Mengapa Hilal Awal Ramadhan Menurut Muhammadiyah Tidak Harus 3 Derajat? Ini Penjelasan Lengkapnya
Jum'at, 28 Februari 2025 - 15:56 WIB
loading...
A
A
A
Bulan yang terlihat pastilah di atas ufuk saat matahari terbenam dan Bulan pasti berada di atas ufuk saat matahari terbenam apabila bulan kamariah berjalan digenapkan 30 hari.
Hanya saja dalam hisab imkan rukyat yang menuntut keberadaan Bulan harus pada posisi yang bisa dirukyat menimbulkan kesukaran untuk menentukan apa parameternya untuk dapat dirukyat, sehingga terdapat banyak sekali pendapat mengenai ini.
Baca Juga: Cara Melihat Hilal Bulan dengan Menggunakan Teropong
Para ahli tidak sepakat dalam menentukan berapa ketinggian Bulan di atas ufuk untuk dapat dilihat. Kriteria MABIMS berbeda dengan negara lain seperti Mesir yang mensyaratkan sudut ketinggian hilal minimal 4 derajat, di komunitas Muslim Amerika minimal 15 derajat.
Karena itulah Muhammadiya menilai jika hisab hakiki Wujudul Hilal lebih memberikan kepastian dibandingkan dengan hisab imkan rukyat.
Hanya saja dalam hisab imkan rukyat yang menuntut keberadaan Bulan harus pada posisi yang bisa dirukyat menimbulkan kesukaran untuk menentukan apa parameternya untuk dapat dirukyat, sehingga terdapat banyak sekali pendapat mengenai ini.
Baca Juga: Cara Melihat Hilal Bulan dengan Menggunakan Teropong
Para ahli tidak sepakat dalam menentukan berapa ketinggian Bulan di atas ufuk untuk dapat dilihat. Kriteria MABIMS berbeda dengan negara lain seperti Mesir yang mensyaratkan sudut ketinggian hilal minimal 4 derajat, di komunitas Muslim Amerika minimal 15 derajat.
Karena itulah Muhammadiya menilai jika hisab hakiki Wujudul Hilal lebih memberikan kepastian dibandingkan dengan hisab imkan rukyat.
(dan)
Lihat Juga :