Barang Elektronik Tak Akan Bebas dari Tarif Impor Trump, Ini Alasannya

Senin, 14 April 2025 - 10:29 WIB
loading...
Barang Elektronik Tak...
Barang Elektronik Tak Akan Bebas dari Tarif Impor Trump,. FOTO/ CNET
A A A
NEW YORK - Perwakilan Dagang Amerika Serikat J amieson Greer menyatakan bahwa barang elektronik yang dikecualikan dari tarif pembalasan Presiden Donald Trump akan tetap dikenakan tarif tetapi dalam kategori yang berbeda.

BACA JUGA - Trump Melunak, Tunda Tarif Impor 25% ke Meksiko

Barang elektronik yang dikecualikan dari tarif Trump akan tetap dikenakan tarif lain di bawah kategori keamanan nasional setelah peninjauan lebih lanjut.

Presiden Trump mengumumkan tarif dasar 10% pada semua negara mulai tanggal 5 April, dan segera menaikkan tarif pada China menjadi 125%.

China menanggapi dengan menaikkan tarif impor dari AS hingga 84%, yang meningkatkan konflik perdagangan antara kedua negara adidaya tersebut.

Menurut Reuters, yang mengutip wawancara Greer pada program Face the Nation di CBS, ia mengatakan bahwa produk tersebut akan dikenakan tarif keamanan nasional.

Ia mengatakan produk tersebut memerlukan studi lebih lanjut sebelum tarif diberlakukan. Ini mencakup penelitian tentang produk farmasi, semikonduktor, logam dan sebagainya.

Dalam wawancara tersebut, Greer mengatakan bahwa saat ini tidak ada rencana bagi Presiden Trump untuk menghubungi Presiden Cina Xi Jinping.

Awal bulan ini, Trump mengumumkan pada apa yang disebutnya "Hari Pembebasan" bahwa ia akan mengenakan tarif dasar sebesar 10 persen pada semua negara mulai tanggal 5 April, dengan tarif tambahan untuk negara-negara seperti China dan Uni Eropa (UE) yang memiliki surplus perdagangan besar dengan AS mulai hari Rabu.

Pada tanggal 9 April, Trump menurunkan tarif baru pada impor dari sebagian besar mitra dagang AS menjadi 10 persen selama 90 hari untuk memungkinkan negosiasi perdagangan dengan mitra dagangnya.

Trump mengumumkan jeda tersebut beberapa jam setelah barang-barang dari hampir 90 negara dikenakan tarif timbal balik yang lebih ketat oleh AS.

Akan tetapi, terlepas dari perkembangan terakhir, Trump tetap mengenakan tarif lebih banyak terhadap China dalam apa yang kini menjadi konfrontasi skala penuh antara dua ekonomi terbesar dunia.

Presiden AS menaikkan tarif impor dari China hingga 125 persen "berlaku segera".

Beberapa jam sebelumnya, Trump telah menaikkan tarif barang-barang dari China menjadi 104 persen.
China kemudian menanggapi dengan meningkatkan tarif impor dari AS hingga 84 persen.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
AS Berencana Pasang...
AS Berencana Pasang Senjata Nuklir untuk Pesawat Pembom B-1B Lancer
Donald Trump Minta Pentagon...
Donald Trump Minta Pentagon Buka Semua Data Soal UFO dan Alien
Alasan AS Hidupkan Kembali...
Alasan AS Hidupkan Kembali Pesawat Pembom Supersonik B-1B Lancer
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Pemimpin Oposisi Zionis:...
Pemimpin Oposisi Zionis: Kesepakatan Damai AS-Iran Berarti Tak Satu Pun Tujuan Perang Israel Tercapai
Uni Emirat Arab Bayar...
Uni Emirat Arab Bayar Iran Rp355,5 Triliun agar Berhenti Menyerang
Rekomendasi
Digitalisasi Data, Penerima...
Digitalisasi Data, Penerima Bansos Diverifikasi lewat Pengenalan Wajah
Baskara Putra Raih Penghargaan...
Baskara Putra Raih Penghargaan Musik Bergengsi di Jepang Lewat Lagu 'everything u are'
BNPB: Bencana Banjir...
BNPB: Bencana Banjir hingga Karhutla Melanda 4 Daerah
Berita Terkini
Superkomputer Prediksi...
Superkomputer Prediksi 4 Pesepak Bola yang Bersinar di Piala Dunia 2026
Fenomena Titik Dingin...
Fenomena Titik Dingin Atlantik Utara Terdeteksi, Tanda-tanda Bumi Sekarat Kian Nyata
Eropa Wajibkan Pelabelan...
Eropa Wajibkan Pelabelan Konten yang Dihasilkan AI
Adu Otak Bukan Otot:...
Adu Otak Bukan Otot: Lus Figo dan Ambisi Baru Game Mobile di Indonesia
Revolusi AI di Layar...
Revolusi AI di Layar Kaca: TV Premium LG 2026 Mengerti Logat Indonesia
Dari Bangkrut Saat Krisis...
Dari Bangkrut Saat Krisis 2008, MrBeast Kini Pimpin 1.000 Karyawan dan 500 Juta Pengikut
Infografis
Smartphone dan Komputer...
Smartphone dan Komputer akan Bebas dari Tarif Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved