Nggak Cuma Sibuk Bermedsos, Warganet Ternyata Juga Doyan Jajan Aplikasi di Google Play

Kamis, 20 Maret 2025 - 12:28 WIB
loading...
Nggak Cuma Sibuk Bermedsos,...
Google Play kini sudah melayani pembayaran QRIS untuk lebih memudahkan pengguna. Foto: Sindonews/Danang Arradian
A A A
JAKARTA - Popularitas konten digital di Google Play pada 2024 meningkat pesat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Pemicu terbesarnya adalah games/permainan hingga layanan streaming video. Hal tersebut disampaikan oleh Zulfi Rahardian, Head of Retail & Payments Activation, Southeast Asia, Google Play.

Ini artinya, masyarakat Indonesia sudah semakin terbuka dalam berbelanja produk-produk digital. Karena itu, Zulfi menyebut bahwa pihaknya berupaya memperluas jangkauan, pengguna, serta pembayar. “Tujuannya supaya lebih mudah mengakses konten lewat berbagai model pembayaran,” ungkapnya.

Tingginya peningkatan konsumsi digital ini sudah dimulai sejak pandemi. “Saat itu masyarakat aktif bermain game atau aplikasi untuk mengisi waktu. Sekarang, meski tidak secepat masa pandemi, tapi tetap tumbuh,” bebernya.

Menurut Zulfi, ini bisa jadi katalis digital ekonomi. “Ini menjadi akselerasi adopsi digital payments di Indonesia. Sektor digital payments Indonesia jadi yang terbesar di Asia Tenggara. Didorong oleh adopsi digital payments dan lending. Keduanya tumbuh secara konsisten,” beber Zulfi.

Terbaru, Google Play juga menghadirkan sistem pembayaran QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) sebagai opsi pembayaran baru. ”QRIS membuka akses ke lebih besar dari sisi user ataupun digital financial service. Terutama e-wallet,” ungkapnya.

“Kami terus beradaptasi dengan kebutuhan pengguna kita di Indonesia. Menghadirkan opsi pembayaran yang lebih mudah diakses,” ungkapnya.

Zulfi menambahkan, pihaknya berupaya untuk membuat akses ke aplikasi, game, film, dan buku favorit pengguna semudah dan seaman mungkin. “Memperluas metode pembayaran untuk memenuhi kebutuhan pengguna telah menjadi prioritas kami sejak lama. Contohnya, kami menambahkan transfer bank melalui pembayaran Virtual Account pada tahun 2022, yang sekarang tersedia untuk lima bank besar,” ia menambahkan.

Baca Juga: Google Play dan QRIS: Jodoh Digital yang Bikin Dompet Tersenyum

Victor Kwan, Head of Growth, Business & Marketing, DOKU, menyebut bahwa integrasi ini pasti akan menawarkan kemudahan yang lebih besar bagi pengguna dan memberikan dorongan signifikan pada volume transaksi, yang akan menguntungkan ekosistem pembayaran digital secara keseluruhan.

“Partisipasi kami dalam ekosistem Google Play mencerminkan dedikasi DOKU terhadap inovasi dan penyediaan solusi pembayaran yang lancar dan terjangkau bagi seluruh masyarakat Indonesia,"ungkapVictor.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pantry Jadi Pabrik:...
Pantry Jadi Pabrik: Siasat Doku Ubah 1 Ton Sisa Makanan Jadi Emas Hitam
Perang Fintech 2026...
Perang Fintech 2026 Makin Panas: DOKU dan 2C2P Buka Jalur Tol Pembayaran Lintas Negara
Ini Taktik Jitu Mengoptimalkan...
Ini Taktik Jitu Mengoptimalkan Halaman Pembayaran Bisnis
Doku Travel Fest 2025...
Doku Travel Fest 2025 Dimulai Besok (9.9), Gandeng Mitra UKM dan Kuliner
Ucapkan Selamat Tinggal...
Ucapkan Selamat Tinggal pada Transfer Manual, Doku PayChat Ubah WhatsApp Jadi Mesin Kasir Digital
Era Baru Jualan di WhatsApp:...
Era Baru Jualan di WhatsApp: DOKU Rilis PayChat, Ubah Obrolan Jadi Mesin Uang
Cara Akses Platform...
Cara Akses Platform Rumah Pendidikan Kemendikdasmen untuk Guru, Siswa, dan Orang Tua
Antara Margin dan Kemudahan:...
Antara Margin dan Kemudahan: Skenario Doku Mengamankan Arus Kas UMKM Menjelang Puncak Belanja Nasional
DOKU Hadir di Festival...
DOKU Hadir di Festival Kecantikan Brand Lokal
Rekomendasi
Pelemahan Emas Antam...
Pelemahan Emas Antam Berlanjut ke Rp2.6 Juta per Gram, Ini Daftar Lengkapnya
Sambut 5 Abad Jakarta,...
Sambut 5 Abad Jakarta, Pramono Anung Siapkan 500 Ondel-ondel Karya Desainer Top
Masalah Hukum Penggunaan...
Masalah Hukum Penggunaan Artificial Intelligence
Berita Terkini
Kedaulatan Digital Jadi...
Kedaulatan Digital Jadi Sorotan, Solusi AI Terintegrasi Siap Percepat Transformasi Industri
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Intel dan Nvidia Memulai...
Intel dan Nvidia Memulai Pertempuran Global Baru
Game Paling Ditunggu...
Game Paling Ditunggu Sedunia GTA 6 Akhirnya bisa Dipesan, Harganya Rp1,4 Juta
SpaceX: IPO Terbesar...
SpaceX: IPO Terbesar Sejarah, Eforia Tercepat yang Menguap
LG Pasang Taruhan Besar:...
LG Pasang Taruhan Besar: AI Jadi Jantung Seisi Rumah
Infografis
Para Penjahat Perang...
Para Penjahat Perang Israel Pamer Kekejaman di Aplikasi Kencan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved