Google Diperintahkan Bayar USD314 Juta dalam Gugatan Class Action Data

Minggu, 06 Juli 2025 - 19:33 WIB
loading...
Google Diperintahkan...
Google. FOTO/ CNET
A A A
CALIFORNIA - Hakim California telah memerintahkan Google untuk membayar lebih dari USD314 juta kepada pengguna ponsel pintar Android di negara bagian tersebut atas tuduhan bahwa perusahaan tersebut menyalahgunakan..

BACA JUGA - Google Hapus 18 Fitur di Google Assistant

Reuters melaporkan bahwa juri mendapati Google bertanggung jawab atas pengiriman dan penerimaan data dari perangkat Android bahkan saat tidak digunakan, tanpa izin pengguna - sesuatu yang digambarkan dalam gugatan tersebut sebagai "beban wajib dan tidak dapat dihindari" yang dibebankan pada kepentingan perusahaan.

Putusan tersebut muncul dalam gugatan class action yang diajukan pada tahun 2019 atas nama sekitar 14 juta pengguna Android di California.

Para penggugat menuduh bahwa Google menggunakan data yang dikumpulkan dari ponsel yang tidak aktif untuk tujuan seperti iklan bertarget, yang juga menggunakan data seluler pengguna dengan biaya sendiri.

Juru bicara Google Jose Castaneda mengatakan perusahaan akan mengajukan banding atas putusan tersebut, dengan mengatakan putusan tersebut "salah memahami layanan yang penting bagi keamanan, kinerja, dan keandalan perangkat Android."

Pengacara penggugat Glen Summers mengatakan putusan itu "dengan jelas menetapkan keabsahan klaim ini dan mencerminkan keseriusan pelanggaran Google."

Google berargumen di pengadilan bahwa pengguna memberikan persetujuan mereka melalui ketentuan layanan dan kebijakan privasinya dan tidak ada kerugian yang sebenarnya terjadi.

Reuters juga melaporkan bahwa gugatan federal terpisah dengan klaim serupa untuk pengguna Android di 49 negara bagian AS lainnya dijadwalkan untuk disidangkan pada bulan April 2026.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
OpenAI dan NVIDIA Mengadopsi...
OpenAI dan NVIDIA Mengadopsi Teknologi Watermark AI Google
Google Merombak Bilah...
Google Merombak Bilah Pencariannya setelah 25 Tahun Diperkenalkan
Gara-gara AI Semakin...
Gara-gara AI Semakin Pintar, Matt Lowrie Tinggalkan Google
Google Luncurkan Fitbit...
Google Luncurkan Fitbit Air, Gelang Pintar Rp1,7 Juta yang Tidak Memiliki Layar
Amazon dan Google Didesak...
Amazon dan Google Didesak Dampak Ungkap Lingkungan Terkait Pusat Data
Iran Gempur Pusat Data...
Iran Gempur Pusat Data Amazon dan Oracle, Google dan YouTube Selanjutnya
Buku Saku Digital Well-being...
Buku Saku Digital Well-being Jadi Panduan Orang Tua Awasi Aktivitas Digital Anak
Waymo Ojai, Robotaxi...
Waymo Ojai, Robotaxi Baru Google yang Dikembangkan Bersama Zeekr
Dorong Literasi AI,...
Dorong Literasi AI, Google Indonesia Lantik 2.000 Student Ambassadors
Rekomendasi
Kart.inc Kirim Dua Pembalap...
Kart.inc Kirim Dua Pembalap Indonesia ke Kejuaraan Dunia Gokart Elektrik di Italia
IHSG Dibuka Terpeselet...
IHSG Dibuka Terpeselet ke Zona Merah, Sentuh 5.899 Ditopang Transaksi Rp1,6 Triliun
Gempa M5,4 Guncang Sangihe...
Gempa M5,4 Guncang Sangihe Sulut Pagi Ini, Tidak Berpotensi Tsunami
Berita Terkini
Mengenal Siri AI di...
Mengenal Siri AI di WWDC 2026 dan Apa Saja Fitur Barunya?
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Apa Itu Siri AI Apple...
Apa Itu Siri AI Apple dan Mengapa 1,3 Miliar iPhone Tak Bisa Menjalankannya?
Poco F8 Ultra Kembali...
Poco F8 Ultra Kembali Dijual di Indonesia: HP Gaming Buas dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Amankan Piala Dunia...
Amankan Piala Dunia 2026, AS Kerahkan Sistem Pertahanan Anti-drone
Infografis
Menelusuri Jejak 6 Kartel...
Menelusuri Jejak 6 Kartel Paling Kejam dalam Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved