NASA Ungkap Tanda Kehidupan Paling Jelas di Mars yang Pernah Ditemukan
Minggu, 14 September 2025 - 09:42 WIB
loading...
NASA Ungkap Tanda Kehidupan Paling Jelas di Mars. FOTO/ DOK SindoNews
A
A
A
CALIFORNIA - Penjelajah Perseverance milik NASA telah menemukan petunjuk kimia baru di Mars yang menunjukkan potensi planet itu pernah mendukung kehidupan.
Dengan menganalisis sampel batu lumpur dari Kawah Jezero, dasar danau purba yang diyakini pernah menampung air, penjelajah tersebut mendeteksi material berbasis karbon dan kombinasi mineral tak biasa yang mungkin terbentuk di lingkungan yang mendukung kehidupan.
"Ini mungkin bukti kehidupan paling meyakinkan yang pernah kita temukan di Mars," kata pelaksana tugas administrator NASA Sean Duffy dalam jumpa pers pada hari Rabu (10 September).
Para ilmuwan telah lama berhipotesis bahwa Kawah Jezero, khususnya dalam formasi Bright Angel, dapat menjadi tempat tinggal bagi kehidupan mikroba selama menjadi danau.
Sebelumnya, sebuah laporan dari Science and Technology Daily China mengatakan bahwa teleskop raksasa milik negara itu, Sky Eye, mungkin telah menangkap tanda-tanda peradaban alien . Namun, beberapa saat kemudian, laporan dan postingan terkait penemuan itu dihapus.
"Sinyal elektromagnetik pita sempit yang terdeteksi oleh Sky Eye berbeda dari yang sebelumnya ditangkap dan tim sedang menyelidiki lebih lanjut," kata laporan itu, mengutip Zhang Tonjie, kepala ilmuwan dari tim pencari peradaban luar angkasa yang didirikan oleh Beijing Normal University, National Astronomical Observatory of the Chinese Academy of Sciences dan University of California, Berkeley.
Tidak jelas mengapa laporan itu tampaknya dihapus dari situs web Science and Technology Daily, surat kabar resmi kementerian sains dan teknologi China, meskipun berita itu sudah mulai menjadi tren di jejaring sosial Weibo dan diambil oleh media lain, termasuk yang dikelola negara.
Pada September 2020, Sky Eye - teleskop radio terbesar di dunia - yang terletak di provinsi Guizhou barat daya China dan memiliki diameter 500 meter secara resmi meluncurkan pencarian kehidupan di luar bumi.
Dengan menganalisis sampel batu lumpur dari Kawah Jezero, dasar danau purba yang diyakini pernah menampung air, penjelajah tersebut mendeteksi material berbasis karbon dan kombinasi mineral tak biasa yang mungkin terbentuk di lingkungan yang mendukung kehidupan.
"Ini mungkin bukti kehidupan paling meyakinkan yang pernah kita temukan di Mars," kata pelaksana tugas administrator NASA Sean Duffy dalam jumpa pers pada hari Rabu (10 September).
Para ilmuwan telah lama berhipotesis bahwa Kawah Jezero, khususnya dalam formasi Bright Angel, dapat menjadi tempat tinggal bagi kehidupan mikroba selama menjadi danau.
Sebelumnya, sebuah laporan dari Science and Technology Daily China mengatakan bahwa teleskop raksasa milik negara itu, Sky Eye, mungkin telah menangkap tanda-tanda peradaban alien . Namun, beberapa saat kemudian, laporan dan postingan terkait penemuan itu dihapus.
"Sinyal elektromagnetik pita sempit yang terdeteksi oleh Sky Eye berbeda dari yang sebelumnya ditangkap dan tim sedang menyelidiki lebih lanjut," kata laporan itu, mengutip Zhang Tonjie, kepala ilmuwan dari tim pencari peradaban luar angkasa yang didirikan oleh Beijing Normal University, National Astronomical Observatory of the Chinese Academy of Sciences dan University of California, Berkeley.
Tidak jelas mengapa laporan itu tampaknya dihapus dari situs web Science and Technology Daily, surat kabar resmi kementerian sains dan teknologi China, meskipun berita itu sudah mulai menjadi tren di jejaring sosial Weibo dan diambil oleh media lain, termasuk yang dikelola negara.
Pada September 2020, Sky Eye - teleskop radio terbesar di dunia - yang terletak di provinsi Guizhou barat daya China dan memiliki diameter 500 meter secara resmi meluncurkan pencarian kehidupan di luar bumi.
(wbs)
Lihat Juga :