Terungkap! Orang-orang Abad ke-20 Menyantap Daging Mammoth seperti Steak
Senin, 06 Oktober 2025 - 07:26 WIB
loading...
A
A
A
Ada anekdot serupa dari James Oliver Curwood, seorang penjelajah dan penulis Amerika, yang menjelajahi wilayah utara Amerika pada tahun 1913 bersama sekelompok penduduk asli.
Setelah menemukan seekor mammoth beku yang baru saja tersingkap oleh tebing yang runtuh, mereka memutuskan untuk menyantap temuan itu. Ia berkomentar:
"Dagingnya berwarna merah tua atau mahoni, dan saya menyantap steak setebal satu setengah inci Rasa dagingnya memang tua, bukan tidak enak, melainkan hanya tua dan kering. Daging itu tidak kehilangan unsur-unsur penopang hidupnya, terbukti dari fakta bahwa anjing-anjing itu tumbuh subur di atasnya."
Kisah paling terkenal tentang pemakanan mamut di era modern mungkin berasal dari The Explorers Club, sebuah perkumpulan ilmuwan eksentrik di AS yang meliputi tokoh-tokoh seperti Edmund Hillary dan Tenzing Norgay, orang pertama yang mencapai puncak Gunung Everest; Presiden Theodore Roosevelt yang suka berpetualang ; serta astronot Apollo, Neil Armstrong dan Buzz Aldrin.
Pada jamuan makan malam tahunan mereka pada 13 Januari 1951, mammoth konon menjadi hidangan bintang malam itu.
Daging prasejarah tersebut konon berasal dari Pulau Akutan di Alaska, dan sebagian dibawa kembali ke New York untuk melestarikan tradisi klub dalam menyajikan hidangan langka dan eksotis, mulai dari tarantula goreng hingga mata kambing dan sup kura-kura.
Setelah menemukan seekor mammoth beku yang baru saja tersingkap oleh tebing yang runtuh, mereka memutuskan untuk menyantap temuan itu. Ia berkomentar:
"Dagingnya berwarna merah tua atau mahoni, dan saya menyantap steak setebal satu setengah inci Rasa dagingnya memang tua, bukan tidak enak, melainkan hanya tua dan kering. Daging itu tidak kehilangan unsur-unsur penopang hidupnya, terbukti dari fakta bahwa anjing-anjing itu tumbuh subur di atasnya."
Kisah paling terkenal tentang pemakanan mamut di era modern mungkin berasal dari The Explorers Club, sebuah perkumpulan ilmuwan eksentrik di AS yang meliputi tokoh-tokoh seperti Edmund Hillary dan Tenzing Norgay, orang pertama yang mencapai puncak Gunung Everest; Presiden Theodore Roosevelt yang suka berpetualang ; serta astronot Apollo, Neil Armstrong dan Buzz Aldrin.
Pada jamuan makan malam tahunan mereka pada 13 Januari 1951, mammoth konon menjadi hidangan bintang malam itu.
Daging prasejarah tersebut konon berasal dari Pulau Akutan di Alaska, dan sebagian dibawa kembali ke New York untuk melestarikan tradisi klub dalam menyajikan hidangan langka dan eksotis, mulai dari tarantula goreng hingga mata kambing dan sup kura-kura.
Lihat Juga :