Turis Masuk China Tanpa Izin, Rusak 2 Patung Penjaga Kaisar Qin Shi Huang
Kamis, 05 Juni 2025 - 13:15 WIB
loading...
2 Patung Penjaga Kaisar Qin Shi Huang DIrusak. FOTO/ Daily Mail
A
A
A
BEIJING - Seorang turis pria menerima kritik pedas setelah masuk tanpa izin ke kawasan lindung dan merusak dua patung kuno di situs Terracotta Army di Xi’an , China.
BACA JUGA - Sisa-sisa Kota Kuno Bekas Kerajaan China Pertama Ditemukan
Menurut NewsFlare, The Daily Mail dalam insiden Jumat lalu, pria berusia 30 tahun, yang diidentifikasi hanya sebagai Sun, melompat ke salah satu lubang pameran.
Ia dilaporkan melewati beberapa penghalang keamanan termasuk jeruji besi dan jaring penghalang.
Sun diduga telah turun ke lubang sedalam lebih dari lima meter yang menampung patung-patung tanah liat yang berusia lebih dari 2.000 tahun.
Ia kemudian terlihat menarik beberapa patung, menyebabkan kerusakan signifikan pada sedikitnya dua di antaranya.
Sementara itu, tindakannya berhenti setelah pasukan keamanan tiba dan menahannya serta diberi tahu bahwa Sun menderita masalah kesehatan mental.
Setelah insiden tersebut, polisi sedang melakukan penyelidikan atas insiden tersebut.
Sementara itu, para ahli juga tengah menilai seberapa parah kerusakan dan metode terbaik untuk memulihkan patung-patung yang terdampak.
Menurut media lokal, lubang yang dimasuki Sun itu merupakan bagian dari kompleks besar yang dibangun untuk menjaga makam Kaisar Pertama Tiongkok, Qin Shi Huang.
Namun, pihak museum menginformasikan bahwa meskipun insiden itu menyebabkan insiden yang tidak diinginkan, situs tersebut masih terbuka untuk dikunjungi publik.
Sebagai catatan, situs tersebut berisi ratusan lubang yang diisi lebih dari 8.000 patung termasuk patung prajurit, kuda, kereta perang, pemusik, pemain akrobat, dan pejabat istana.
Ditemukan oleh petani setempat pada tahun 1974 dan diakui sebagai Situs Warisan Dunia oleh Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO) dan merupakan salah satu situs arkeologi terpenting di China.
BACA JUGA - Sisa-sisa Kota Kuno Bekas Kerajaan China Pertama Ditemukan
Menurut NewsFlare, The Daily Mail dalam insiden Jumat lalu, pria berusia 30 tahun, yang diidentifikasi hanya sebagai Sun, melompat ke salah satu lubang pameran.
Ia dilaporkan melewati beberapa penghalang keamanan termasuk jeruji besi dan jaring penghalang.
Sun diduga telah turun ke lubang sedalam lebih dari lima meter yang menampung patung-patung tanah liat yang berusia lebih dari 2.000 tahun.
Ia kemudian terlihat menarik beberapa patung, menyebabkan kerusakan signifikan pada sedikitnya dua di antaranya.
Sementara itu, tindakannya berhenti setelah pasukan keamanan tiba dan menahannya serta diberi tahu bahwa Sun menderita masalah kesehatan mental.
Setelah insiden tersebut, polisi sedang melakukan penyelidikan atas insiden tersebut.
Sementara itu, para ahli juga tengah menilai seberapa parah kerusakan dan metode terbaik untuk memulihkan patung-patung yang terdampak.
Menurut media lokal, lubang yang dimasuki Sun itu merupakan bagian dari kompleks besar yang dibangun untuk menjaga makam Kaisar Pertama Tiongkok, Qin Shi Huang.
Namun, pihak museum menginformasikan bahwa meskipun insiden itu menyebabkan insiden yang tidak diinginkan, situs tersebut masih terbuka untuk dikunjungi publik.
Sebagai catatan, situs tersebut berisi ratusan lubang yang diisi lebih dari 8.000 patung termasuk patung prajurit, kuda, kereta perang, pemusik, pemain akrobat, dan pejabat istana.
Ditemukan oleh petani setempat pada tahun 1974 dan diakui sebagai Situs Warisan Dunia oleh Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO) dan merupakan salah satu situs arkeologi terpenting di China.
(wbs)
Lihat Juga :