Dipalu di Dua Benua: Setelah Didenda Rp9 Triliun di Eropa, TikTok Kini Disanksi Rp15 Miliar di Indonesia

Selasa, 30 September 2025 - 22:35 WIB
loading...
Dipalu di Dua Benua:...
TikTok tersandung masalah di Eropa dan kini di Indonesia. Foto: ist
A A A
JAKARTA - Raksasa media sosial TikTok kembali tersandung masalah hukum. Setelah diganjar denda fantastis di Eropa karena masalah privasi data, kini giliran Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Indonesia yang menjatuhkan sanksi.

Tak tanggung-tanggung, TikTok dihukum membayar denda sebesar Rp15 miliar karena dinilai lalai dalam melaporkan akuisisi raksasa e-commerce Tokopedia.

Meski nominalnya jauh berbeda, dua kasus di dua benua ini melukiskan gambaran yang sama: era bulan madu bagi para raksasa teknologi global tampaknya telah usai, digantikan oleh pengawasan ketat dari regulator yang tak lagi segan menjatuhkan palu sanksi.

Lalai Administrasi Berujung Denda Miliaran di Indonesia

Kasus di Indonesia berpusat pada kelalaian administratif pasca-akuisisi 75,01% saham PT Tokopedia. Transaksi yang efektif secara hukum sejak 31 Januari 2024 ini seharusnya dilaporkan ke KPPU paling lambat 19 Maret 2024.

Namun, TikTok baru melaporkannya dengan benar jauh setelah tenggat waktu, mengakibatkan keterlambatan selama 88 hari kerja.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mau Traveling Keluarga...
Mau Traveling Keluarga Lebih Menyenangkan? Ikuti 5 Tips ala Tika Nurjanah
Komdigi Suruh TikTok...
Komdigi Suruh TikTok Hapus 780 Ribu Akun Anak, Platform Lain Siap-siap!
ByteDance Luncurkan...
ByteDance Luncurkan Seedance 2.0, Model AI Generatif untuk Video Realistis
TikTok Dipaksa Matikan...
TikTok Dipaksa Matikan Fitur Infinity Scroll karena Menyebabkan Kecanduan
Pakar Privasi Data:...
Pakar Privasi Data: Kasus Kecanduan TikTok Harus Dibawa ke Persidangan
Siapa Adam Presser,...
Siapa Adam Presser, Alumni Harvard Pro-China yang Jadi Bos TikTok Amerika?
Dulu Dibully Karena...
Dulu Dibully Karena Pendiam, Kini Syawal Adha Raih Centang Biru TikTok dan Instagram
Kisah Mas Rushh Bangun...
Kisah Mas Rushh Bangun Personal Branding lewat Konten Keluarga
Ruben Onsu Soroti Live...
Ruben Onsu Soroti Live TikTok Anak hingga Malam Hari, Hak Asuh Jadi Pertimbangan Serius
Rekomendasi
APHI Dorong Pemegang...
APHI Dorong Pemegang PBPH Manfaatkan Permenhut untuk Kembangkan Proyek Karbon
Purbaya Buka Peluang...
Purbaya Buka Peluang Kerek Dana Transfer ke Daerah di 2027 hingga Rp90 Triliun
Tokocrypto Resmi Bergabung...
Tokocrypto Resmi Bergabung ke Ekosistem ICEX Group, Proses Migrasi Lima PAKD Selesai
Berita Terkini
Review ASUS ExpertBook...
Review ASUS ExpertBook P3 P3405 dari Sisi Performa dan Desain
Apple Setuju Berkolaborasi...
Apple Setuju Berkolaborasi dengan Intel untuk Merancang dan Memproduksi Chip
Ilmuwan Temukan Pemangsa...
Ilmuwan Temukan Pemangsa Jamur Zombie Cordyceps The Last of Us di Hutan Kalimantan
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
AI Impact Challenge,...
AI Impact Challenge, Microsoft, Komdigi, dan Dicoding Tampilkan Karya AI Terbaik Lulusan METC
Kedaulatan Digital Jadi...
Kedaulatan Digital Jadi Sorotan, Solusi AI Terintegrasi Siap Percepat Transformasi Industri
Infografis
7 Negara Penghafal Alquran...
7 Negara Penghafal Alquran Terbanyak di Dunia, Indonesia Peringkat Berapa?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved