Membedah Teknologi EHang 216-S, Drone Patrol Otonom di Perayaan HUT Bhayangkara POLRI Ke-79
Sabtu, 05 Juli 2025 - 11:41 WIB
loading...
A
A
A
EHang 216-S adalah kendaraan udara otonom tanpa pilot, berkapasitas dua penumpang. Drone ini mampu menempuh jarak hingga 30 kilometer dalam satu kali pengisian daya, dengan waktu terbang antara 18 hingga 25 menit. Ditenagai 16 motor listrik independen pada delapan lengan, EHang 216-S memungkinkan lepas landas dan pendaratan vertikal yang presisi di area perkotaan yang padat, menjanjikan pengalaman penerbangan yang efisien dan aman. EHang 216-S juga telah dilengkapi sistem cloud Unmanned Aircraft Cloud System (UACS) yang memungkinkan manajemen ruang udara, rencana penerbangan, dan operator secara terpusat untuk operasi yang aman dan efisien.
Sistem navigasi otomatis berbasis AI yang telah lolos berbagai uji coba keselamatan menjadikan EHang 216-S sebagai penanda menuju implementasi transportasi udara yang efisien dan ramah lingkungan di Indonesia. Penggunaan EHang 216-S sebagai armada drone patrol presisi merupakan bagian dari visi jangka panjang Prestige Aviation dalam membangun ekosistem Urban Air Mobility (UAM) yang aman dan efisien, serta mendukung tugas-tugas kepolisian yang semakin kompleks di era modern.
Peran Strategis EHang 216-S: Transformasi Keamanan Udara, Laut, dan Darat
Lebih dari sekadar seremonial, momen HUT Bhayangkara ke-79 ini menjadi refleksi peran strategis POLRI dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan pelayanan publik. EHang 216-S memungkinkan pengawasan udara, laut, dan darat secara real-time dan efisien, mendukung berbagai tugas Kepolisian, meliputi:
Patroli Udara Otomatis: Membantu POLRI menjalankan patroli dan pemantauan udara lebih efektif di wilayah perkotaan, perairan, dan udara. Teknologi ini memungkinkan pengawasan area rawan kejahatan, lokasi bencana, dan kerumunan masyarakat secara real-time tanpa hambatan medan.
Medivac dan Layanan Tanggap Darurat: Berpotensi besar mendukung evakuasi medis udara (medivac) secara efisien dan cepat, khususnya di wilayah sulit dijangkau ambulans darat atau helikopter konvensional. Sifatnya yang otonom memungkinkan respons cepat dan biaya efisien dalam situasi kritis.
Sistem navigasi otomatis berbasis AI yang telah lolos berbagai uji coba keselamatan menjadikan EHang 216-S sebagai penanda menuju implementasi transportasi udara yang efisien dan ramah lingkungan di Indonesia. Penggunaan EHang 216-S sebagai armada drone patrol presisi merupakan bagian dari visi jangka panjang Prestige Aviation dalam membangun ekosistem Urban Air Mobility (UAM) yang aman dan efisien, serta mendukung tugas-tugas kepolisian yang semakin kompleks di era modern.
Peran Strategis EHang 216-S: Transformasi Keamanan Udara, Laut, dan Darat
Lebih dari sekadar seremonial, momen HUT Bhayangkara ke-79 ini menjadi refleksi peran strategis POLRI dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan pelayanan publik. EHang 216-S memungkinkan pengawasan udara, laut, dan darat secara real-time dan efisien, mendukung berbagai tugas Kepolisian, meliputi:
Patroli Udara Otomatis: Membantu POLRI menjalankan patroli dan pemantauan udara lebih efektif di wilayah perkotaan, perairan, dan udara. Teknologi ini memungkinkan pengawasan area rawan kejahatan, lokasi bencana, dan kerumunan masyarakat secara real-time tanpa hambatan medan.
Medivac dan Layanan Tanggap Darurat: Berpotensi besar mendukung evakuasi medis udara (medivac) secara efisien dan cepat, khususnya di wilayah sulit dijangkau ambulans darat atau helikopter konvensional. Sifatnya yang otonom memungkinkan respons cepat dan biaya efisien dalam situasi kritis.
Lihat Juga :