Struktur Kuno Berukuran 2 Kali Lipat Burj Khalifa Ditemukan di Dasar Samudra Pasifik

Jum'at, 11 Juli 2025 - 10:49 WIB
loading...
Struktur Kuno Berukuran...
Struktur Kuno Berukuran 2 Kali Lipat Burj Khalifa . FOTO/ INDY
A A A
JAKARTA - Anda mungkin berpikir gunung berapi sebesar ini akan sangat sulit untuk diabaikan. Namun, para ilmuwan baru saja menemukan gunung berapi yang telah punah, yang tingginya dua kali lipat dari permata yang menjulang tinggi di mahkota Dubai.

BACA JUGA -Ini Dia Gedung Tertinggi di Arab Saudi, Semuanya Ikonik

Formasi setinggi 5.250 kaki (1.600 meter) ini ditemukan oleh penjelajah laut saat mereka memetakan dasar laut di lepas pantai Guatemala.

Secara teknis, itu adalah gunung laut – fitur geologi bawah laut besar yang biasanya terbentuk dari gunung berapi yang sudah punah, seperti yang dicatat oleh Live Science .


Para peneliti membuat penemuan menarik ini berkat pemetaan sonar multibeam dari Schmidt Ocean Institute

Para ahli menemukan keajaiban yang menjulang tinggi sekitar 7.870 kaki (2.400 m) di bawah permukaan laut selama ekspedisi yang diselenggarakan oleh Schmidt Ocean Institute selama musim panas.

"Gunung bawah laut setinggi lebih dari 1,5 kilometer yang hingga kini tersembunyi di bawah gelombang benar-benar menyoroti betapa banyak hal yang belum kita temukan," kata Jyotika Virmani, direktur eksekutif Schmidt Ocean Institute, dalam sebuah pernyataan .

Fitur berbentuk kerucut ini mencakup luas 5,4 mil persegi (14 kilometer persegi) dan terletak di Samudra Pasifik, di perairan internasional, 97 mil (156 kilometer) dari perairan Guatemala.

Tim tersebut membuat penemuan menarik ini berkat pemetaan sonar multibeam selama penyeberangan enam hari dari Kosta Rika.

Gunung laut berfungsi sebagai habitat berbatu yang penting bagi karang laut dalam, spons, dan invertebrata karena sebagian besar dasar laut Bumi ditutupi oleh sedimen berlumpur yang lepas.

Data satelit menunjukkan ada lebih dari 100.000 gunung laut yang belum dijelajahi yang akan ditemukan melalui pemetaan dasar laut yang sedang berlangsung.

"Peta dasar laut yang lengkap merupakan elemen fundamental untuk memahami lautan kita," ujar Virmani. "Sungguh menyenangkan hidup di era di mana teknologi memungkinkan kita memetakan dan melihat bagian-bagian menakjubkan planet kita untuk pertama kalinya."

Schmidt Ocean Institute bekerja sama dengan proyek Seabed 2030 dan mitra lainnya untuk memetakan seluruh dasar laut pada akhir dekade ini.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Fenomena Titik Dingin...
Fenomena Titik Dingin Atlantik Utara Terdeteksi, Tanda-tanda Bumi Sekarat Kian Nyata
Kuburan Paus Terbesar...
Kuburan Paus Terbesar dalam Sejarah Ditemukan di dasar Samudra Hindia
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
Lithuania Siap Luncurkan...
Lithuania Siap Luncurkan Mobil yang Bisa Berubah Jadi Robot
Audi Nuvolari Spyder...
Audi Nuvolari Spyder versi Konvertibel Akan segera Diluncurkan
Youth ESG Maritime 2026...
Youth ESG Maritime 2026 Dorong Generasi Muda Ciptakan Solusi Nyata bagi Krisis Lingkungan Laut
Rekomendasi
Kronologi Mahasiswa...
Kronologi Mahasiswa Geruduk Budiman Sudjatmiko, Sudaryono dan Nusron Wahid saat Diskusi di UGM
Bek Arab Saudi Abdulelah...
Bek Arab Saudi Abdulelah al-Amri Koyak Gawang Uruguay di Babak Pertama
Hasil Piala Dunia 2026:...
Hasil Piala Dunia 2026: Maxi Araujo Selamatkan Uruguay dari Kejutan Arab Saudi
Berita Terkini
Meta Akui Kesalahan...
Meta Akui Kesalahan dalam Restrukturisasi AI
Mau Traveling Keluarga...
Mau Traveling Keluarga Lebih Menyenangkan? Ikuti 5 Tips ala Tika Nurjanah
Beda Jauh dengan GPS,...
Beda Jauh dengan GPS, Kenapa AirTag dan Smart Tag Sering Telat Update Lokasi?
Di Balik Pemblokiran...
Di Balik Pemblokiran AI Tercanggih Anthropic Fable 5: Berantem dengan Pemerintah AS
Ridho Sadewo Bongkar...
Ridho Sadewo Bongkar 7 Strategi Free Fire yang Bikin Peluang Booyah Lebih Besar
Selebriti Pakai Earphone...
Selebriti Pakai Earphone Kabel, Pasar IEM Chi-Fi Diam-Diam Meledak
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved