Ericsson Pamerkan Sihir 5G di Telkomsel Solution Day
Jum'at, 22 Agustus 2025 - 15:14 WIB
loading...
Ericsson menampilkan berbagai macam solusi menggunakan jaringan 5G di Telkomsel Solution Day. Foto: Ericsson Indonesia
A
A
A
JAKARTA - Di panggung para raksasa teknologi Telkomsel Solution Day 2025 kemarin, Ericsson tidak hanya datang sebagai peserta, tetapi perusahaan yang membuka jendela menuju masa depan.
Mereka menunjukkan dengan gamblang bahwa teknologi 5G bukan lagi sekadar soal kecepatan internet di ponsel, melainkan 'sihir' yang akan menjadi mesin penggerak industri Indonesia di era digital.
Bagi Ericsson, 5G adalah fondasi yang akan membuat bandara, pelabuhan, hingga pabrik di Tanah Air menjadi lebih cerdas, efisien, dan berdaya saing di panggung dunia. Ini adalah sebuah optimisme yang didasari oleh inovasi nyata.
Dari Bandara Hingga Gudang Cerdas
Di tengah diskusi yang dihadiri para pemimpin industri, Yasin Khan dari Ericsson, menjelaskan bagaimana sektor-sektor vital seperti logistik dan transportasi kini bisa mengatasi tantangan-tantangan kompleks berkat kekuatan 5G.
“Sektor logistik dan transportasi menghadapi tantangan yang kompleks, mulai dari keterbatasan konektivitas di pelabuhan hingga kebutuhan otomatisasi gudang dan bandara. Dengan konektivitas 5G, kita dapat menghadirkan real-time control untuk AGV (robot gudang), drone, dan robotika. Inilah fondasi menuju ekosistem transportasi yang lebih cerdas dan berkelanjutan,” kata Yasin Khan.
Pernyataannya bukan sekadar teori. Di booth pameran mereka, Ericsson membawa visi tersebut menjadi kenyataan. Para pengunjung, termasuk Presiden Direktur Telkom Indonesia, Dian Siswarini, diajak untuk menyaksikan langsung berbagai demonstrasi 'sihir' 5G dalam aksi nyata.
'Kembaran Digital' dan Stadion Tanpa Lemot
Salah satu inovasi paling dramatis yang dipamerkan adalah AI-Powered Digital Twin. Bayangkan, sebuah pabrik atau area pertambangan yang luas memiliki "kembaran digital" dalam bentuk 4D yang imersif.
Melalui platform ini, manajer dapat memantau setiap aset secara real-time, menganalisis data, dan mengambil keputusan krusial tanpa harus berada di lokasi. Hebatnya lagi, inovasi ini merupakan karya Grup Molca, pemenang Ericsson Hackathon 2024, sebuah bukti bahwa talenta lokal siap menjadi bagian dari revolusi ini.
Tak hanya itu, Ericsson juga menampilkan solusi Connected Stadium. Sebuah jawaban atas keluhan klasik para penonton konser atau pertandingan bola: sinyal yang hilang. Dengan teknologi ini, puluhan ribu penonton di dalam stadion bisa melakukan live streaming atau mengunggah konten tanpa hambatan sedikit pun. Ada pula Smart Lightpole, tiang lampu jalanan pintar yang bisa berfungsi ganda sebagai pemancar 5G, CCTV, hingga sensor lingkungan.
Semua demonstrasi ini adalah kepingan-kepingan puzzle yang membentuk sebuah gambaran besar: kontribusi nyata Ericsson dalam mendukung Visi Indonesia Digital 2045.
Pada akhirnya, partisipasi Ericsson di Telkomsel Solution Day 2025 menjadi lebih dari sekadar pameran teknologi. Ini adalah sebuah penegasan komitmen dan sebuah suntikan optimisme, bahwa masa depan industri Indonesia yang lebih cerdas dan terhubung bukan lagi mimpi, melainkan sebuah kenyataan yang sedang kita bangun bersamahariini.
Mereka menunjukkan dengan gamblang bahwa teknologi 5G bukan lagi sekadar soal kecepatan internet di ponsel, melainkan 'sihir' yang akan menjadi mesin penggerak industri Indonesia di era digital.
Bagi Ericsson, 5G adalah fondasi yang akan membuat bandara, pelabuhan, hingga pabrik di Tanah Air menjadi lebih cerdas, efisien, dan berdaya saing di panggung dunia. Ini adalah sebuah optimisme yang didasari oleh inovasi nyata.
Dari Bandara Hingga Gudang Cerdas
![Ericsson Pamerkan Sihir 5G di Telkomsel Solution Day]()
Di tengah diskusi yang dihadiri para pemimpin industri, Yasin Khan dari Ericsson, menjelaskan bagaimana sektor-sektor vital seperti logistik dan transportasi kini bisa mengatasi tantangan-tantangan kompleks berkat kekuatan 5G.
“Sektor logistik dan transportasi menghadapi tantangan yang kompleks, mulai dari keterbatasan konektivitas di pelabuhan hingga kebutuhan otomatisasi gudang dan bandara. Dengan konektivitas 5G, kita dapat menghadirkan real-time control untuk AGV (robot gudang), drone, dan robotika. Inilah fondasi menuju ekosistem transportasi yang lebih cerdas dan berkelanjutan,” kata Yasin Khan.
Pernyataannya bukan sekadar teori. Di booth pameran mereka, Ericsson membawa visi tersebut menjadi kenyataan. Para pengunjung, termasuk Presiden Direktur Telkom Indonesia, Dian Siswarini, diajak untuk menyaksikan langsung berbagai demonstrasi 'sihir' 5G dalam aksi nyata.
'Kembaran Digital' dan Stadion Tanpa Lemot
![Ericsson Pamerkan Sihir 5G di Telkomsel Solution Day]()
Salah satu inovasi paling dramatis yang dipamerkan adalah AI-Powered Digital Twin. Bayangkan, sebuah pabrik atau area pertambangan yang luas memiliki "kembaran digital" dalam bentuk 4D yang imersif.
Melalui platform ini, manajer dapat memantau setiap aset secara real-time, menganalisis data, dan mengambil keputusan krusial tanpa harus berada di lokasi. Hebatnya lagi, inovasi ini merupakan karya Grup Molca, pemenang Ericsson Hackathon 2024, sebuah bukti bahwa talenta lokal siap menjadi bagian dari revolusi ini.
Tak hanya itu, Ericsson juga menampilkan solusi Connected Stadium. Sebuah jawaban atas keluhan klasik para penonton konser atau pertandingan bola: sinyal yang hilang. Dengan teknologi ini, puluhan ribu penonton di dalam stadion bisa melakukan live streaming atau mengunggah konten tanpa hambatan sedikit pun. Ada pula Smart Lightpole, tiang lampu jalanan pintar yang bisa berfungsi ganda sebagai pemancar 5G, CCTV, hingga sensor lingkungan.
Semua demonstrasi ini adalah kepingan-kepingan puzzle yang membentuk sebuah gambaran besar: kontribusi nyata Ericsson dalam mendukung Visi Indonesia Digital 2045.
Pada akhirnya, partisipasi Ericsson di Telkomsel Solution Day 2025 menjadi lebih dari sekadar pameran teknologi. Ini adalah sebuah penegasan komitmen dan sebuah suntikan optimisme, bahwa masa depan industri Indonesia yang lebih cerdas dan terhubung bukan lagi mimpi, melainkan sebuah kenyataan yang sedang kita bangun bersamahariini.
(dan)
Lihat Juga :