CEO Nvidia Akui Kehebatan Huawei: Sanksi AS Kurang Tepat, Mereka Kuasai Pasar!

Sabtu, 22 Maret 2025 - 12:00 WIB
loading...
A A A
Pembatasan ini dipertahankan dan diperluas di bawah Presiden Joe Biden, yang memberlakukan kontrol ekspor tambahan yang memengaruhi Huawei dan 140 perusahaan semikonduktor China lainnya.

Didirikan pada 1987 oleh Ren Zhengfei, seorang mantan insinyur di Tentara Pembebasan Rakyat China, Huawei awalnya mengkhususkan diri dalam peralatan sakelar telepon sebelum berkembang ke telekomunikasi dan manufaktur teknologi tinggi.

Huang: Sanksi AS Dilakukan dengan Kurang Tepat

Huang mengkritik langkah-langkah AS terhadap Huawei, berpendapat bahwa tindakan tersebut "dilakukan dengan kurang tepat." Meskipun ada sanksi, ia mengakui ketahanan Huawei, menyatakan:

"Mereka telah menguasai setiap pasar yang mereka masuki."

Tidak Ada Rencana Bergabung dalam Akuisisi Saham Intel

Secara terpisah, Huang menepis spekulasi tentang keterlibatan Nvidia dalam konsorsium akuisisi saham Intel. Berbicara di konferensi pengembang Nvidia di San Jose, California, ia mengklarifikasi:

"Tidak ada yang mengundang kami ke konsorsium. Tidak ada yang mengundang saya. Mungkin orang lain terlibat, tetapi saya tidak tahu. Mungkin ada pertemuan. Saya tidak diundang."

Komentarnya menyusul laporan Reuters yang menyatakan bahwa TSMC sedang berdiskusi dengan Nvidia, Broadcom, dan AMD untuk mengoperasikan fasilitas manufaktur Intel.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Teknologi Deteksi Deepfake...
Teknologi Deteksi Deepfake Nvidia Mencapai Akurasi 94%
Perkuat Pasar Teknologi...
Perkuat Pasar Teknologi Nasional, Bachrum Lubis Siap Pimpin StratLogic.AI Akselerasi Transformasi AI Indonesia
Intel dan Nvidia Memulai...
Intel dan Nvidia Memulai Pertempuran Global Baru
Huawei, Oppo, vivo,...
Huawei, Oppo, vivo, Xiaomi, dan Honor Dituduh Contek Teknologi iPhone
Nvidia RTX Spark: Superkomputer...
Nvidia RTX Spark: Superkomputer Kemasan Sachet, Bikin Intel dan AMD Keringat Dingin
Nvidia Siap Gandeng...
Nvidia Siap Gandeng Perusahaan China demi Kembangkan Robot Super Humanoid
Huawei dan Chery Ungkap...
Huawei dan Chery Ungkap Identitas Mantan Desainer Ferrari di Balik Luxeed RX
Transisi Net Zero Ubah...
Transisi Net Zero Ubah Peran CFO Menjadi Penggerak Transformasi Bisnis
Huawei Luncurkan MPV...
Huawei Luncurkan MPV Supermewah ala Rolls-Royce
Rekomendasi
Dokter Tifa Sudah Pelajari...
Dokter Tifa Sudah Pelajari 10 Ribu Halaman Dokumen BAP sebelum Eksepsi Dikabulkan
Ada Perusahaan Menolak...
Ada Perusahaan Menolak Didata Sensus Ekonomi 2026, Siap-siap! Dibina Kemenperin
Dirut Pertamina Patra...
Dirut Pertamina Patra Niaga Pastikan Layanan SPBU di Palembang Optimal
Berita Terkini
Akankah iPhone 20 Pro...
Akankah iPhone 20 Pro Max Memiliki Layar Terbesar dalam Sejarah?
Meta Kembangkan Aplikasi...
Meta Kembangkan Aplikasi Prediksi Pasar Mirip Polymarket
Samsung Bentuk Divisi...
Samsung Bentuk Divisi Robotika Khusus Mempercepat Strategi AI
Mengancam Bumi, China...
Mengancam Bumi, China Siap Pindahkan Asteroid 2015 XF261
Cara Hapus Objek Mengganggu...
Cara Hapus Objek Mengganggu di Foto dengan Galaxy S26 Series
Teknologi Deteksi Deepfake...
Teknologi Deteksi Deepfake Nvidia Mencapai Akurasi 94%
Infografis
Rusia Akui Sistem Rudal...
Rusia Akui Sistem Rudal S-400 Hancur Dihantam Misil ATACMS AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved