Ilmuwan Ungkap Keistimewaan Sidik Jari Manusia Purba

Jum'at, 30 Mei 2025 - 15:09 WIB
loading...
Ilmuwan Ungkap Keistimewaan...
Manusia Purba Neanderthal. FOTO/ IFLSCIENCE
A A A
LONDON - Sidik jari itu tertinggal di sebuah batu yang baru-baru ini ditemukan di tempat perlindungan batu San Lázaro di Segovia, Spanyol dan "posisi strategis" dari sidik jari itu menunjukkan bahwa spesies itu mampu membuat karya seni. Para ilmuwan memiliki bukti bahwa daerah ini dulunya dihuni oleh banyak Neanderthal.

BACA JUGA - Lukisan Batu Jadi Bukti Kedekatan Manusia Purba dengan Dinosaurus

Batu tempat sidik jari itu tertinggal 43.000 tahun lalu menyerupai wajah , menurut para ahli, dan karena itu merupakan bukti lebih lanjut bahwa Neanderthal menunjukkan "perilaku simbolis", atau kemampuan untuk memikirkan sesuatu secara abstrak.

Seorang manusia Neanderthal diyakini telah menaruh pigmen merah, mineral oker merah, pada jarinya untuk melukis hidung pada kerikil tersebut. Batu tersebut berukuran panjang sekitar 15 sentimeter (6 inci) dan memiliki sesuatu yang dapat diartikan sebagai lekukan berbentuk alis dan mulut, dengan titik merah yang berfungsi sebagai hidung di tengahnya.

Pemeriksaan mikroskopis pada titik merah tersebut mengungkapkan bahwa itu adalah sidik jari Neanderthal Álvarez-Alonso et al.

"Penemuan ini merupakan bukti sidik jari manusia paling lengkap dan tertua di dunia, yang secara tegas dikaitkan dengan Neanderthal, dan menyoroti penggunaan pigmen tersebut secara sengaja untuk tujuan simbolis," ungkap Dewan Riset Nasional Spanyol (CSIC) dalam sebuah pernyataan yang diterjemahkan.

Studi ini dipublikasikan pada 5 Mei di jurnal Archaeological and Anthropological Sciences dan menjelaskan penemuan batu tersebut pada tahun 2022.

Bukti ilmiah menunjukkan bahwa manusia modern dan Neanderthal saling kawin dan sebagian DNA Neanderthal masih ada pada banyak orang saat ini.

Neanderthal punah sekitar 40.000 tahun yang lalu, dan meskipun kita tidak memiliki jawaban pasti mengapa mereka punah, kombinasi beberapa faktor diyakini secara luas telah berkontribusi terhadap kepunahan mereka.

Faktor-faktor tersebut meliputi persaingan dengan Homo sapiens , perubahan iklim, dan kemungkinan, kawin silang dengan Homo sapiens.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Fenomena Titik Dingin...
Fenomena Titik Dingin Atlantik Utara Terdeteksi, Tanda-tanda Bumi Sekarat Kian Nyata
Kuburan Paus Terbesar...
Kuburan Paus Terbesar dalam Sejarah Ditemukan di dasar Samudra Hindia
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
Lithuania Siap Luncurkan...
Lithuania Siap Luncurkan Mobil yang Bisa Berubah Jadi Robot
Audi Nuvolari Spyder...
Audi Nuvolari Spyder versi Konvertibel Akan segera Diluncurkan
Angkat Pangan dan Nutrisi,...
Angkat Pangan dan Nutrisi, Peneliti Indonesia Masuk Daftar Asian Scientist 100
Rekomendasi
Istana Wapres Sebut...
Istana Wapres Sebut Tidak Ada Kesepakatan soal Tenggat Waktu Realisasikan Tuntutan Mahasiswa
BGN Pastikan Anggaran...
BGN Pastikan Anggaran MBG Dikurangi, Ini Alasannya
Akui Program Pemerintah...
Akui Program Pemerintah Banyak Kekurangan, Wapres Gibran: Kita Perbaiki Bersama
Berita Terkini
Mau Traveling Keluarga...
Mau Traveling Keluarga Lebih Menyenangkan? Ikuti 5 Tips ala Tika Nurjanah
Beda Jauh dengan GPS,...
Beda Jauh dengan GPS, Kenapa AirTag dan Smart Tag Sering Telat Update Lokasi?
Di Balik Pemblokiran...
Di Balik Pemblokiran AI Tercanggih Anthropic Fable 5: Berantem dengan Pemerintah AS
Ridho Sadewo Bongkar...
Ridho Sadewo Bongkar 7 Strategi Free Fire yang Bikin Peluang Booyah Lebih Besar
Selebriti Pakai Earphone...
Selebriti Pakai Earphone Kabel, Pasar IEM Chi-Fi Diam-Diam Meledak
Begini Cara kerja AirTag...
Begini Cara kerja AirTag dan SmartTag, Pelacak Bluetooth Murah untuk Android dan iPhone
Infografis
10 Momen Kekhilafan...
10 Momen Kekhilafan Terburuk dalam Sejarah Manusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved