Rotasi Bumi Mendadak Bertambah Cepat, Penyebabnya hingga Kini Belum Terkuak

Senin, 25 Agustus 2025 - 21:31 WIB
loading...
Rotasi Bumi Mendadak...
Rotasi bumi mendadak bertambah cepat. FOTO/ DOK NASA
A A A
LONDON - Rotasi bumi secara misterius mengalami percepatan, tanggal 9 Juli 2025 menjadi hari terpendek sepanjang tahun ini.

Total waktu dalam sehari berkurang 1,3 milidetik (0,0013 detik) dari panjang rata-rata hari. Para ilmuwan masih bingung soal penyebab pasti percepatan rotasi bumi ini.

BACA JUGA - Apa Dampak Melambatnya Rotasi Bumi bagi Manusia ?

Seperti dilansir dari Science Focus Magazine, meskipun musim panas biasanya memiliki siang yang lebih panjang, namun pada hari itu panjang keseluruhan hari justru lebih pendek 1,3 milidetik dibandingkan rata-rata.

Secara umum, bumi membutuhkan waktu 24 jam atau 86.400 detik untuk berputar satu kali pada porosnya. Namun, kecepatan ini dapat mengalami fluktuasi kecil dari waktu ke waktu.

Untuk memantau perubahan ini, lembaga pengamat rotasi bumi, International Earth Rotation and Reference Systems Service (IERS), secara konsisten mengukur panjang hari dengan presisi tinggi.

Sejak tahun 2020, IERS menemukan bahwa rotasi bumi mulai mengalami percepatan, dan tren ini terus berlanjut secara stabil hingga kini.

Data dari IERS memprediksi bahwa hari-hari terpendek tahun ini akan jatuh pada 9 Juli, 22 Juli, dan 5 Agustus, yang mana kebetulan merupakan saat di mana bulan berada paling jauh dari garis khatulistiwa.

Bulan memiliki pengaruh terhadap rotasi bumi melalui fenomena pengereman pasang surut (tidal braking). Gravitasi bulan menyebabkan tonjolan pasang di bumi.

Selain menghasilkan pasang laut, efek ini secara perlahan juga menguras energi rotasi bumi, menyebabkan rotasi bumi melambat sekitar 2 milidetik per abad.

Untuk menjaga ketepatan waktu jam-jam presisi tinggi, IERS kadang-kadang menambahkan detik kabisat (leap second). Detik kabisat terakhir ditambahkan pada 31 Desember 2016.

Meski sejumlah peristiwa besar, seperti gempa bumi dahsyat di Jepang pada tahun 2011 (magnitudo 9,0), diketahui mempercepat rotasi bumi dan mempersingkat satu hari hingga 1,8 mikrodetik, namun penyebab tren percepatan rotasi saat ini masih belum diketahui.

Menurut Daily Mail, data terbaru menunjukkan kecepatan rotasi bumi kini meningkat secara tidak normal, menyebabkan panjang hari pada 9 Juli, 22 Juli, dan 5 Agustus sedikit lebih pendek dari biasanya. Meski perbedaannya kecil, fenomena ini telah menarik perhatian besar dari kalangan ilmiah.

Hari tercepat yang tercatat hingga kini adalah 5 Juli 2024, ketika rotasi bumi selesai lebih cepat 1,66 milidetik dari 24 jam standar.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
NASA Temukan Sesuatu...
NASA Temukan Sesuatu yang Misterius saat Perubahan Waktu Siang ke Malam
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Facebook Luncurkan Mode...
Facebook Luncurkan Mode Pencarian AI, Begini Cara Pakainya
NASA Temukan Planet...
NASA Temukan Planet Raksasa dengan Suhu seperti di Bumi dan Dipenuhi Gas Metana
Fenomena Titik Dingin...
Fenomena Titik Dingin Atlantik Utara Terdeteksi, Tanda-tanda Bumi Sekarat Kian Nyata
Lithuania Siap Luncurkan...
Lithuania Siap Luncurkan Mobil yang Bisa Berubah Jadi Robot
Audi Nuvolari Spyder...
Audi Nuvolari Spyder versi Konvertibel Akan segera Diluncurkan
Angkat Pangan dan Nutrisi,...
Angkat Pangan dan Nutrisi, Peneliti Indonesia Masuk Daftar Asian Scientist 100
Rekomendasi
Meriah! Road To Kilau...
Meriah! Road To Kilau Raya MNCTV Guncang Mojokerto dengan Penampilan Inul Daratista dan Happy Asmara
Liburan Sekolah Makin...
Liburan Sekolah Makin Seru dengan Petualangan dan Aktivitas Keluarga
Festival Anak Pancasila...
Festival Anak Pancasila 2026 Perkuat Karakter Kebangsaan Generasi Muda
Berita Terkini
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
AI Impact Challenge,...
AI Impact Challenge, Microsoft, Komdigi, dan Dicoding Tampilkan Karya AI Terbaik Lulusan METC
Kedaulatan Digital Jadi...
Kedaulatan Digital Jadi Sorotan, Solusi AI Terintegrasi Siap Percepat Transformasi Industri
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Intel dan Nvidia Memulai...
Intel dan Nvidia Memulai Pertempuran Global Baru
Game Paling Ditunggu...
Game Paling Ditunggu Sedunia GTA 6 Akhirnya bisa Dipesan, Harganya Rp1,4 Juta
Infografis
5 Fungsi Protein untuk...
5 Fungsi Protein untuk Diet, Bantu Cepat Kenyang hingga Bakar Banyak Kalori
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved