Vertical Aerospace Kembangkan Pesawat Tanpa Emisi Berteknologi Formula 1

Sabtu, 05 September 2020 - 11:15 WIB
loading...
Vertical Aerospace Kembangkan...
Foto/VerticalAerospace.com
A A A
VERTICAL Aerospace telah mengembangkan pesawat zero emisi untuk menjaga kualitas udara di bumi. Dengan teknologi Formula 1, pesawat tersebut dapat bergerak dari titik A ke titik B dengan cepat dan tanpa landasan yang luas sekalipun.

Perkembangan teknologi yang semakin cepat dalam berbagai bidang menuntut setiap ahli teknologi untuk menciptakan inovasi terbaru yang memudahkan penggunanya. Perkembangan teknologi bukan hanya untuk kepentingan pribadi, melainkan khalayak ramai.

Salah satu teknologi yang berkembang pesat adalah teknologi transportasi. Banyaknya jenis transportasi mulai dari darat, laut, dan udara ternyata berpengaruh besar dalam pemanasan global. Ini diakibatkan oleh emisi atau gas buang dari transportasi di seluruh dunia. (Baca: Usai Diperika oleh Dewan Pengawas KPK, Firli Bahuri Memilih Bungkam)

Untuk mengurangi kadar buang emisi yang dari alat transportasi, berbagai perusahaan automotif, khususnya motor dan mobil mulai beralih pada teknologi ramah lingkungan tanpa gas buang alias motor listrik. Motor dan mobil elektrik ini mulai diminati di pasaran. Namun, bagaimana dengan pesawat?

Sejauh ini, belum ada pesawat komersial yang menggunakan sumber daya baterai sebagai penggerak mesin dan elektronik pendukungnya. Pesawat komersial masih menggunakan minyak hasil bumi.

Kali ini, Perusahaan Vertical Aerospace yang bermarkas di Bristol, Inggris, telah mengembangkan pesawat bertenaga Baterai lithium-ion. Karena jumlah penumpang yang terbatas, yakni empat orang, pesawat ini dikenal dengan nama taksi terbang.

Vertical Aerospace Kembangkan Pesawat Tanpa Emisi Berteknologi Formula 1


Perusahaan itu telah meresmikan taksi terbang bebas emisi yang diklaim dapat menerbangkan penumpang dari London ke Brighton hanya dalam waktu 30 menit. Kecepatan jelajah tertinggi berada di sekitar 241 km/jam dengan jangkauan maksimum sekitar 161 km.

Perusahaan Vertical Aerospace memberi nama ‘VA-1X’ untuk penerbangan tanpa emisi. VA-1X menggunakan teknologi Formula 1 untuk mendorong kecepatannya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
Melihat Lebih Dekat...
Melihat Lebih Dekat Fasilitas Penyimpanan Limbah Nuklir Pertama di Dunia
Penemuan Mengejutkan...
Penemuan Mengejutkan dari Mumi Oezti Berusia 5.000 Tahun Dibeberkan
Spesies Hewan Abadi...
Spesies Hewan Abadi Ditemukan di Dasar Laut
Google Berniat Lepaskan...
Google Berniat Lepaskan 32 Juta Nyamuk Jantan Steril di AS
China Melakukan Penelitian...
China Melakukan Penelitian Reproduksi Manusia di Luar Angkasa
Teknologi Fungisida...
Teknologi Fungisida Baru Syngenta Dukung Target Swasembada Beras
EV dan SPKLU, Infrastruktur...
EV dan SPKLU, Infrastruktur Penting untuk Mendukung Mobilitas Rendah Emisi
Angkat Pangan dan Nutrisi,...
Angkat Pangan dan Nutrisi, Peneliti Indonesia Masuk Daftar Asian Scientist 100
Rekomendasi
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
Siapa Han Seong-sook?...
Siapa Han Seong-sook? PM Korea Selatan Perempuan Pimpin Transformasi AI
Ditetapkan Tersangka...
Ditetapkan Tersangka oleh KPK, Bupati Cilacap Syamsul Ajukan Praperadilan
Berita Terkini
WhatsApp Menguji Fungsi...
WhatsApp Menguji Fungsi Fitur Lihat Sekali untuk Pesan
Acer Luncurkan Dua Kacamata...
Acer Luncurkan Dua Kacamata Pintar dengan Gambar Virtual 172 Inci
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, AI Dilibatkan Langsung dalam Operasi Medis
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Bangun Kedaulatan Digital,...
Bangun Kedaulatan Digital, Telkom Pertemukan Regulator dan Pemain Industri
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved