Membuat Video AI hanya Cukup 5 Detik, Ini Rahasianya
Selasa, 27 Mei 2025 - 15:34 WIB
loading...
Kecerdasan buatan. FOTO/ DAILY
A
A
A
BEIJING - Bukan rahasia lagi bahwa perusahaan teknologi terkemuka dunia telah gagal memenuhi target mereka untuk operasi yang lebih berkelanjutan selama dua tahun terakhir sejak menawarkan berbagai layanan kecerdasan buatan (AI) generatif.
BACA JUGA - Peran Kecerdasan Buatan dalam Transformasi Digital
Penggunaan AI generatif semakin membebani lingkungan karena membutuhkan listrik dan air pendingin dalam jumlah besar, namun perusahaan teknologi besar masih gagal memenuhi target keberlanjutan.
Menurut laporan MIT Technology Review, membuat video AI berdurasi 5 detik dapat menggunakan energi sebesar 3,4 juta joule, setara dengan menggunakan microwave selama lebih dari satu jam atau mengendarai sepeda listrik sejauh 61 km.
Laporan tersebut juga mengungkap bahwa tidak ada transparansi dari perusahaan AI mengenai penggunaan energi aktual, dan semua perkiraan didasarkan pada tebakan akurat, bukan data resmi.
Bukan rahasia lagi bahwa tidak hanya mengonsumsi banyak listrik tetapi juga membutuhkan banyak air untuk sistem pendingin.
Dengan meningkatnya popularitas AI generatif, MIT Technology Review menerbitkan laporan yang menyatakan bahwa membuat video berdurasi 5 detik menggunakan AI generatif menggunakan daya yang sama dengan menjalankan oven microwave selama lebih dari satu jam.
Hal ini berdasarkan penggunaan AI generatif Code Carbon yang diperkirakan menggunakan 3,4 juta joule untuk menghasilkan video berdurasi 5 detik pada 30 bingkai per detik.
Ini juga setara dengan energi yang digunakan untuk mendorong sepeda listrik sejauh 61 kilometer.
Penggunaan kekuatan AI generatif untuk menghasilkan video akan terus meningkat dengan resolusi dan kecepatan bingkai yang lebih tinggi di masa mendatang.
Dalam artikel yang sama, mengajukan 15 pertanyaan kepada chatbot, menghasilkan 10 gambar dengan AI generatif, dan menghasilkan 3 video berdurasi 5 detik diperkirakan menggunakan listrik sebesar 2,9 kWh, setara dengan menjalankan oven microwave terus-menerus selama 3,5 jam.
Yang meresahkan tentang laporan ini adalah semua perhitungan didasarkan pada tebakan yang matang dan bukan angka aktual, karena perusahaan AI tidak membagikan jumlah listrik yang digunakan oleh setiap model yang ditawarkan kepada pelanggan.
BACA JUGA - Peran Kecerdasan Buatan dalam Transformasi Digital
Penggunaan AI generatif semakin membebani lingkungan karena membutuhkan listrik dan air pendingin dalam jumlah besar, namun perusahaan teknologi besar masih gagal memenuhi target keberlanjutan.
Menurut laporan MIT Technology Review, membuat video AI berdurasi 5 detik dapat menggunakan energi sebesar 3,4 juta joule, setara dengan menggunakan microwave selama lebih dari satu jam atau mengendarai sepeda listrik sejauh 61 km.
Laporan tersebut juga mengungkap bahwa tidak ada transparansi dari perusahaan AI mengenai penggunaan energi aktual, dan semua perkiraan didasarkan pada tebakan akurat, bukan data resmi.
Bukan rahasia lagi bahwa tidak hanya mengonsumsi banyak listrik tetapi juga membutuhkan banyak air untuk sistem pendingin.
Dengan meningkatnya popularitas AI generatif, MIT Technology Review menerbitkan laporan yang menyatakan bahwa membuat video berdurasi 5 detik menggunakan AI generatif menggunakan daya yang sama dengan menjalankan oven microwave selama lebih dari satu jam.
Hal ini berdasarkan penggunaan AI generatif Code Carbon yang diperkirakan menggunakan 3,4 juta joule untuk menghasilkan video berdurasi 5 detik pada 30 bingkai per detik.
Ini juga setara dengan energi yang digunakan untuk mendorong sepeda listrik sejauh 61 kilometer.
Penggunaan kekuatan AI generatif untuk menghasilkan video akan terus meningkat dengan resolusi dan kecepatan bingkai yang lebih tinggi di masa mendatang.
Dalam artikel yang sama, mengajukan 15 pertanyaan kepada chatbot, menghasilkan 10 gambar dengan AI generatif, dan menghasilkan 3 video berdurasi 5 detik diperkirakan menggunakan listrik sebesar 2,9 kWh, setara dengan menjalankan oven microwave terus-menerus selama 3,5 jam.
Yang meresahkan tentang laporan ini adalah semua perhitungan didasarkan pada tebakan yang matang dan bukan angka aktual, karena perusahaan AI tidak membagikan jumlah listrik yang digunakan oleh setiap model yang ditawarkan kepada pelanggan.
(wbs)
Lihat Juga :