Mesir Temukan Minyak Baru di Gurun Barat
Senin, 16 Juni 2025 - 19:37 WIB
loading...
Mesir Temukan Minyak Baru . FOTO/ DAILY
A
A
A
KAIRO - Perusahaan Minyak Umum Mesir (EGPC) telah menemukan sumber daya minyak baru di ladang Abu Sennan di Gurun Barat, Kementerian Perminyakan dan Sumber Daya Mineral Mesir.
BACA JUGA - Harga Minyak Naik Akibat Turunnya Persediaan Minyak Mentah AS
Seperti dilansir dari Xinhua, hasil uji awal sumur GPR-1X baru menunjukkan potensi yang sangat menjanjikan, dengan perkiraan produksi harian hingga 1.400 barel minyak mentah dan sekitar satu juta kaki kubik gas dari formasi Bahariya, kata kementerian tersebut dalam sebuah pernyataan.
Selain produksi langsung, penemuan ini juga diharapkan dapat menambah dua juta barel cadangan minyak yang dapat dipulihkan ke cadangan minyak Mesir.
Ketua EGPC Mohamed Abdel Majeed mengonfirmasi bahwa sumur tersebut saat ini sedang menjalani pengujian di stasiun produksi.
Ia juga mengatakan ada indikasi positif adanya minyak tambahan di formasi Abu Rawash G dan B, berdasarkan data pencatatan listrik.
Kementerian tersebut mengatakan penemuan tersebut merupakan yang kedua di area matang dalam tiga bulan, menyusul penemuan sebelumnya oleh EGPC pada bulan Maret. Kedua terobosan tersebut dicapai setelah tim EGPC menggunakan teknologi kecerdasan buatan.
Penemuan tersebut menunjukkan bahwa Gurun Barat masih belum sepenuhnya dieksplorasi, dan penggunaan teknologi modern membuka peluang baru yang menjanjikan untuk eksplorasi di area matang, kata kementerian tersebut.
Mesir bermaksud menjadi pusat perdagangan regional untuk minyak dan gas alam cair menyusul beberapa penemuan besar dalam beberapa tahun terakhir, termasuk ladang gas Zohr di Mediterania, yang diperkirakan mengandung 30 triliun kaki kubik gas.
BACA JUGA - Harga Minyak Naik Akibat Turunnya Persediaan Minyak Mentah AS
Seperti dilansir dari Xinhua, hasil uji awal sumur GPR-1X baru menunjukkan potensi yang sangat menjanjikan, dengan perkiraan produksi harian hingga 1.400 barel minyak mentah dan sekitar satu juta kaki kubik gas dari formasi Bahariya, kata kementerian tersebut dalam sebuah pernyataan.
Selain produksi langsung, penemuan ini juga diharapkan dapat menambah dua juta barel cadangan minyak yang dapat dipulihkan ke cadangan minyak Mesir.
Ketua EGPC Mohamed Abdel Majeed mengonfirmasi bahwa sumur tersebut saat ini sedang menjalani pengujian di stasiun produksi.
Ia juga mengatakan ada indikasi positif adanya minyak tambahan di formasi Abu Rawash G dan B, berdasarkan data pencatatan listrik.
Kementerian tersebut mengatakan penemuan tersebut merupakan yang kedua di area matang dalam tiga bulan, menyusul penemuan sebelumnya oleh EGPC pada bulan Maret. Kedua terobosan tersebut dicapai setelah tim EGPC menggunakan teknologi kecerdasan buatan.
Penemuan tersebut menunjukkan bahwa Gurun Barat masih belum sepenuhnya dieksplorasi, dan penggunaan teknologi modern membuka peluang baru yang menjanjikan untuk eksplorasi di area matang, kata kementerian tersebut.
Mesir bermaksud menjadi pusat perdagangan regional untuk minyak dan gas alam cair menyusul beberapa penemuan besar dalam beberapa tahun terakhir, termasuk ladang gas Zohr di Mediterania, yang diperkirakan mengandung 30 triliun kaki kubik gas.
(wbs)
Lihat Juga :