Google Hapus 11.000 Channel YouTube Terkait China, Rusia, dan Iran

Selasa, 26 Agustus 2025 - 07:09 WIB
loading...
A A A
Channel-channel tersebut sering mengomentari urusan luar negeri Amerika Serikat dan menyuarakan dukungan terhadap pemimpin Tiongkok, Xi Jinping.

Dari sisa channel lainnya, lebih dari 2.000 di antaranya terhubung dengan Rusia atau entitas Rusia dan menyebarkan konten dalam berbagai bahasa. Channel-channel ini mendukung Rusia dan mengkritik Ukraina, NATO, serta negara-negara Barat lainnya.

Pada Mei saja, perusahaan menghapus 20 channel YouTube, empat akun Iklan, dan satu blog Blogger yang terkait dengan media milik negara Rusia, RT.

Ini terjadi lebih dari tiga tahun setelah keputusan YouTube pada Maret 2022 untuk memblokir channel RT dari platformnya menyusul invasi Rusia ke Ukraina.

Channel-channel lain yang dihapus dari platform tersebut merupakan bagian dari kampanye yang terkait dengan Azerbaijan, Iran, Turki, Israel, Rumania, dan Ghana.

Pada akhir tahun 2019, Google mengumumkan bahwa Threat Analysis Group diberi tugas khusus untuk melawan peretasan dan disinformasi yang didukung oleh negara.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
China Diam-diam Simpan...
China Diam-diam Simpan Ribuan Server di Dasar Laut, Apa Tujuannya?
Nvidia Siap Gandeng...
Nvidia Siap Gandeng Perusahaan China demi Kembangkan Robot Super Humanoid
AS Kekurangan Senjata...
AS Kekurangan Senjata Stategis Akibat Ketergantungannya pada Tungsten China
China Kenalkan Sistem...
China Kenalkan Sistem Identitas Digital untuk Robot Humanoid
Sukhoi Su-47 Fondasi...
Sukhoi Su-47 Fondasi Teknologi Jet Tempur Generasi Berikutnya
Iran Merudal Kuwait...
Iran Merudal Kuwait dan Bahrain, Balas Pengeboman AS di Pulau Qeshm
Iran Tolak Gagasan Donald...
Iran Tolak Gagasan Donald Trump Bertemu Mojtaba Khamenei
Permusuhan Memanas,...
Permusuhan Memanas, AS Bombardir Lagi Pulau Qeshm Iran
Rekomendasi
Emil Audero Minta Timnas...
Emil Audero Minta Timnas Indonesia Tak Cepat Puas Usai Kalahkan Oman
Kasus Dadan Cs, Saut...
Kasus Dadan Cs, Saut Situmorang: Semua hingga Eselon Terkecil Harus Bertanggung Jawab
Menekraf Dukung Festival...
Menekraf Dukung Festival Burger Dunia, Perkuat Ekosistem Kuliner Nasional
Berita Terkini
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Bangun Kedaulatan Digital,...
Bangun Kedaulatan Digital, Telkom Pertemukan Regulator dan Pemain Industri
Kehilangan Kendali,...
Kehilangan Kendali, Anthropic Usulkan Hentikan Sementara Pengembangan AI
Respons Permintaan Tinggi,...
Respons Permintaan Tinggi, Telkom Akselerasi Ekspansi Kapasitas NeutraDC Batam
Luncurkan AIcosystem,...
Luncurkan AIcosystem, Telkom Siap Garap Peluang AI di Berbagai Sektor Industri
Jalan Pintas Nostalgia:...
Jalan Pintas Nostalgia: Ragnarok Buka Server EDDGA, Naik Level Kini Sekejap Mata
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved