NASA Beberkan Bukti Risiko Bumi Dihantam Asteroid Semakin Meningkat

Kamis, 20 Februari 2025 - 23:23 WIB
loading...
NASA Beberkan Bukti...
NASA Beberkan Buktik Risiko Bumi Dihantam Asteroid . FOTO/ IFL SCIENCE
A A A
NEW YORK - Sebuah asteroid y ang dijuluki 'penghancur kota' kini berisiko menghantam Bumi pada 22 Desember 2032.

BACA JUGA - Dua Asteroid Terdeteksi Melesat Mendekati Bumi

Informasi terbaru diberikan oleh Badan Penerbangan dan Antariksa Nasional (NASA) pada hari Selasa, menjadikannya ancaman paling nyata dari objek luar angkasa yang pernah tercatat dalam prediksi modern.

Risiko Bumi ditabrak asteroid 2024 YR4 kini meningkat menjadi 3,1 persen. Namun, para ahli mencoba meredakan kekhawatiran banyak orang.

"Kita tidak perlu panik meskipun persentasenya telah meningkat menjadi tiga. Wajar bagi para astronom untuk mengumpulkan lebih banyak data sebelum turun menjadi nol," kata Kepala Ilmuwan di Planetary Society, Bruce Betts.

Ini karena komunitas astronomi global, yang memantau dengan cermat situasi dengan Teleskop Luar Angkasa James Webb, diperkirakan akan mengoreksi data bulan depan.

2024 YR4 pertama kali terdeteksi oleh Observatorium El Sauce di Chili pada tanggal 27 Desember.

Diperkirakan lebarnya 40-90 meter (m) dan memiliki komposisi yang cukup khas daripada asteroid langka yang kaya logam.

Pada tanggal 29 Januari, Jaringan Peringatan Asteroid Internasional (IAWN) mengeluarkan memo peringatan setelah kemungkinan dampak melebihi satu persen dan angka tersebut kemudian berfluktuasi dan menunjukkan tren peningkatan.

Terakhir kali asteroid berukuran lebih dari 30m mengancam Bumi adalah Apophis, dengan risiko menghantam Bumi pada tahun 2029 mencapai 2,7 persen, tetapi ancaman itu dikesampingkan oleh pengamatan tambahan.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
Korea Selatan Kembangkan...
Korea Selatan Kembangkan Teknologi Mesin Metana untuk Roket Luar Angkasa
Melihat Lebih Dekat...
Melihat Lebih Dekat Fasilitas Penyimpanan Limbah Nuklir Pertama di Dunia
Penemuan Mengejutkan...
Penemuan Mengejutkan dari Mumi Oezti Berusia 5.000 Tahun Dibeberkan
Spesies Hewan Abadi...
Spesies Hewan Abadi Ditemukan di Dasar Laut
Google Berniat Lepaskan...
Google Berniat Lepaskan 32 Juta Nyamuk Jantan Steril di AS
Angkat Pangan dan Nutrisi,...
Angkat Pangan dan Nutrisi, Peneliti Indonesia Masuk Daftar Asian Scientist 100
Intervensi Rupiah Kuras...
Intervensi Rupiah Kuras Cadangan Devisa Rp37 Triliun per Bulan, Sistem Keuangan Dinilai Tak Sehat
Rupiah Tertekan, Ichsanuddin...
Rupiah Tertekan, Ichsanuddin Noorsy: Beban Fiskal dan Sektor Riil Kian Berat
Rekomendasi
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
Vesak Festival 2026,...
Vesak Festival 2026, Stafsus Menag Doakan Presiden Prabowo Diberi Kekuatan Memimpin Bangsa
Langkah Berani Kejagung...
Langkah Berani Kejagung Sentuh Korupsi MBG Jadi Sinyal Kuat Penegakan Hukum Tanpa Impunitas
Berita Terkini
WhatsApp Menguji Fungsi...
WhatsApp Menguji Fungsi Fitur Lihat Sekali untuk Pesan
Acer Luncurkan Dua Kacamata...
Acer Luncurkan Dua Kacamata Pintar dengan Gambar Virtual 172 Inci
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, AI Dilibatkan Langsung dalam Operasi Medis
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Bangun Kedaulatan Digital,...
Bangun Kedaulatan Digital, Telkom Pertemukan Regulator dan Pemain Industri
Infografis
Selamatkan Bumi dari...
Selamatkan Bumi dari Asteroid, NASA Siapkan Pasukan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved