Israel Dikepung Badai Pasir, Langit Jerusalem Berubah Merah Darah
Jum'at, 02 Mei 2025 - 13:21 WIB
loading...
A
A
A
Sebelumnya, ahli meteorologi Lior Sudri mengatakan bahwa ia telah memperingatkan tentang cuaca buruk di Israel selatan.
“Pada siang hari, angin kencang akan bertiup, kabut asap tebal diperkirakan terjadi, dan badai pasir akan terjadi di Israel selatan.
“Puncak gelombang panas diperkirakan terjadi sore ini (Selasa) dengan suhu antara 36 dan 38 derajat Celsius,” katanya.
Menyusul kondisi cuaca ekstrem, pemerintah Israel telah memutuskan untuk membatalkan perayaan resmi Hari Kemerdekaannya yang ke-77.
Akibat dari badai pasir ini, jarak pandang menjadi minim. Orang-orang yang sudah berada di jalan, memilih untuk meninggalkan mobil mereka di jalanan dan mencari perlindungan. Masyarakat pun dihimbau untuk tidak keluar rumah karena bisa membahayakan keselamatan mereka.
Selain badai pasir besar, Israel juga terus berusaha untuk menjinakkan kobaran api yang melahap sebagian besar hutannya. Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu bahkan meminta bantuan dunia internasional untuk mengatasinya meskipun telah mengerahkan ratusan orang yang tergabung dalam tim pemadam kebakaran Israel.
“Pada siang hari, angin kencang akan bertiup, kabut asap tebal diperkirakan terjadi, dan badai pasir akan terjadi di Israel selatan.
“Puncak gelombang panas diperkirakan terjadi sore ini (Selasa) dengan suhu antara 36 dan 38 derajat Celsius,” katanya.
Menyusul kondisi cuaca ekstrem, pemerintah Israel telah memutuskan untuk membatalkan perayaan resmi Hari Kemerdekaannya yang ke-77.
Akibat dari badai pasir ini, jarak pandang menjadi minim. Orang-orang yang sudah berada di jalan, memilih untuk meninggalkan mobil mereka di jalanan dan mencari perlindungan. Masyarakat pun dihimbau untuk tidak keluar rumah karena bisa membahayakan keselamatan mereka.
Selain badai pasir besar, Israel juga terus berusaha untuk menjinakkan kobaran api yang melahap sebagian besar hutannya. Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu bahkan meminta bantuan dunia internasional untuk mengatasinya meskipun telah mengerahkan ratusan orang yang tergabung dalam tim pemadam kebakaran Israel.
Lihat Juga :