Perban Pembungkus Mumi Firaun Dibuka untuk Pertama Kalinya, Begini Kondisi Jenazahnya
Rabu, 12 Februari 2025 - 23:32 WIB
loading...
Perban Pembungkus Mumi Firaun Dibuka untuk Pertama Kalinya. FOTO/ Daily
A
A
A
KAIRO - Tubuh mumi Firaun Mesir Amenhotep I yang terbungkus sempurna telah terlihat untuk pertama kalinya dalam beberapa abad setelah “dibuka” secara digital dengan pemindai berteknologi tinggi.
BACA JUGA - Kualat! Petaka Terusan Suez Dikaitkan dengan Pemindahan Mumi Firaun
Para peneliti sebelumnya enggan mengungkap jenazah penguasa kuno itu karena bungkusnya dihiasi dengan indah dengan untaian bunga dan topeng wajah yang sangat mirip manusia dengan sisipan batu warna-warni.
Namun berkat penggunaan teknologi pemindaian topografi komputer (CT) tiga dimensi, sebuah studi baru mampu memeriksa tubuh untuk pertama kalinya.
Di balik lapisan pembungkusnya, para peneliti menemukan detail yang sebelumnya tidak diketahui tentang penampilannya dan perhiasan mewah dan unik yang dikenakannya saat dikubur.
Para ahli Mesir Kuno mengetahui dari hieroglif yang telah didekodekan bahwa mumi tersebut telah dibuka sekali pada abad ke-11 SM – lebih dari empat abad setelah mumifikasi dan penguburan aslinya.
Namun para ahli meyakini para pendeta yang merestorasi dan menguburkannya kembali melakukannya bukan hanya untuk memperbaiki kerusakan yang dilakukan oleh para perampok makam, tetapi juga untuk menggunakan kembali peralatan pemakaman kerajaan bagi firaun-firaun berikutnya.
BACA JUGA - Kualat! Petaka Terusan Suez Dikaitkan dengan Pemindahan Mumi Firaun
Para peneliti sebelumnya enggan mengungkap jenazah penguasa kuno itu karena bungkusnya dihiasi dengan indah dengan untaian bunga dan topeng wajah yang sangat mirip manusia dengan sisipan batu warna-warni.
Namun berkat penggunaan teknologi pemindaian topografi komputer (CT) tiga dimensi, sebuah studi baru mampu memeriksa tubuh untuk pertama kalinya.
Di balik lapisan pembungkusnya, para peneliti menemukan detail yang sebelumnya tidak diketahui tentang penampilannya dan perhiasan mewah dan unik yang dikenakannya saat dikubur.
Para ahli Mesir Kuno mengetahui dari hieroglif yang telah didekodekan bahwa mumi tersebut telah dibuka sekali pada abad ke-11 SM – lebih dari empat abad setelah mumifikasi dan penguburan aslinya.
Namun para ahli meyakini para pendeta yang merestorasi dan menguburkannya kembali melakukannya bukan hanya untuk memperbaiki kerusakan yang dilakukan oleh para perampok makam, tetapi juga untuk menggunakan kembali peralatan pemakaman kerajaan bagi firaun-firaun berikutnya.
Lihat Juga :