Gelombang Panas Global Tercatat Melebihi Batas Normal

Senin, 21 Juli 2025 - 18:04 WIB
loading...
A A A
Fenomena gelombang panas ini tidak hanya lebih kuat, tetapi juga lebih lama, menurut pakar iklim dari University of Reading, Inggris, Prof. Richard Betts, yang menggambarkan situasi tersebut sebagai "dampak langsung dari pemanasan global yang semakin agresif."

“Peningkatan suhu global sekarang bukan hanya pola alami, tetapi didorong oleh aktivitas manusia termasuk pembakaran bahan bakar fosil dan penggundulan hutan. Hal ini membuat gelombang panas semakin umum dan lebih berbahaya,” ujarnya.

Di Kanada, setidaknya 60 kematian dilaporkan selama seminggu terakhir akibat sengatan panas, sementara lebih dari 250 kebakaran hutan aktif telah menghancurkan ratusan ribu hektar lahan.

Lingkungan perkotaan juga menjadi semakin tidak aman. Menurut laporan dari Badan Kesehatan Masyarakat Kanada, gelombang panas telah menjadi lebih sering terjadi sejak 2010 dan telah menggandakan tingkat kematian terkait cuaca ekstrem.

Sementara itu, di Swedia, stasiun kereta bawah tanah di ibu kota telah diubah menjadi tempat penampungan sementara bagi para tunawisma, sementara rumah sakit melaporkan peningkatan jumlah pasien dengan gejala kelelahan akibat panas dan sesak napas.

Di Finlandia, industri pertanian sangat terdampak karena tanaman seperti kentang, oat, dan jelai rusak akibat kekeringan dan suhu yang sangat tinggi. Hal ini menambah tekanan pada rantai makanan domestik dan impor.

Menurut Organisasi Meteorologi Dunia (WMO), tahun 2024 akan menjadi salah satu tahun terpanas yang pernah tercatat, dan gelombang panas semacam itu diperkirakan akan semakin sering terjadi, lebih awal, dan lebih lama di tahun-tahun mendatang.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Orang Kaya Misterius...
Orang Kaya Misterius Membeli Fosil Dinosaurus
Titik Balik yang Mengubah...
Titik Balik yang Mengubah Ukuran Manusia Purba Ditemukan
China Ciptakan Baterai...
China Ciptakan Baterai Nuklir yang Bisa Bertahan Ribuan Tahun
Membongkar Otak Rudal...
Membongkar Otak Rudal Barracuda-500M yang Supercerdas
Mengapa Waktu Seolah...
Mengapa Waktu Seolah Melambat ketika Bahaya Datang?
Mengapa Orbit Bumi Berputar...
Mengapa Orbit Bumi Berputar Tak Terkendali? Ternyata Ini Penyebabnya
Suhu di Papua Barat...
Suhu di Papua Barat Tembus 39,2 Derajat Celsius, Panas Tertinggi di Indonesia
BMKG Catat 10 Daerah...
BMKG Catat 10 Daerah dengan Suhu Harian Tertinggi, Makassar Sentuh 35,5 Derajat Celsius
4 Pelajar Indonesia...
4 Pelajar Indonesia Siap Berlaga di Olimpiade Kimia Internasional IChO 2026
Rekomendasi
Perang Iran Meluas,...
Perang Iran Meluas, AS Jual Senjata ke Arab Saudi dan Kuwait Total Rp36,2 Triliun
Cyber Breaker Season...
Cyber Breaker Season 3 Jembatani Kebutuhan SDM Digital Pemerintah dan Sektor Bisnis
Gara-gara Konten Satir...
Gara-gara Konten Satir Jampidsus, Mega Salsabillah Didatangi Polisi Jam 3 Pagi
Berita Terkini
Perkuat Jaringan di...
Perkuat Jaringan di Jatim, XLSMART Perluas 5G Blanket Coverage di 8 Kabupaten/Kota
Orang Kaya Misterius...
Orang Kaya Misterius Membeli Fosil Dinosaurus
5 Rekomendasi Laptop...
5 Rekomendasi Laptop Terbaik untuk Kerja Kantoran di Tahun 2026
Perkuat Pasar Teknologi...
Perkuat Pasar Teknologi Nasional, Bachrum Lubis Siap Pimpin StratLogic.AI Akselerasi Transformasi AI Indonesia
Robot Humanoid Cetak...
Robot Humanoid Cetak Sejarah, Berhasil Melakukan Operasi Jarak Jauh Pertama di Dunia
OnePlus Tersingkir dari...
OnePlus Tersingkir dari AS, Apple dan Samsung Untung Besar
Infografis
China Dilanda Gelombang...
China Dilanda Gelombang PHK dan Gejolak Sosial
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved