Microsoft Tegaskan Tidak Ada Bukti Israel Gunakan Teknologinya untuk Serang Gaza

Minggu, 18 Mei 2025 - 09:02 WIB
loading...
Microsoft Tegaskan Tidak...
Microsoft. FOTO/ CNET
A A A
JERUSALEM - Microsoft menegaskan tidak menemukan bukti teknologi Azure dan kecerdasan buatan (AI) miliknya digunakan oleh Israel untuk menyerang warga Gaza.

BACA JUGA - Genosida Israel di Gaza, Euro-Med: 110.000 Warga Gaza Tewas, Hilang dan Terluka

Pernyataan itu muncul setelah kritik terhadap kontrak Microsoft senilai $133 juta dengan Israel, serta laporan tentang peningkatan signifikan penggunaan Azure dan AI oleh Israel setelah serangan Hamas pada Oktober 2023.

Beberapa karyawan Microsoft dan Google dipecat karena memprotes penggunaan teknologi mereka oleh Israel, yang dikaitkan dengan tindakan terhadap warga Palestina.

Pernyataan itu muncul setelah Microsoft dikritik karena memiliki kontrak untuk menawarkan layanan cloud-nya kepada Israel senilai USD133 juta.

Microsoft melakukan penyelidikan dengan mewawancarai karyawan dan meninjau dokumen yang relevan.

Namun, perusahaan eksternal mana yang ditunjuk untuk melakukan penyelidikan tidak dibagikan oleh Microsoft.

Microsoft dikecam setelah laporan AP menemukan Israel meningkatkan penggunaan layanan Azure dan AI Microsoft setelah serangan Hamas pada 7 Oktober 2023.

Laporan yang sama menemukan penggunaan meningkat hampir 200 kali lipat dari biasanya, menghabiskan ruang penyimpanan sebesar 13,6 petabyte.

Bukan rahasia lagi Israel menggunakan kecerdasan buatan untuk memantau pergerakan dan komunikasi warga Palestina dengan dalih "keamanan".

Tidak ada kecaman dari negara Barat saat Israel melakukannya, sementara China dituduh melanggar hak asasi manusia karena melakukan hal yang sama.

Sejumlah karyawan Microsoft dipecat karena secara terbuka memprotes penggunaan teknologi Microsoft oleh Israel untuk melakukan genosida di Gaza.

Selain Microsoft, Google juga memecat puluhan karyawan yang menentang penggunaan teknologi Project Nimbus oleh Israel tahun lalu.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Microsoft Klaim Chip...
Microsoft Klaim Chip Kuantum Baru 1.000 Kali Lebih Stabil
AS Kenalkan Mikroskop...
AS Kenalkan Mikroskop dengan Resolusi Detail hingga yang Terkecil
Alasan AS Hidupkan Kembali...
Alasan AS Hidupkan Kembali Pesawat Pembom Supersonik B-1B Lancer
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
Rekomendasi
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
PPM sebagai Solusi Ketahanan...
PPM sebagai Solusi Ketahanan Nasional di Bawah Naungan Bacadnas
Warga Rawa Buaya Bersyukur...
Warga Rawa Buaya Bersyukur Terima Bantuan Kursi Roda dari Dina Masyusin dan Dinsos
Berita Terkini
Kedaulatan Digital Jadi...
Kedaulatan Digital Jadi Sorotan, Solusi AI Terintegrasi Siap Percepat Transformasi Industri
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Intel dan Nvidia Memulai...
Intel dan Nvidia Memulai Pertempuran Global Baru
Game Paling Ditunggu...
Game Paling Ditunggu Sedunia GTA 6 Akhirnya bisa Dipesan, Harganya Rp1,4 Juta
SpaceX: IPO Terbesar...
SpaceX: IPO Terbesar Sejarah, Eforia Tercepat yang Menguap
LG Pasang Taruhan Besar:...
LG Pasang Taruhan Besar: AI Jadi Jantung Seisi Rumah
Infografis
Amnesty Internasional...
Amnesty Internasional Tegaskan Israel Lakukan Genosida di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved