Google Resmi Gabungkan Sistem Android dan Chrome OS
Selasa, 15 Juli 2025 - 16:03 WIB
loading...
Google Chrome. FOTO/ CNET
A
A
A
MOBIL TERBARU - Google akan menggabungkan sistem operasi Android dan Chrome OS sebagai langkah strategis untuk bersaing dengan iPad dan menstandardisasi pengalaman pengguna.
BACA JUGA - Kelebihan Browser Safari Sejajar dengan Google Chrome
Sinergi antara Android dan Chrome OS telah lama direncanakan, dengan fitur-fitur seperti mode desktop Android 16 dan overlay Android di Chrome OS untuk mendukung teknologi AI.
Penggabungan ini diharapkan dapat memperkuat ekosistem perangkat Google, sejalan dengan pendekatan Apple dalam menyatukan antarmuka iPadOS dan macOS.
Hal ini dikonfirmasi oleh Presiden ekosistem Android, Sameer Samat, dalam sebuah wawancara dengan Techradar.
Langkah ini dipandang sebagai upaya Google untuk akhirnya memberikan persaingan bagi iPad.
Meskipun Google telah mengembangkan sistem operasi khusus untuk tablet sejak Android Honeycomb 14 tahun yang lalu, pengembangan fitur khusus untuk tablet Android berjalan cukup lambat sehingga Google seolah-olah menganggapnya remeh.
Sinergi antara Android dan Chrome OS telah digarap sejak tahun 2016 dengan Andromeda OS.
Juni lalu, Google mengumumkan bahwa Chrome OS akan dikembangkan dengan overlay Android untuk memfasilitasi berbagai fitur AI yang didukung pada sistem operasi tersebut.
Tahun ini, Android 16 resmi mendukung mode desktop setelah sekian lama dikembangkan secara terpisah oleh produsen seperti Samsung DeX.
Sudah saatnya Android dan Chrome OS digabungkan menjadi satu sistem operasi, mengingat Apple sendiri telah menstandardisasi antarmuka semua sistem operasinya dan iPadOS kini mengadopsi berbagai fitur macOS.
BACA JUGA - Kelebihan Browser Safari Sejajar dengan Google Chrome
Sinergi antara Android dan Chrome OS telah lama direncanakan, dengan fitur-fitur seperti mode desktop Android 16 dan overlay Android di Chrome OS untuk mendukung teknologi AI.
Penggabungan ini diharapkan dapat memperkuat ekosistem perangkat Google, sejalan dengan pendekatan Apple dalam menyatukan antarmuka iPadOS dan macOS.
Hal ini dikonfirmasi oleh Presiden ekosistem Android, Sameer Samat, dalam sebuah wawancara dengan Techradar.
Langkah ini dipandang sebagai upaya Google untuk akhirnya memberikan persaingan bagi iPad.
Meskipun Google telah mengembangkan sistem operasi khusus untuk tablet sejak Android Honeycomb 14 tahun yang lalu, pengembangan fitur khusus untuk tablet Android berjalan cukup lambat sehingga Google seolah-olah menganggapnya remeh.
Sinergi antara Android dan Chrome OS telah digarap sejak tahun 2016 dengan Andromeda OS.
Juni lalu, Google mengumumkan bahwa Chrome OS akan dikembangkan dengan overlay Android untuk memfasilitasi berbagai fitur AI yang didukung pada sistem operasi tersebut.
Tahun ini, Android 16 resmi mendukung mode desktop setelah sekian lama dikembangkan secara terpisah oleh produsen seperti Samsung DeX.
Sudah saatnya Android dan Chrome OS digabungkan menjadi satu sistem operasi, mengingat Apple sendiri telah menstandardisasi antarmuka semua sistem operasinya dan iPadOS kini mengadopsi berbagai fitur macOS.
(wbs)
Lihat Juga :