Kondisi Arktik pada Tahun 2100 Diklaim Jadi Awal Mula Kiamat

Kamis, 13 Februari 2025 - 10:07 WIB
loading...
Kondisi Arktik pada...
Kondisi Arktik pada Tahun 2100. FOTO/ PAKUTASO
A A A
ALASKA - Sekelompok ilmuwan beberkan kondisi Arktik pada tahun 2100 yang sangat mengerikan dan sangat mengancam Bumi akibat perubahan iklim. Ilmuwan yakin Kiamat akan dimulai dari sini.

BACA JUGA - Gempa Magnitudo 7,5 Guncang Alaska, Picu Peringatan Tsunami

Pada tahun 2024, suhu udara global melampaui 1,5 derajat Celsius di atas tingkat pra-industri untuk pertama kalinya, dan dampaknya dapat dilihat melalui peristiwa cuaca ekstrem, termasuk hujan lebat di Gurun Sahara dan gelombang panas yang memecahkan rekor di seluruh Eropa. Tahun itu juga merupakan tahun terpanas yang pernah tercatat.

Dalam sebuah makalah baru berjudul “Bentang alam yang menghilang: Arktik pada pemanasan global +2,7°C,” semua yang dapat kita harapkan terjadi pada planet kita – dan Arktik khususnya – ditetapkan tergantung pada jalur yang diambil manusia antara sekarang dan akhir abad ini.

“Arktik memanas empat kali lebih cepat dari bagian planet lainnya,” demikian peringatan Julienne Stroeve, ilmuwan peneliti senior di Pusat Data Salju dan Es Nasional (NSIDC) dan profesor di Pusat Ilmu Observasi Bumi di Universitas Manitoba.

“Pada pemanasan global 2,7 derajat Celsius, kita akan melihat dampak yang lebih ekstrem dan berjenjang di wilayah ini daripada di tempat lain, termasuk musim panas Arktik yang bebas es laut, pencairan Lapisan Es Greenland yang lebih cepat. Perubahan ini akan menghancurkan infrastruktur, ekosistem, masyarakat yang rentan, dan satwa liar.”

Jika kita berhasil mempertahankan suhu di bawah 2,7 derajat, hasilnya tidak akan jauh lebih baik.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ilmuwan Temukan Penyebab...
Ilmuwan Temukan Penyebab Baru di Balik Peningkatan Lemak Perut Seiring Bertambahnya Usia
Jepang Gunakan Polisi...
Jepang Gunakan Polisi Wanita Berbasis AI untuk Memerangi Penipuan Identitas
Ilmuwan Mengembangkan...
Ilmuwan Mengembangkan Jaket Penghasil Air dari Udara Sekitar
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
NASA Temukan Sesuatu...
NASA Temukan Sesuatu yang Misterius saat Perubahan Waktu Siang ke Malam
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Mengemudikan Mobil Manual...
Mengemudikan Mobil Manual Lebih Menyehatkan Otak Dibandingkan Otomatis
Mantan Karyawan Apple...
Mantan Karyawan Apple dan Audi Kembangkan Kendaraan Listrik Terinspirasi dari Armada Bulan
Piala Dunia 2026 dan...
Piala Dunia 2026 dan Bayang-bayang Jet Pribadi Infantino
Rekomendasi
Tak Hanya Andalkan Teknologi,...
Tak Hanya Andalkan Teknologi, KAI Bangun Loyalitas via Pelayanan Berkualitas
Berjasa Besar bagi Bahasa...
Berjasa Besar bagi Bahasa dan Budaya, Sutan Takdir Alisjahbana Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional
Aroma Match Fixing Rugikan...
Aroma Match Fixing Rugikan Timnas Iran di Piala Dunia 2026, Kenapa FIFA Tolak Investigasi?
Berita Terkini
Rudal AGM-188A Rusty...
Rudal AGM-188A Rusty Dagger, Membentuk Masa Depan Medan Perang
Ilmuwan Temukan Penyebab...
Ilmuwan Temukan Penyebab Baru di Balik Peningkatan Lemak Perut Seiring Bertambahnya Usia
Korea Selatan Izinkan...
Korea Selatan Izinkan Robot AI Otonom untuk Memeriksa Pesawat Terbang
Telkom Pacu Pertumbuhan...
Telkom Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan Melalui Penguatan Tata Kelola Korporasi dan Kapabilitas Manajerial
Tak Perlu Ganti SIM...
Tak Perlu Ganti SIM Card saat Liburan ke Luar Negeri, Ini Caranya
Jepang Gunakan Polisi...
Jepang Gunakan Polisi Wanita Berbasis AI untuk Memerangi Penipuan Identitas
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved