Ilmuwan Kumpulkan 1.217 Sampel DNA demi Mencari Manusia Pertama di Dunia

Minggu, 28 September 2025 - 23:18 WIB
loading...
A A A
Namun kesimpulan dari penelitian tersebut telah menimbulkan pertanyaan dan keraguan di antara para ahli lainnya.

Sarah Tishkoff, seorang ahli genetika di Universitas Pennsylvania, mengatakan kepada The Guardian : “Bagaimana mereka bisa tahu bahwa tidak ada garis keturunan lama di wilayah lain jika mereka tidak disertakan dalam penelitian?

"Tidak mungkin membuat kesimpulan tentang asal geografis manusia modern di Afrika hanya berdasarkan pola variasi populasi modern. Hal ini disebabkan manusia bermigrasi dalam jarak yang jauh. Mereka bermigrasi keluar dari Afrika dan melintasi dunia dalam 80.000 tahun terakhir, dan mereka telah bermigrasi melintasi Afrika pada masa lampau dan masa lalu."

Chris Stringer, yang mempelajari asal-usul manusia di Museum Sejarah Alam di London, menambahkan: “Saya benar-benar berhati-hati dalam menggunakan distribusi genetik modern untuk menyimpulkan secara pasti di mana populasi leluhur hidup 200.000 tahun yang lalu, khususnya di benua yang sebesar dan serumit Afrika.

“Seperti banyak penelitian yang berfokus pada satu bagian kecil genom, atau satu wilayah, atau satu industri peralatan batu, atau satu fosil 'kritis', penelitian tersebut tidak dapat menangkap sepenuhnya kompleksitas asal usul mosaik kita, jika data lain dipertimbangkan.”
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
Melihat Lebih Dekat...
Melihat Lebih Dekat Fasilitas Penyimpanan Limbah Nuklir Pertama di Dunia
Penemuan Mengejutkan...
Penemuan Mengejutkan dari Mumi Oezti Berusia 5.000 Tahun Dibeberkan
Audi Nuvolari Spyder...
Audi Nuvolari Spyder versi Konvertibel Akan segera Diluncurkan
Angkat Pangan dan Nutrisi,...
Angkat Pangan dan Nutrisi, Peneliti Indonesia Masuk Daftar Asian Scientist 100
AI Bisa Memperpanjang...
AI Bisa Memperpanjang Masa Pakai Baterai Kendaraan Listrik
Rekomendasi
Masa Penahanan Gus Yaqut...
Masa Penahanan Gus Yaqut Diperpanjang selama 30 Hari
Konflik PPP Banten Dinilai...
Konflik PPP Banten Dinilai Lebih dari Sekadar Pergantian Ketua
Namanya Terseret Kasus...
Namanya Terseret Kasus Dugaan Suap Impor Bea Cukai, Raffi Ahmad Buka Suara
Berita Terkini
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
4 Teknologi Mutakhir...
4 Teknologi Mutakhir di Piala Dunia 2026, Pesepak Bola Akan Jadi Avatar
OpenAI Luncurkan Fitur...
OpenAI Luncurkan Fitur Penguncian Perlindungan Data untuk ChatGPT
Rayakan Hari Jadi ke-30,...
Rayakan Hari Jadi ke-30, Lexar Padukan Visi Teknologi AI dan Sinergi Global
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved