AI Talent DNA ESQ, Petakan Bakat dan Kepribadian untuk Pembelajaran yang Sesuai Jati Diri
Minggu, 24 Agustus 2025 - 16:40 WIB
loading...
A
A
A
Dalam kesempatan yang sama, Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyampaikan tiga kunci untuk memahami Sekolah Rakyat; pertama memuliakan wong cilik dengan memberikan penghormatan, memberikan fasilitas sekolah unggulan, memberikan pelayanan terbaik dan menumbuhkan percaya diri bahwa mereka setara dan berdaya yang semua upaya ini difasilitasi oleh negara.
Sementara kunci kedua memahami Sekolah Rakyat, yakni menjangkau yang belum terjangkau. Saifullah menegaskan bahwa Sekolah Rakyat hadir untuk menyentuh lapisan masyarakat paling bawah. Adapun kunci ketiga untuk memahami Sekolah Rakyat, yaitu memungkinkan yang tidak mungkin.
"Sekolah Rakyat memberikan harapan, menumbuhkan rasa, mengubah mimpi yang tidak mungkin menjadi mungkin. Sekolah rakyat melahirkan 'pemungkin-pemungkin' baru. Mereka tidak harus sama dengan nasib orang tuanya. Saya minta ini benar-benar dipahami dengan baik," tegasnya.
Sementara itu, menurut Ary Ginanjar, Sekolah Rakyat adalah konsep pendidikan yang sempurna. "Percaya, Tahun 2045, Sekolah Rakyatlah nukleus (inti sel) Indonesia Emas Tahun 2045," ujar dia.
Kata Ary Ginanjar, sebanyak 92 persen siswa SMA bingung menentukan jurusan dan jenjang karier setelah lulus. "Tapi itu tidak terjadi di Sekolah Rakyat, karena begitu (kelas) satu SMA, dia tahu mana Bahasa, mana IPA, mana dokter, mana pengusaha, dan mana nelayan," ungkapnya.
Di Sekolah Rakyat, guru-guru sudah tahu bagaimana nanti mengarahkan anak-anak ke depan melalui DNA talent mapping. Ketika talenta sudah dipetakan dan diasah, maka akan berpengaruh pada prestasi.
Sementara kunci kedua memahami Sekolah Rakyat, yakni menjangkau yang belum terjangkau. Saifullah menegaskan bahwa Sekolah Rakyat hadir untuk menyentuh lapisan masyarakat paling bawah. Adapun kunci ketiga untuk memahami Sekolah Rakyat, yaitu memungkinkan yang tidak mungkin.
"Sekolah Rakyat memberikan harapan, menumbuhkan rasa, mengubah mimpi yang tidak mungkin menjadi mungkin. Sekolah rakyat melahirkan 'pemungkin-pemungkin' baru. Mereka tidak harus sama dengan nasib orang tuanya. Saya minta ini benar-benar dipahami dengan baik," tegasnya.
Sementara itu, menurut Ary Ginanjar, Sekolah Rakyat adalah konsep pendidikan yang sempurna. "Percaya, Tahun 2045, Sekolah Rakyatlah nukleus (inti sel) Indonesia Emas Tahun 2045," ujar dia.
Kata Ary Ginanjar, sebanyak 92 persen siswa SMA bingung menentukan jurusan dan jenjang karier setelah lulus. "Tapi itu tidak terjadi di Sekolah Rakyat, karena begitu (kelas) satu SMA, dia tahu mana Bahasa, mana IPA, mana dokter, mana pengusaha, dan mana nelayan," ungkapnya.
Di Sekolah Rakyat, guru-guru sudah tahu bagaimana nanti mengarahkan anak-anak ke depan melalui DNA talent mapping. Ketika talenta sudah dipetakan dan diasah, maka akan berpengaruh pada prestasi.
Lihat Juga :