Ucapan Sombong Benjamin Netanyahu ke Amerika: Ada Sepotong Israel di HP Anda!

Rabu, 17 September 2025 - 13:42 WIB
loading...
Ucapan Sombong Benjamin...
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyebut teknologi Israel digunakan secara luas, termasuk di HP seperti iPhone. Foto: ist
A A A
AMERIKA - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu membuat pernyataan yang kembali jadi sorotan dunia. Di hadapan delegasi Kongres Amerika Serikat yang berkunjung pada Selasa (16/9), ia tidak berbicara banyak tentang politik, melainkan tentang kehidupan sehari-hari.

Ia mengingatkan para sekutu terkuatnya itu bahwa di balik setiap gawai dan makanan yang mereka nikmati, ada jejak inovasi dari negaranya.

"Apakah Anda punya ponsel? Anda sedang memegang sepotong Israel di sana," ujar Netanyahu. "Banyak dari ponsel, obat-obatan, makanan—Anda makan tomat ceri? Anda tahu itu dibuat di mana? Itu adalah produk Israel."

Ini adalah jurus lobi Netanyahu. Upaya untuk mengubah narasi dari negara yang terisolasi menjadi mitra yang tak tergantikan, di saat Israel semakin dikucilkan oleh dunia.

'Akan Kami Hancurkan Pengepungan Ini'
Ucapan Sombong Benjamin Netanyahu ke Amerika: Ada Sepotong Israel di HP Anda!

Pernyataan Netanyahu ini lahir dari kenyataan pahit. Israel kini menghadapi embargo senjata parsial maupun total dari negara-negara yang dulunya adalah sekutu di Eropa, termasuk Prancis, Belanda, Inggris, Spanyol, dan Italia.

Tekanan internasional ini diakui oleh Netanyahu sebagai sebuah "pengepungan" yang harus dihentikan.

"Kami akan menciptakan kemandirian yang kami butuhkan sehingga mereka di Eropa Barat yang berpikir bisa menolak kami tidak akan berhasil. Kami bisa menghancurkan pengepungan ini, dan kami akan melakukannya," tegasnya dengan nada menantang.

Ia bahkan melontarkan visi ambisius di mana Israel akan menjadi "Athena dan super Sparta gabungan"—sebuah negara adidaya militer yang mandiri, yang terpaksa menerapkan ekonomi swasembada atau "autarki".

Badai Kritik dari Dalam Negeri

Namun, di saat Netanyahu mencoba memproyeksikan kekuatan di hadapan para tamu Amerikanya, di dalam negerinya sendiri, kata-katanya justru memicu badai kritik yang tak kalah hebat.

Para lawan politiknya menuding bahwa isolasi yang terjadi saat ini bukanlah karena faktor eksternal, melainkan akibat langsung dari kebijakan Netanyahu sendiri.

Pemimpin Oposisi, Yair Lapid, menyebut pernyataan Netanyahu "gila" dan menuduh isolasi ini adalah "hasil dari kebijakan Netanyahu yang cacat dan gagal."

Kritik yang lebih pedas datang dari Gadi Eisenkot, mantan panglima militer. Ia secara langsung mengaitkan krisis diplomatik ini dengan kegagalan pemerintah dalam membebaskan para sandera.

"Tidak akan ada kesempatan kedua untuk memperbaiki kerusakan yang disebabkan olehnya dan para mitranya yang telah menelantarkan para sandera dan mengisolasi Israel di mata dunia," ujar Eisenkot.

Di Persimpangan Jalan Sejarah

Pada akhirnya, pidato Netanyahu ini adalah sebuah potret dari seorang pemimpin dan sebuah negara yang berada di persimpangan jalan. Di satu sisi, ia memproyeksikan citra perlawanan dan kemandirian yang heroik. Di sisi lain, citra itu lahir dari sebuah kenyataan pahit akan isolasi yang semakin dalam.

Fakta objektifnya adalah, di balik semua retorika perlawanan terhadap Eropa, Israel masih sangat bergantung pada Amerika Serikat, yang hingga kini terus menjadi pemasok utama senjata dan bantuan militer tanpa memberlakukan batasanapapun.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Alasan AS Hidupkan Kembali...
Alasan AS Hidupkan Kembali Pesawat Pembom Supersonik B-1B Lancer
Kelemahan MQ-9 Reaper...
Kelemahan MQ-9 Reaper AS oleh Sistem Pertahanan Udara Iran Dibeberkan
Intelijen AS Sebut Iran...
Intelijen AS Sebut Iran Siapkan Drone yang Lebih Canggih dari yang Ada Sekarang
Israel Bangun Pusat...
Israel Bangun Pusat Teknologi Antariksa di Gurun Negev
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon Selatan Meski Ada Kesepakatan AS-Iran
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Posisi Iran Jadi Pemenang,...
Posisi Iran Jadi Pemenang, Israel Tetap Berstatus Pecundang
Rekomendasi
Dharma Pongrekun Rombak...
Dharma Pongrekun Rombak 85% Gugatan UU Kesehatan di MK
Momen Menarik Presiden...
Momen Menarik Presiden FIFA Masuk Kamar Ganti Timnas Iran di Piala Dunia 2026
Kesepakatan Iran Mencakup...
Kesepakatan Iran Mencakup Dana Rp5.327 Triliun, Setengahnya Sudah Jadi Komitmen
Berita Terkini
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi dan ESG, TelkomGroup Rilis Laporan Keberlanjutan 2025 untuk Masa Depan Digital
Fasilitasi Pasar Sekunder...
Fasilitasi Pasar Sekunder Esports, HIDDEN SUPPLY Kelola Transaksi Aset Tak Berwujud
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi Industri, Hypernet Technologies Perkokoh Kemitraan Strategis di Bravo 500 Summit 2026
Facebook Luncurkan Mode...
Facebook Luncurkan Mode Pencarian AI, Begini Cara Pakainya
NASA Temukan Planet...
NASA Temukan Planet Raksasa dengan Suhu seperti di Bumi dan Dipenuhi Gas Metana
Mengapa iPhone 11 Masih...
Mengapa iPhone 11 Masih Didukung iOS 27? Ini Jawabannya
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved