Karena Alasan Ini, Batu dari Mars di Afrika Diselidiki

Minggu, 17 Agustus 2025 - 16:35 WIB
loading...
Karena Alasan Ini, Batu...
Batu dari Mars di Afrika. FOTO/ indy
A A A
CAPE TOWN - Sebuah meteorit seberat 25 kg yang ditemukan di Gurun Sahara di Niger merupakan potongan Mars terbesar yang pernah ditemukan di Bumi dan memecahkan rekor dunia ketika terjual lebih dari USD5 juta dalam sebuah lelang pada bulan Juli.

BACA JUGA - Cegah Meteor yang Hendak Menabrak Bumi di Game Meteor Assault!

Namun, para pejabat di Niger khawatir batu tersebut mungkin telah menjadi subjek “perdagangan gelap internasional” dan diselundupkan keluar negara tersebut, dan mereka telah meluncurkan penyelidikan.

Menurut juru lelang Sotheby's, batu tersebut, yang disebut NWA 16788, terlontar dari permukaan Mars akibat hantaman besar sebuah asteroid, yang kemudian menempuh jarak 140 juta mil menuju planet kita.

Seorang pemburu meteorit menemukannya di Gurun Sahara pada bulan November 2023. Identitas mereka, beserta identitas pembelinya, tetap anonim.

Jurnal akademik Heritage menyebutkan batu tersebut pertama kali dijual kepada seorang pedagang internasional dan berakhir di sebuah galeri pribadi di Italia. Di sana, di Universitas Florence, sebuah tim ilmuwan menganalisisnya pada tahun 2024 untuk mempelajari lebih lanjut tentang asal-usulnya.

Di Italia, lukisan itu sempat dipamerkan kepada publik di Roma, tetapi tidak terlihat lagi di depan publik hingga baru-baru ini dilelang di New York.

Niger kemudian mengajukan pertanyaan tentang bagaimana batu itu bisa dijual dalam sebuah lelang di AS, dan bulan lalu meluncurkan penyelidikan.

Kemudian, minggu lalu, presiden negara itu, Abdourahamane Tiani, menangguhkan ekspor “batu mulia, batu semi mulia, dan meteorit ke seluruh negeri”.

Dalam sebuah pernyataan kepada The Associated Press (AP), Sotheby's mengatakan: “Seperti halnya semua yang kami jual, semua dokumentasi yang diperlukan telah sesuai pada setiap tahap perjalanannya, sesuai dengan praktik terbaik dan persyaratan negara-negara yang terlibat.”

Pendapat para ahli berbeda-beda mengenai apakah mineral langka, seperti meteorit, dapat dikualifikasikan sebagai “properti budaya”, yang akan memengaruhi seberapa mudah atau sulitnya suatu barang untuk diekstraksi.

“Jika meteorit itu tidak dicuri dan jika dideklarasikan dengan benar saat diimpor ke AS, maka tampaknya Niger tidak akan dapat mengambil kembali meteorit itu,” kata Patty Gerstenblith, seorang pengacara warisan budaya, kepada AP .

Ahli paleontologi, Paul Sereno, mengatakan kepada publikasi tersebut: “Ketika Anda memiliki undang-undang yang dengan jelas menyatakan mineral langka seperti meteorit sebagai artefak budaya, Anda tidak bisa begitu saja datang dan mengambil sesuatu yang begitu unik dan berharga bagi suatu negara.”
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kuburan Paus Terbesar...
Kuburan Paus Terbesar dalam Sejarah Ditemukan di dasar Samudra Hindia
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
Lithuania Siap Luncurkan...
Lithuania Siap Luncurkan Mobil yang Bisa Berubah Jadi Robot
Audi Nuvolari Spyder...
Audi Nuvolari Spyder versi Konvertibel Akan segera Diluncurkan
Angkat Pangan dan Nutrisi,...
Angkat Pangan dan Nutrisi, Peneliti Indonesia Masuk Daftar Asian Scientist 100
Rekomendasi
Demo Kenaikan Harga...
Demo Kenaikan Harga Pertamax, Aktivis 98: Ada Pergeseran Orientasi Mahasiswa
EJAE Curi Perhatian...
EJAE Curi Perhatian di Pembukaan Piala Dunia 2026, Bawakan Lagu Resmi FIFA dalam Bahasa Korea
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
Berita Terkini
Desain Elegan Minimalis...
Desain Elegan Minimalis ASUS ROG Zephyrus G16 GU606 Nyaman untuk Kerja dan Gaming
Google Luncurkan Gemini...
Google Luncurkan Gemini 3.5 Live Translate, Terjemahkan Bahasa secara Real-time
Ini Susunan Direksi...
Ini Susunan Direksi dan Komisaris Terbaru Telkomsel 2026
Kuburan Paus Terbesar...
Kuburan Paus Terbesar dalam Sejarah Ditemukan di dasar Samudra Hindia
SpaceX Siap Luncurkan...
SpaceX Siap Luncurkan Pusat Data AI di Orbit Paling Cepat Tahun 2027
Mengenal Siri AI di...
Mengenal Siri AI di WWDC 2026 dan Apa Saja Fitur Barunya?
Infografis
Iran-Israel Perang,...
Iran-Israel Perang, Ini Peta Pangkalan Militer AS di Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved