keras Johny Srouji dan pemimpin kebijakan lingkungan Lisa Jackson juga dikabarkan sedang mempertimbangkan untuk pensiun.
Eksodus para jenderal ini menandai pergeseran signifikan bagi perusahaan yang membanggakan stabilitas di bawah kepemimpinan Cook.
Di sinilah letak kritik utamanya: apakah seorang insinyur perangkat keras seperti Ternus adalah jawaban yang dibutuhkan Apple?
Memilih Ternus akan menjadi sinyal pergeseran radikal dari kepemimpinan era Tim Cook yang berfokus pada keunggulan operasional dan rantai pasok, kembali ke DNA asli Apple yang mengutamakan inovasi produk berbasis rekayasa teknis.
Dengan perjuangan Apple Vision Pro untuk diterima pasar dan tekanan untuk bersaing di arena AI, menempatkan insinyur di kursi tertinggi mungkin adalah langkah putus asa—atau justru langkah paling jenius—yang bisa diambil Apple.
Dunia kini menanti, apakah sang mantan juara renang ini memiliki stamina untuk membawa kapal seharga triliunan dolar ini melewati gelombang teknologi yang semakin ganas, ataukah takhta Apple justru akan terasa terlalu berat untuk dipikul.
Sementara itu, kepala teknologi perangkat keras Johny Srouji dan pemimpin kebijakan lingkungan Lisa Jackson juga dikabarkan sedang mempertimbangkan untuk pensiun.
Eksodus para jenderal ini menandai pergeseran signifikan bagi perusahaan yang membanggakan stabilitas di bawah kepemimpinan Cook.
Di sinilah letak kritik utamanya: apakah seorang insinyur perangkat keras seperti Ternus adalah jawaban yang dibutuhkan Apple?
Memilih Ternus akan menjadi sinyal pergeseran radikal dari kepemimpinan era Tim Cook yang berfokus pada keunggulan operasional dan rantai pasok, kembali ke DNA asli Apple yang mengutamakan inovasi produk berbasis rekayasa teknis.
Dengan perjuangan Apple Vision Pro untuk diterima pasar dan tekanan untuk bersaing di arena AI, menempatkan insinyur di kursi tertinggi mungkin adalah langkah putus asa—atau justru langkah paling jenius—yang bisa diambil Apple.
Dunia kini menanti, apakah sang mantan juara renang ini memiliki stamina untuk membawa kapal seharga triliunan dolar ini melewati gelombang teknologi yang semakin ganas, ataukah takhta Apple justru akan terasa terlalu berat untuk dipikul.
(dan)
Lihat Juga :