Vertical Aerospace Kembangkan Pesawat Tanpa Emisi Berteknologi Formula 1

Sabtu, 05 September 2020 - 11:15 WIB
loading...
A A A
VA-1X adalah penerus spiritual dari desain perusahaan sebelumnya yang dijuluki Seraph. Seraph merupakan multicopter dengan dua belas pasang bilah.

Meskipun prinsip dasarnya berbeda, VA-1X telah dirancang dengan pengalaman dan prinsip berbeda yang diperoleh dari pengembangan Seraph. Baterai dan kontrol penerbangan juga dibuat lebih elegan dan mudah dikontrol. (Baca juga: Memanas, Rusia Bakal Gelar Latihan di Laut Mediterania)

Perancang pesawat VA-1X mengatakan bahwa pesawat itu akan menjadi pesawat bersayap electric vertical take off and landing (eVTOL) pertama yang disertifikasi. Modifikasi baterai, sistem elektrik, dan badan pesawat menjadi faktor penentu kesuksesannya.

“Teknologi eVTOL akan merevolusi perjalanan, menggabungkan antara keselamatan maskapai penerbangan komersial dari pengaruh lingkungan dan keuntungan biaya menggunakan pesawat elektrik,” kata CEO Vertical Aerospace Michael Cervenka, dikutip Daily Mail.

Pengembangan dan pembuatan VA-1X terus dikejar dan diproyeksikan akan dilakukan uji terbang pada tahun ini. Jika seluruh rangkaian dan sistem sudah layak terbang, seperti yang telah direkomendasikan oleh Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO), perusahaan berharap dapat memulai penerbangan komersial tahun 2024.

“Dengan peluncuran VA-1X, kami bangga membawa eVTOL selangkah lebih dekat ke adopsi pasar massal dan mendukung era penerbangan berikutnya,” ujar Cervenka.

Di Vertical Aerospace, ungkap Cervenka, ia percaya bahwa setiap orang harus dapat dengan cepat menjangkau dari wilayah A ke B tanpa mengorbankan planet ini (tanpa emisi). Dengan VA-1X, visi ini akan mulai terwujud dalam waktu kurang dari lima tahun. (Baca juga: 5 Camilan Malam yang Enak, juga Menyehatkan)

Saat ini, Vertical Aerospace sedang mencari investasi eksternal. Dana yang dibutuhkan sekitar GBP 150 juta untuk membawa VA-1X ke realitas komersial.

Vertical Aerospace bekerja sama dengan Honeywell, perusahaan kedirgantaraan Amerika Serikat, yang akan mengembangkan sistem kontrol. Desain pesawat menggunakan teknologi yang dikembangkan untuk balap Formula 1, termasuk penggunaan bahan komposit ringan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
Melihat Lebih Dekat...
Melihat Lebih Dekat Fasilitas Penyimpanan Limbah Nuklir Pertama di Dunia
Penemuan Mengejutkan...
Penemuan Mengejutkan dari Mumi Oezti Berusia 5.000 Tahun Dibeberkan
Spesies Hewan Abadi...
Spesies Hewan Abadi Ditemukan di Dasar Laut
Google Berniat Lepaskan...
Google Berniat Lepaskan 32 Juta Nyamuk Jantan Steril di AS
China Melakukan Penelitian...
China Melakukan Penelitian Reproduksi Manusia di Luar Angkasa
Teknologi Fungisida...
Teknologi Fungisida Baru Syngenta Dukung Target Swasembada Beras
EV dan SPKLU, Infrastruktur...
EV dan SPKLU, Infrastruktur Penting untuk Mendukung Mobilitas Rendah Emisi
Angkat Pangan dan Nutrisi,...
Angkat Pangan dan Nutrisi, Peneliti Indonesia Masuk Daftar Asian Scientist 100
Rekomendasi
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
Keanu Agl Diperiksa...
Keanu Agl Diperiksa Terkait Kasus Hanania Group, Bantah Terima Uang Miliaran Rupiah
Ribuan Masyarakat Antusias...
Ribuan Masyarakat Antusias Ikuti Breakfast Jakarta Bersih di Kemendikdasmen
Berita Terkini
Meta Akui Chatbot AI...
Meta Akui Chatbot AI Menyebabkan Ribuan Akun Instagram Diretas
Hadirkan Panggung Hiburan...
Hadirkan Panggung Hiburan dan Aksi Sosial, Truk SnackVideo 2026 Keliling Berbagai Daerah
BRIN Teliti Rafflesia...
BRIN Teliti Rafflesia Anambas yang Viral, Bunga Langka Jenis Baru?
RTX 5070Ti, OLED, dan...
RTX 5070Ti, OLED, dan Bola Sepak: Laptop Piala Dunia Buatan Lenovo Ini Harganya Rp62 Juta
Helikopter S-300 Tak...
Helikopter S-300 Tak Berawak Jadi Senjata Anti-kapal Selam
X Luncurkan Fitur Reaksi...
X Luncurkan Fitur Reaksi Video untuk Pengguna iOS
Infografis
Tanpa Italia, Ini Daftar...
Tanpa Italia, Ini Daftar Lengkap 48 Negara Kontestan Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved