Ilmuwan Ungkap Keistimewaan Sidik Jari Manusia Purba
Jum'at, 30 Mei 2025 - 15:09 WIB
loading...
A
A
A
"Penemuan ini merupakan bukti sidik jari manusia paling lengkap dan tertua di dunia, yang secara tegas dikaitkan dengan Neanderthal, dan menyoroti penggunaan pigmen tersebut secara sengaja untuk tujuan simbolis," ungkap Dewan Riset Nasional Spanyol (CSIC) dalam sebuah pernyataan yang diterjemahkan.
Studi ini dipublikasikan pada 5 Mei di jurnal Archaeological and Anthropological Sciences dan menjelaskan penemuan batu tersebut pada tahun 2022.
Bukti ilmiah menunjukkan bahwa manusia modern dan Neanderthal saling kawin dan sebagian DNA Neanderthal masih ada pada banyak orang saat ini.
Neanderthal punah sekitar 40.000 tahun yang lalu, dan meskipun kita tidak memiliki jawaban pasti mengapa mereka punah, kombinasi beberapa faktor diyakini secara luas telah berkontribusi terhadap kepunahan mereka.
Faktor-faktor tersebut meliputi persaingan dengan Homo sapiens , perubahan iklim, dan kemungkinan, kawin silang dengan Homo sapiens.
Studi ini dipublikasikan pada 5 Mei di jurnal Archaeological and Anthropological Sciences dan menjelaskan penemuan batu tersebut pada tahun 2022.
Bukti ilmiah menunjukkan bahwa manusia modern dan Neanderthal saling kawin dan sebagian DNA Neanderthal masih ada pada banyak orang saat ini.
Neanderthal punah sekitar 40.000 tahun yang lalu, dan meskipun kita tidak memiliki jawaban pasti mengapa mereka punah, kombinasi beberapa faktor diyakini secara luas telah berkontribusi terhadap kepunahan mereka.
Faktor-faktor tersebut meliputi persaingan dengan Homo sapiens , perubahan iklim, dan kemungkinan, kawin silang dengan Homo sapiens.
(wbs)
Lihat Juga :