Banjir Terbesar dalam Sejarah Dunia Diklaim Ciptakan Laut Mediterania
Kamis, 05 Juni 2025 - 07:10 WIB
loading...
A
A
A
Di atas lapisan garam terdapat sedimen, yang mengandung fosil dari danau-danau dangkal yang terhubung dan berkadar garam rendah yang tersisa setelah sebagian besar air menguap. Lapisan ketiga di atasnya mengandung sedimen laut dalam yang lebih umum.
Penelitian terkini dari tim yang dipimpin ilmuwan dasar laut Malta Aaron Micallef menunjukkan bagaimana batuan yang terpapar banjir besar tersebut mengandung cekungan yang mirip dengan yang ditemukan pada batuan di perbukitan negara bagian Washington di AS, yang juga mengalami banjir besar.
Hipotesis mereka bahwa puing-puing batu dari banjir besar seharusnya ditemukan di puncak bukit terdekat terbukti benar, karena mereka menemukan persis apa yang mereka cari.
"Benar saja, kami menemukan puing-puing batu yang berantakan dan terpelintir hingga seukuran bongkahan batu di sepanjang puncak bukit. Jenis batu tersebut sama dengan yang ditemukan di cekungan dan juga di pedalaman," tulis rekan penulis studi Daniel García-Castellanos dan Paul Carling .
“Untuk memeriksa ulang pekerjaan kami, kami mengembangkan simulasi komputer (atau 'model') tentang bagaimana air banjir mungkin telah melintasi satu bagian Sicily Sill. Simulasi tersebut menunjukkan bahwa aliran banjir memang akan meniru arah perbukitan yang mengalir.”
Penelitian terkini dari tim yang dipimpin ilmuwan dasar laut Malta Aaron Micallef menunjukkan bagaimana batuan yang terpapar banjir besar tersebut mengandung cekungan yang mirip dengan yang ditemukan pada batuan di perbukitan negara bagian Washington di AS, yang juga mengalami banjir besar.
Hipotesis mereka bahwa puing-puing batu dari banjir besar seharusnya ditemukan di puncak bukit terdekat terbukti benar, karena mereka menemukan persis apa yang mereka cari.
"Benar saja, kami menemukan puing-puing batu yang berantakan dan terpelintir hingga seukuran bongkahan batu di sepanjang puncak bukit. Jenis batu tersebut sama dengan yang ditemukan di cekungan dan juga di pedalaman," tulis rekan penulis studi Daniel García-Castellanos dan Paul Carling .
“Untuk memeriksa ulang pekerjaan kami, kami mengembangkan simulasi komputer (atau 'model') tentang bagaimana air banjir mungkin telah melintasi satu bagian Sicily Sill. Simulasi tersebut menunjukkan bahwa aliran banjir memang akan meniru arah perbukitan yang mengalir.”
(wbs)
Lihat Juga :