Microsoft Putus Akses Israel ke Teknologi Mata-mata Massal Warga Palestina

Selasa, 30 September 2025 - 18:25 WIB
loading...
Microsoft Putus Akses...
Microsoft mengambil langkah mengejutkan dengan memutus akses Israel ke teknologi mata-mata. Foto: ist
A A A
ISRAEL - Raksasa teknologi Microsoft telah memutus akses militer Israel ke teknologi yang digunakan untuk sebuah proyek pengawasan massal yang mengerikan. Proyek rahasia ini, menurut laporan investigasi The Guardian, telah mengumpulkan jutaan panggilan telepon warga sipil Palestina di Gaza dan Tepi Barat setiap harinya.

Keputusan dramatis ini datang setelah Microsoft memberitahu para pejabat Israel akhir pekan lalu bahwa Unit 8200, agensi mata-mata elite militer mereka, telah secara terang-terangan melanggar ketentuan layanan perusahaan. Pelanggaran tersebut, menurut sumber internal, adalah penyimpanan data pengawasan dalam skala masif di platform cloud Azure milik Microsoft.

Langkah tegas Microsoft ini merupakan dampak langsung dari laporan investigasi mendalam yang diterbitkan oleh The Guardian bulan lalu, yang bekerja sama dengan media +972 Magazine dan Local Call. Laporan tersebut membongkar bagaimana Azure, dengan kekuatan komputasi dan penyimpanannya yang nyaris tak terbatas, menjadi tulang punggung bagi program mata-mata Israel terhadap seluruh populasi Palestina.

Proyek Rahasia "Sejuta Panggilan per Jam"

Kerja sama antara Microsoft dan Unit 8200 ini dilaporkan dimulai setelah pertemuan tingkat tinggi pada tahun 2021 antara CEO Microsoft, Satya Nadella, dan komandan unit saat itu, Yossi Sariel.

Dengan teknologi Azure, Unit 8200 membangun sebuah sistem baru yang membabi buta, memungkinkan para perwiranya untuk mengumpulkan, memutar ulang, dan menganalisis konten panggilan seluler jutaan warga sipil. Skala proyek ini begitu masif hingga, menurut sumber dari internal Unit 8200, sebuah mantra lahir untuk menggambarkan ambisinya: “Sejuta panggilan per jam.”

Data yang dikumpulkan pun tak main-main. Diperkirakan sebanyak 8.000 terabyte data panggilan yang disadap disimpan di pusat data Microsoft yang berlokasi di Belanda. Namun, hanya beberapa hari setelah laporan The Guardian terbit, Unit 8200 tampaknya panik dan dengan cepat memindahkan tumpukan data raksasa itu keluar dari negara tersebut pada awal Agustus, diduga ke platform cloud Amazon Web Services.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Video Prototipe Project...
Video Prototipe Project Aion Ungkap Konsep Sistem Operasi AI Microsoft
AI Impact Challenge,...
AI Impact Challenge, Microsoft, Komdigi, dan Dicoding Tampilkan Karya AI Terbaik Lulusan METC
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Rayakan Hari Jadi ke-30,...
Rayakan Hari Jadi ke-30, Lexar Padukan Visi Teknologi AI dan Sinergi Global
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Norwegia Diam-diam Gunakan...
Norwegia Diam-diam Gunakan Pengaruhnya untuk Dorong Penangguhan Israel dari FIFA
TV Iran Rayakan Kematian...
TV Iran Rayakan Kematian Mendadak Senator AS Pro-Israel: 'Dikirim ke Neraka'
Israel Syok Senator...
Israel Syok Senator AS Pro-Zionis Lindsey Graham Mendadak Meninggal
Rekomendasi
Bangun Budaya Peduli...
Bangun Budaya Peduli Lingkungan, SDN Keranggan Tangsel Bidik Adiwiyata Nasional
Esgin dan Agraus Resources...
Esgin dan Agraus Resources Sinergi Garap Potensi Investasi Hijau dan Ekonomi Karbon
AS Lancarkan Lebih Banyak...
AS Lancarkan Lebih Banyak Serangan ke Iran, Trump Kembali Blokade Selat Hormuz
Berita Terkini
Universitas di AS Membatasi...
Universitas di AS Membatasi Mahasiswa Baru Menggunakan AI
Industri Musik Meluncurkan...
Industri Musik Meluncurkan Label AI untuk Melindungi Orisinalitas
Kamera iPhone 17 Pro...
Kamera iPhone 17 Pro Max vs Samsung Galaxy S26, Pilih Mana?
Teknologi Referee View...
Teknologi Referee View Ubah Pengalaman Menonton Piala Dunia FIFA 2026
Kapasitas Baterai iPhone...
Kapasitas Baterai iPhone Lipat Terungkap Secara Tak Terduga
Apakah AI Cukup Cerdas...
Apakah AI Cukup Cerdas Menjadi Wasit Piala Dunia 2026?
Infografis
Negara-negara Arab Kutuk...
Negara-negara Arab Kutuk Langkah Israel Blokir Bantuan ke Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved