Akhirnya China Pasrah TikTok Diambil Amerika Serikat, Ada Apakah?
Kamis, 18 September 2025 - 14:45 WIB
loading...
A
A
A
Analis menilai, tercapainya kesepakatan kerangka kerja ini terutama karena Tiongkok memberi konsesi. Alasannya, selain tekanan politik, kondisi ekonomi Tiongkok yang memburuk juga membuat Beijing menilai bahwa penjualan TikTok dapat membawa aliran devisa masuk.
Ye Yaoyuan menambahkan: “Pihak Tiongkok mungkin menghadapi tekanan besar, ditambah kondisi ekonomi yang buruk. Jadi, penjualan TikTok ini bisa mendatangkan aliran valuta asing yang signifikan.”
Sejak Februari tahun ini, Trump kembali memulai perang dagang dengan Tiongkok. Tarif tinggi atas barang-barang asal Tiongkok tetap diberlakukan. Pada 2025, ekspor Tiongkok ke AS turun 15%, membuat ekonomi Tiongkok semakin terpuruk.
Dalam perundingan Madrid baru-baru ini, kedua pihak berfokus pada isu pengurangan tarif, ekspor teknologi, pemberantasan fentanyl, dan pencucian uang. Analisis menyebut, dalam perang dagang ini, Beijing sudah hampir tak sanggup bertahan, sehingga menjadikan TikTok sebagai “tukar tambah” untuk berusaha mendapatkan keringanan tarif atau akses teknologi canggih dari AS.
Ye Yaoyuan menegaskan: “AS menginginkan hal-hal yang Tiongkok tidak bisa berikan. Tapi jika mau berunding soal TikTok, setidaknya akan muncul ‘good gesture’ (sikap goodwill) sehingga komunikasi bisa berlangsung lebih bersahabat.”
Ye Yaoyuan menambahkan: “Pihak Tiongkok mungkin menghadapi tekanan besar, ditambah kondisi ekonomi yang buruk. Jadi, penjualan TikTok ini bisa mendatangkan aliran valuta asing yang signifikan.”
Sejak Februari tahun ini, Trump kembali memulai perang dagang dengan Tiongkok. Tarif tinggi atas barang-barang asal Tiongkok tetap diberlakukan. Pada 2025, ekspor Tiongkok ke AS turun 15%, membuat ekonomi Tiongkok semakin terpuruk.
Dalam perundingan Madrid baru-baru ini, kedua pihak berfokus pada isu pengurangan tarif, ekspor teknologi, pemberantasan fentanyl, dan pencucian uang. Analisis menyebut, dalam perang dagang ini, Beijing sudah hampir tak sanggup bertahan, sehingga menjadikan TikTok sebagai “tukar tambah” untuk berusaha mendapatkan keringanan tarif atau akses teknologi canggih dari AS.
Ye Yaoyuan menegaskan: “AS menginginkan hal-hal yang Tiongkok tidak bisa berikan. Tapi jika mau berunding soal TikTok, setidaknya akan muncul ‘good gesture’ (sikap goodwill) sehingga komunikasi bisa berlangsung lebih bersahabat.”
Lihat Juga :