Kontroversi Worldcoin: Antara Janji Utopis dan Ancaman Privasi di Era Digital

Senin, 05 Mei 2025 - 13:40 WIB
loading...
Kontroversi Worldcoin:...
Bukan sekadar mata uang kripto biasa, Worldcoin hadir dengan janji revolusioner untuk mendistribusikan token kripto bernama WLD. Foto: ist
A A A
JAKARTA - Di tengah hiruk pikuk inovasi teknologi, muncul sebuah proyek ambisius yang digagas oleh otak di balik OpenAI, Sam Altman: Worldcoin.

Bukan sekadar mata uang kripto biasa, Worldcoin hadir dengan janji revolusioner untuk mendistribusikan token kripto bernama WLD, kepada setiap individu sebagai pengakuan atas keunikan kemanusiaan mereka.

Lebih jauh, proyek ini bertujuan ganda: menjadi sistem pendapatan dasar universal global dan mekanisme otentikasi untuk membedakan manusia dari robot di era kecerdasan buatan yang kian merajalela.

Bola Biometrik Orb

Inti dari operasi Worldcoin terletak pada perangkat futuristik berbentuk bola yang disebut Orb.

Alat biometrik ini bertugas memindai iris mata individu sebagai imbalan atas token WLD, sebuah pertukaran yang menimbulkan pertanyaan mendasar: berapa harga privasi kita? Sejak fase beta, proyek ini telah menarik perhatian 2 juta pengguna, dan dengan peluncuran resminya pada Juli 2023, Worldcoin memperluas operasi "orbing" ke 35 kota di 20 negara.

Bagi mereka yang mendaftar di negara-negara tertentu, insentif berupa token WLD menjadi daya tarik utama.

Sam Altman dan salah satu pendiri, Alex Blania, dalam pengumuman peluncurannya menyatakan bahwa Worldcoin adalah "upaya penyelarasan skala global, perjalanannya akan menantang dan hasilnya tidak pasti."

Namun, di balik visi utopis ini, bayang-bayang kritik dari para ahli teknologi atas potensi risiko privasi tak terhindarkan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Elon Musk vs Sam Altman:...
Elon Musk vs Sam Altman: Dari Rekan Jadi Lawan, Kini Berujung Gugatan Triliunan Rupiah
Babak Belur Dihantam...
Babak Belur Dihantam Kritik Global: Insiden Bocornya Rahasia Triliunan Rupiah Paksa IGRS Dievaluasi Total
Komdigi Hentikan Sementara...
Komdigi Hentikan Sementara IGRS, Siap Lakukan Evaluasi
Komdigi Tindak 4,1 Juta...
Komdigi Tindak 4,1 Juta Konten Negatif, AVISI Dorong Penguatan Perang Melawan Pembajakan Digital
Komdigi Suruh TikTok...
Komdigi Suruh TikTok Hapus 780 Ribu Akun Anak, Platform Lain Siap-siap!
Rumah Bos OpenAI Sam...
Rumah Bos OpenAI Sam Altman Dilempar Bom Molotov, Ini Akar Masalahnya
64 PSE Sudah Lapor ke...
64 PSE Sudah Lapor ke Komdigi, Nurul Arifin Berharap Angkanya Terus Meningkat
Buku Saku Digital Well-being...
Buku Saku Digital Well-being Jadi Panduan Orang Tua Awasi Aktivitas Digital Anak
Komdigi Sebut Registrasi...
Komdigi Sebut Registrasi SIM Card Berbasis Biometrik Sederhana dan Cepat, Begini Prosesnya
Rekomendasi
Mengapa Seres E5 Plus...
Mengapa Seres E5 Plus Jadi Ancaman Baru di Kelas SUV PHEV 7-Seater Indonesia?
Ruben Onsu Tegur Keras...
Ruben Onsu Tegur Keras Giorgio: Jangan Buat Kesan Seolah Ayahnya Sudah Tidak Ada
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
Berita Terkini
Mengenal Siri AI di...
Mengenal Siri AI di WWDC 2026 dan Apa Saja Fitur Barunya?
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Apa Itu Siri AI Apple...
Apa Itu Siri AI Apple dan Mengapa 1,3 Miliar iPhone Tak Bisa Menjalankannya?
Poco F8 Ultra Kembali...
Poco F8 Ultra Kembali Dijual di Indonesia: HP Gaming Buas dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Amankan Piala Dunia...
Amankan Piala Dunia 2026, AS Kerahkan Sistem Pertahanan Anti-drone
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved