CEO Nvidia Akui Kehebatan Huawei: Sanksi AS Kurang Tepat, Mereka Kuasai Pasar!

Sabtu, 22 Maret 2025 - 12:00 WIB
loading...
CEO Nvidia Akui Kehebatan...
Bos Nvidia Jensen Huang menyebut Amerika terlalu meremehkan Huawei. Foto: Reuters
A A A
JAKARTA - CEO Nvidia Jensen Huang membuat pernyataan berani terkait Presiden Donald Trump. Ia menyebut, Amerika meremehkan pengaruh Huawei yang terus berkembang di bidang kecerdasan buatan (AI), meskipun sanksi membatasi akses perusahaan tersebut terhadap teknologi Amerika.

Huang mengkritik langkah tersebut sebagai tindakan kurang tepat. Huang juga membantah keterlibatan Nvidia dalam konsorsium akuisisi saham Intel.

Pemerintahan Trump baru-baru ini memperketat tindakan keras terhadap Huawei, perusahaan teknologi asal Tiongkok. Namun, menurut CEO Nvidia, Jensen Huang, Presiden AS tersebut mungkin melakukan kesalahan perhitungan yang serius.

Dalam wawancara dengan Financial Times, Huang menggambarkan Huawei sebagai “perusahaan teknologi paling tangguh di China” dan menekankan pengaruhnya yang terus berkembang dalam bidang kecerdasan buatan (AI).

"Kehadiran Huawei dalam AI terus meningkat setiap tahun," ujarnya. "Kita tidak bisa berasumsi bahwa mereka tidak akan memiliki pengaruh yang kecil."

Perang Dagang AS-China dan Huawei

Huawei telah menjadi pusat ketegangan perdagangan AS-China selama bertahun-tahun. Pemerintahan Trump pertama kali memasukkan perusahaan tersebut ke dalam daftar hitam pada 2019, membatasi aksesnya terhadap teknologi Amerika dan melabelinya sebagai "ancaman keamanan nasional."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Teknologi Deteksi Deepfake...
Teknologi Deteksi Deepfake Nvidia Mencapai Akurasi 94%
Perkuat Pasar Teknologi...
Perkuat Pasar Teknologi Nasional, Bachrum Lubis Siap Pimpin StratLogic.AI Akselerasi Transformasi AI Indonesia
Intel dan Nvidia Memulai...
Intel dan Nvidia Memulai Pertempuran Global Baru
Huawei, Oppo, vivo,...
Huawei, Oppo, vivo, Xiaomi, dan Honor Dituduh Contek Teknologi iPhone
Nvidia RTX Spark: Superkomputer...
Nvidia RTX Spark: Superkomputer Kemasan Sachet, Bikin Intel dan AMD Keringat Dingin
Nvidia Siap Gandeng...
Nvidia Siap Gandeng Perusahaan China demi Kembangkan Robot Super Humanoid
Huawei dan Chery Ungkap...
Huawei dan Chery Ungkap Identitas Mantan Desainer Ferrari di Balik Luxeed RX
Transisi Net Zero Ubah...
Transisi Net Zero Ubah Peran CFO Menjadi Penggerak Transformasi Bisnis
Huawei Luncurkan MPV...
Huawei Luncurkan MPV Supermewah ala Rolls-Royce
Rekomendasi
Kenyamanan Menginap...
Kenyamanan Menginap di Berbagai Pilihan Hotel yang Favorit
Canda Prabowo di Harlah...
Canda Prabowo di Harlah ke-28 PKB: MBG Itu Singkatan Mas Bahlil Ganteng, Bisa Aja Lo
Prabowo dan Gibran Hadiri...
Prabowo dan Gibran Hadiri Puncak Harlah ke-28 PKB di JCC
Berita Terkini
Akankah iPhone 20 Pro...
Akankah iPhone 20 Pro Max Memiliki Layar Terbesar dalam Sejarah?
Meta Kembangkan Aplikasi...
Meta Kembangkan Aplikasi Prediksi Pasar Mirip Polymarket
Samsung Bentuk Divisi...
Samsung Bentuk Divisi Robotika Khusus Mempercepat Strategi AI
Mengancam Bumi, China...
Mengancam Bumi, China Siap Pindahkan Asteroid 2015 XF261
Cara Hapus Objek Mengganggu...
Cara Hapus Objek Mengganggu di Foto dengan Galaxy S26 Series
Teknologi Deteksi Deepfake...
Teknologi Deteksi Deepfake Nvidia Mencapai Akurasi 94%
Infografis
AS Akui Kehebatan Rudal-Drone...
AS Akui Kehebatan Rudal-Drone Houthi, Mampu Serang Kapal Induk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved