Proyek Rudal Golden Dome Akan Mengganggu Keseimbangan Bumi
Selasa, 27 Mei 2025 - 09:04 WIB
loading...
Keseimbangan Bumi akan terganggu oleh proyek rudal Golden Dome. FOTO/ IFL Science
A
A
A
LONDON - Baru-baru ini, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan proyek pertahanan rudal baru yang dikenal sebagai Golden Dome (Kubah Emas) untuk Amerika, yang bertujuan untuk melindungi Amerika Serikat (AS) dari serangan eksternal termasuk dari luar angkasa.
BACA JUGA - Sistem Rudal Suriah Tembak Jatuh Rudal-rudal Israel di Langit Damaskus
Trump mengatakan sistem pertahanan berlapis itu akan menggunakan teknologi terkini yang meliputi darat, laut, dan luar angkasa. Ini akan menjadi sistem pertama yang menempatkan senjata AS di luar angkasa.
Menurut Trump, sistem tersebut mampu mendeteksi dan mencegat rudal dari mana saja di dunia, termasuk jika diluncurkan dari luar angkasa, tetapi ia ingin sistem tersebut siap sebelum akhir masa jabatannya.
Golden Dome menggabungkan kemampuan deteksi dini, intersepsi selama peluncuran, di tengah penerbangan, dan saat-saat terakhir sebelum rudal mencapai targetnya.
Jenderal Gregory Guillot dari Komando Utara AS mengatakan sistem tersebut akan melibatkan tiga lapisan: satu untuk mendeteksi ancaman, satu untuk menangkis ICBM (rudal balistik antarbenua), dan satu lagi untuk rudal jelajah dan ancaman udara.
Pakar pertahanan, pensiunan Jenderal Frank McKenzie, menekankan bahwa waktu terbaik untuk mencegat rudal adalah segera setelah diluncurkan dan ini hanya dapat dilakukan dengan sistem berbasis luar angkasa.
BACA JUGA - Sistem Rudal Suriah Tembak Jatuh Rudal-rudal Israel di Langit Damaskus
Trump mengatakan sistem pertahanan berlapis itu akan menggunakan teknologi terkini yang meliputi darat, laut, dan luar angkasa. Ini akan menjadi sistem pertama yang menempatkan senjata AS di luar angkasa.
Menurut Trump, sistem tersebut mampu mendeteksi dan mencegat rudal dari mana saja di dunia, termasuk jika diluncurkan dari luar angkasa, tetapi ia ingin sistem tersebut siap sebelum akhir masa jabatannya.
Golden Dome menggabungkan kemampuan deteksi dini, intersepsi selama peluncuran, di tengah penerbangan, dan saat-saat terakhir sebelum rudal mencapai targetnya.
Jenderal Gregory Guillot dari Komando Utara AS mengatakan sistem tersebut akan melibatkan tiga lapisan: satu untuk mendeteksi ancaman, satu untuk menangkis ICBM (rudal balistik antarbenua), dan satu lagi untuk rudal jelajah dan ancaman udara.
Pakar pertahanan, pensiunan Jenderal Frank McKenzie, menekankan bahwa waktu terbaik untuk mencegat rudal adalah segera setelah diluncurkan dan ini hanya dapat dilakukan dengan sistem berbasis luar angkasa.
Lihat Juga :