Microsoft Melunak, Eropa Batalkan Gugatan Teams
Minggu, 14 September 2025 - 20:56 WIB
loading...
Microsoft . FOTO/ DAILY
A
A
A
BERLIN - Komisi Eropa dan raksasa perangkat lunak AS, Microsoft, mencapai kesepakatan pada hari Jumat dalam kasus antimonopoli terkait pemasaran platform kolaborasi Teams.
BACA JUGA - Rusia Pertanyakan Tudingan Microsoft
Komisi tersebut mengatakan bahwa perusahaan AS tersebut telah memberikan beberapa konsesi yang memungkinkannya menghindari denda.
"Organisasi besar dan kecil di seluruh Eropa dan dunia sangat bergantung pada konferensi video, obrolan, dan alat kolaborasi, terutama sejak pandemi COVID-19," kata Wakil Presiden Komisi Eropa, Teresa Ribera seperti dilansir DPA.
"Dengan keputusan hari ini, kami menjadikan komitmen Microsoft mengikat secara hukum setidaknya selama tujuh tahun untuk mengakhiri praktik-praktik yang mungkin telah mencegah para pesaing bersaing secara efektif dengan Teams," ujarnya.
Paket Microsoft Office, yang mencakup aplikasi Word, Excel, PowerPoint, dan Outlook, akan ditawarkan tanpa Teams dengan harga lebih rendah di Uni Eropa, dan pelanggan Office yang sudah ada akan dapat beralih ke paket yang lebih murah tanpa Teams, kata komisi tersebut.
Microsoft juga akan meningkatkan interoperabilitas antara Teams dan perangkat pesaing, serta memungkinkan pelanggan memindahkan data mereka dari Teams ke aplikasi pesaing.
Komisi sebelumnya menuduh Microsoft secara ilegal menggunakan kekuatan pasar untuk mempromosikan platform kolaborasi Teams-nya.
Proses hukum Uni Eropa terhadap Microsoft dipicu oleh keluhan dari pesaingnya, Slack, pada musim panas 2020. Slack berargumen bahwa mereka berada dalam posisi yang tidak adil karena integrasi Teams ke dalam paket Office 365 dan Microsoft 365.
Jika tidak ada penyelesaian yang dicapai, komisi dapat mengenakan denda hingga 10 persen dari omzet tahunan global atau denda harian hingga 5 persen dari omzet.
BACA JUGA - Rusia Pertanyakan Tudingan Microsoft
Komisi tersebut mengatakan bahwa perusahaan AS tersebut telah memberikan beberapa konsesi yang memungkinkannya menghindari denda.
"Organisasi besar dan kecil di seluruh Eropa dan dunia sangat bergantung pada konferensi video, obrolan, dan alat kolaborasi, terutama sejak pandemi COVID-19," kata Wakil Presiden Komisi Eropa, Teresa Ribera seperti dilansir DPA.
"Dengan keputusan hari ini, kami menjadikan komitmen Microsoft mengikat secara hukum setidaknya selama tujuh tahun untuk mengakhiri praktik-praktik yang mungkin telah mencegah para pesaing bersaing secara efektif dengan Teams," ujarnya.
Paket Microsoft Office, yang mencakup aplikasi Word, Excel, PowerPoint, dan Outlook, akan ditawarkan tanpa Teams dengan harga lebih rendah di Uni Eropa, dan pelanggan Office yang sudah ada akan dapat beralih ke paket yang lebih murah tanpa Teams, kata komisi tersebut.
Microsoft juga akan meningkatkan interoperabilitas antara Teams dan perangkat pesaing, serta memungkinkan pelanggan memindahkan data mereka dari Teams ke aplikasi pesaing.
Komisi sebelumnya menuduh Microsoft secara ilegal menggunakan kekuatan pasar untuk mempromosikan platform kolaborasi Teams-nya.
Proses hukum Uni Eropa terhadap Microsoft dipicu oleh keluhan dari pesaingnya, Slack, pada musim panas 2020. Slack berargumen bahwa mereka berada dalam posisi yang tidak adil karena integrasi Teams ke dalam paket Office 365 dan Microsoft 365.
Jika tidak ada penyelesaian yang dicapai, komisi dapat mengenakan denda hingga 10 persen dari omzet tahunan global atau denda harian hingga 5 persen dari omzet.
(wbs)
Lihat Juga :